Top Social

My 11th Journey : Chrome Wedding Organizer

Friday, 4 September 2015
Postingan sebelumnya : 10th Journey


#Latepost.
#Love letter for Chrome Wedding Organizer 

Setelah hampir sebulan saya berkutat dengan jabatan baru menjadi Nyonya Andelane. Tapi masih ada kenangan-kenangan yang menyicil datang menyambut. Mulai dari ucapan selamat yang masih berdatangan, doa dan rasa berbagi kebahagiaan dengan teman, sahabat, saudara, kerabat yang tidak dapat datang di saat Resepsi kami berlangsung, hingga ucapan selamat via dunia maya yang masih saya terima by email. Ditambah pula, ratusan draft file-files foto yang sudah siap di depan mata membuat saya membuka lagi moment hari bahagia itu.

Niat saya jauh-jauh bulan yang lampau, ingin sekali mengabadikan kenangan, moment hingga kicauan saya tentang cerita cinta saya dengan beberapa vendor yang membantu saya menyiapkan pernikahan. 
Setelah sebelumnya sudah saya kumpas-tuntas di postingan-postingan sebelumnya (diantaranya Photography yang memiliki banyak kontribusi dalam membantu perhelatan acara kami, tak lupa diantaranya ada perjuangan cantik sang vendor Wedding Organizer.

Kisahnya berawal pada suatu bulan (4-5 bulan sebelum pernikahan kami di gelar). Dengan berbekal sebuah spanduk cinta yang terpampang manis di pelataran depan sebuah Hotel di bilangan Pasteur Bandung, saya dan pasangan a.k.a me and Mr. Andelane dengan niat gigih di siang bolong beranjak ke hotel tersebut untuk mengintip sejenak (niatnya) untuk mencari vendor WO. Vendor yang amat sangat kami butuhkan mengingat estimasi ribetnya acara, ribetnya para saudara dan keluarga besar yang akan hadir, ribetnya jumlah tamu yang akan di handle, hingga ribetnya peng-kordinasian seluruh acara yang dipastikan mendekati hari H tidak dapat lagi di handle oleh orangtua (apalagi kami sang calon pengantin) yang sudah sejak 8 bulan lalu hilir-mudik mengerjakan A-W mengurus persiapan pernikahan SENDIRIAN (hanya BERDUA saja). Ohhhh alangkah remuknya fisik, mental, hati, bahkan kantong berdua.

Pertama kami memasuki Pameran wedding tersebut, bertemulah kami dengan vendor WO Allure yang sebelumnya sudah pernah kami temui di Pameran wedding beberapa bulan sebelumnya. Tapi entah hati ini seperti masih kurang 'klik' walau memang WO tsb sudah cukup punya nama (mungkin feeling pengantin, cocok-cocok-an yaaa).
Dan setelah berputar kesana kemari dan sempat bertemu dengan vendor musik kami yang sudah kami DP sejak bulan Februari, kami berputar lagi dan pada akhirnya 'nyangkut' di sebuah booth vendor WO yang namanya sendiri masih asing di telinga kami. Tapi entah ya (apa ini lagi yang dinamakan insting calon pengantin), kami berdua langsung berpandangan, tersenyum dengan bahasa senyuman dan bergegas mendekati booth WO tersebut untuk duduk manis dan mendengar semua penjelasannya.
WOW! Terus terang, saya dan suami dari pertama kali dijelaskan tentang keseluruhan tugas WO nanti, sangatlah detail dan jelas. Di 1 sisi, Mbak-Mbak nan cantik jelita yang menjelaskannya pun membuat kami langsung sama-sama saling berkomentar : Profesional!.

Tapi saat iu, setelah kami mendengar semua penjelasannya, kami tidak langsung membayar DP. Kami pulang dan menyisakan 5 hari untuk berpikir dengan matang. Selang beberapa waktu dari sejak kami ke Pameran tersebut, walau kami LDR... pasti di sela-sela malam saling merindu (haiyahhhh) dibalik telepon jarak jauh, kami selalu menyelipkan vendor WO tersebut di percakapan SLJJ. 
Dan mungkin memang cocok-cocokkan lagi feeling calon pengantin dan vendor, tidak lama dari 1 minggu berselang, ada Pameran wedding kembali yang digelar di Bandung pada hari kerja. Dikarenakan saya berada jauh dari Bandung, maka sang pangeranku-lah yang hadir dipameran tersebut. Ya, disana ternyata vendor WO Chrome membuka booth. Tanpa pikir panjang, dengan hanya berbekal whatsapp jarak jauh, malam itu juga, di hari terakhir pameran, kami berdua memutuskan : segera bayar DP & kunci tanggal. 

Kisah jauh berikutnya mendekati hari H, Cara WO Chrome meng-handle persiapan pernikahan kami sangatlah membantu dan memperingan situasi kami berdua yang sudah uring-uringan menyiapkan ini-itu, udar-ider kota Bandung raya gemah ripah ini. Dari mulai kami diberikan Rundown acara, perwakilan WO bersedia hadir ke rumah masing-masing calon pengantin dan menjelaskan sangat-sangat detail seluruh acara A-Z ke orangtua (yang sangatlah detail bin cerewet ya hihihii...), bahkan hingga memberi masukan,saran perihal acara adat pakem Yogya yang akan orangtua kami gunakan sangatlah diterima khususnya oleh Papaku (yang jawani bangetttttt).

Di suatu sore sepulang saya kerja, saya cukup terkesima saat mendengar cerita yang Papa utarakan. Papa bilang bahwa vendor WO siang tadi baru saja datang ke rumah, dan menjelaskan semua urutan acara.
Saya sangatlah mengenal Papa, kalau sampai Papa sudah mengeluarkan 'kode' dengan sering menyebut nama seseorang, itu berarti Papa mendekati 'sangat sreg' terhadap orang tersebut untuk diajak bekerjasama dan meng-handle persiapan pernikahan kami. Alhamdulillah.


Terimakasih banyak kami (saya dan Dimas) ucapkan kepada Chrome Wedding Organizer yang sudah sangat-sangat membantu mengkoordinasi perhelatan acara kami dari mulai shubuh pagi buta hingga selesainya acara, khususnya Mas Hendrick dan Mbak Shinta.

Walau ada 1 dan lain hal yang diluar dan melenceng dari jadwal, tapi itu yang namanya 'kembang-kembang pengantin yang punya hajat'. Biarkan itu menjadi cerita, tawa, pengalaman, pelajaran dan kenangan bagi kita semua.
Semoga di kemudian hari akan ada acara bahagia keluarga kami lainnya, dan mudah-mudahan Chrome dapat membantu perhelatan acara tersebut.




Thank you so much Chrome & tim kece-nya, 
atas kerjasamanya 






Protected by Copyscape
Post Comment
Post a Comment

Hi there, thanks so much for taking the time to comment.
If you have a question, I will respond as soon as I can.

Don't be afraid to shoot me an email! If you have a blog, I will pop on by :)

Custom Post Signature

Custom Post  Signature