Featured Posts Slider

TAHAPAN PERSIAPAN PERNIKAHAN

Friday, 29 July 2016

Persiapan hari istimewamu pasti harus sempurna. Tapi seluruh persiapan yang konon katanya sangat menyita waktu dan energi tentu saja membutuhkan persiapan tidak dalam hitungan minggu, tapi juga hitungan bulan. Apalagi jika kamu dan keluargamu akan menggelar pernikahan yang akan banyak sekali deretan tamu, dipastikan perencanaan pernikahan sangat perlu untuk kamu perhatikan step by step agar mendapat hasil pernikahan impian versi kamu!

Disini saya akan membagikan 'sedikit' tips untuk kamu para bride and groom to be yang belum 'ngeh' harus mulai persiapannnya dari mana. Apalagi kalau kamu dan pasangan termasuk couple yang mempersiapkan dream wedding dengan status LDR.

Seperti saya saat tahun 2015 lalu mempersiapkan pernikahan. Dimana saat itu saya berasa 'ibarat' sudah jadi seorang Ibu anak 3 yang ter-uji mempersiapkan pernikahan anaknya (padahal sih boro-boro punya pengalaman juga nggak).

Kala itu tidak ada yang namanya dibantu Ibu sendiri (kebetulan memang Ibu saya sudah meninggal sejak saya kecil). Sedangkan bala-bantuan dari Bude, Bibi, Tante, Ua, sepupu juga tidak ada (beliau-beliau tinggal jauh di Jawa tengah, jadinya sama sekali nggak memungkinkan untuk membantu karena faktor jarak).

Selebihnya dari mulai mencari dan survey vendor, suvenir (untuk hunting suvenir ini pun saya sampai mencari sendiri dengan bantuan google, email feat. telepon SLJJ). Hal ini saya lakukan setiap jam pulang kantor dengan membutuhkan waktu sekitar 5 hari pencarian via google. Akhirnya saya jatuh hati dengan pilihan dompet batik cantik handmade langsung dari pengrajin batik. So langsung saja saya ketuk palu & diputuskanlah untuk saya order sekian ratus dompet batik untuk suvenir pengajian nanti di rumah CPW & CPP. 


p.s. : ada cerita unik....dimana saat paket suvenir dompet batik tiba di rumah, Papa saya sempat kaget dan mengira jika saya memesan sebuah barang mewah nan besar, karena paket dikemas dengan menggunakan palet kayu super-duper besar dan amat sangat berat, padahal isinya adalah suvenir pesanan saya yang sengaja dipaketkan dengan packaging super aman agar tidak rusak saat pengiriman.

Selain itu juga untuk pencarian dan pemilihan suvenir resepsi, desain undangan, pengiring musik, peliputan selama acara (photography & videography), cetak stiker undangan pun dikerjakan oleh kami kedua calon pengantin. Walau pada akhirnya 1 bulan sebelum pernikahan, badan dan hati saya sudah 'nyerah & angkat tangan', alhasil sang calon suami mengambil keputusan final untuk kami menyewa jasa WO untuk hari H & H-1. Bukan niatan untuk buang-buang uang, tapi agar saya sebagai calon Ratu sehari tidak akan drop saking kelelahannya di hari terpenting nanti.


Kebayang kan betapa dikurasnya tenaga, fisik, mental dan terutama hati saya, apalagi di dukung saya kerja di luar kota. Hampir setahun persiapan, setiapppppp weekend tiba -- malam sabtunya saya akan pulang ke Bandung dan Senin pagi buta harus kembali lagi ke Jakarta untuk bekerja. #FULLOFSTRESS lah saya pastinya!!!!

So, karena saya merasakan dengan sangat betapa lelah dan banyaknya tekanan dalam persiapan pernikahan, maka saya ingin membagikan sedikit tips timing dan detail Tahapan Persiapan Pernikahan. Bisa banget untuk kamu jadikan panduan / pegangan untuk kamu mempersiapkan dari jauh-jauuh bulan, agar kelak perhelatan pernikahan kamu sangat terencana. 
Ajak juga tentunya pasangan kamu ya untuk mengerti bahwa persiapan pernikahan itu bukan hanya kerjaan Pihak keluarga Perempuan, tapi juga merupakan kewajiban bagi pasangan dan orangtua pasangan kamu untuk ikut andil dalam persiapannya. Yang menikah itu memang kalian berdua, tapi bukankah orangtua yang akan banyak "me-request" ini itu untuk pernikahan kamu?!?

Oiya, dan jangan lupa untuk membaca postingan blog saya 'WEDDING NOTES' yang lalu tentang persiapan saya mempersiapkan pernikahan sendirian. Menceritakan tentang detail dan segala printilan persiapan Pernikahan dari A-Z. Let's check this out!

Read more : Wedding Notes


      6-12 bulan sebelum hari –H
1. Tetapkan hari dan tanggal pernikahan (dalam hal ini saya menghabiskan waktu 8 bulan mulai dari tanggal pernikahan yang sudah keluar hingga hari H wedding day).
2. Tentukan anggaran dan gaya pernikahan yang diinginkan
3. Tentukan jumlah tamu yang akan diundang
4. Pesan tempat untuk resepsi
5. Buat daftar tamu (buatlah notes tamu, rekan kerja, tetangga yang akan kamu undang. Ini memang sepele, tapi tetap harus diperhatikan, karena salah-salah kita tidak mencantumkan nama 1 teman/ kerabat akan dikira kita sombong tidak mengundang).
6. Tentukan pengiring wanita, pengiring pria dan pengiring-pengiring lainnya 
7. Temui dan kunjungi desainer / penjahit langganan, tentukan dan pilih gaun pengantin
8. Pilih dan pesan catering (pesan saat di pameran pernikahan, dijamin dapat discount!)
9. Putuskan tujuan honeymoon, lakukan pemesanan tempat dan transportasi

      4-5 bulan sebelum hari – H
1.   Selesaikan daftar tamu
2.   Hubungi KUA / Saksi / pastur / pendeta, tentukan waktu dan tempat Akad dilangsungkan.
3.   Pilih desain dan pesan kartu undangan
4.   Tentukan tema warna gaun yang akan dikenakan serta bunga-bunga dekorasi
5.  Beritahukan kepada Ibu dan calon mertua agar mereka merencanakan gaun / kebaya yang akan dikenakan sesuai dengan tema warna yang kita pilih
6.   Pilih dan beli/sewa gaun (kebaya) untuk pengiring pengantin wanita
7.   Pilih jas / beskap untuk pengantin pria dan pengiringnya
8.   Pilih dan tentukan dekorasi pelaminan / ruang pesta
9.   Pilih dan hubungi photographer, baik untuk studio, liputan dan video
10. Pilih dan pesan kendaraan pengantin dan panitia
11. Pilih dan pesan kue pengantin / makanan untuk acara siraman/ midodareni dan Akad
12. Booking MC dan musik pengiring
13. Pesan cincin kawin

      2-3 bulan sebelum hari – H
1.   Ambil formulir pendaftaran pernikahan,  dan siapkan dokumen-dokumen yang diperlukan
2.   Lakukan pengecekan kesehatan pra-nikah
3.   Konfirmasikan honeymoon (buat paspor bila perlu)
4.   Hubungi desainer / penjahit untuk waktu mengepas gaun

6-8 minggu sebelum hari – H
1.   Tulis dan atur pengiriman undangan
2.   Selesaikan menu makanan dengan pihak catering
3.   Pesan minuman anggur untuk resepsi jika dikehendaki
4.   Siapkan bingkisan untuk para pengiring
5.   Kunjungi penata rambut, putuskan model yang diinginkan. Booking untuk hari pernikahan.
6.   Lakukan test make-up
7.   Tentukan musik pengiring pernikahan, konsultasikan dengan MC dan pemain musik

4-5 minggu sebelum hari – H
1.   Kirim kartu undangan
2.   Ambil pesanan cincin kawin, pastikan grafir inisialnya benar
3.   Pesan traveller cheque/mata uang asing untuk honeymoon

2-3 minggu sebelum hari – H
1.  Susun jadwal acara pernikahan, gandakan dan berikan masing-masing: keluarga pengantin,   para pengiring, panitia, supir, petugas photo dan video
2.  Konfirmasikan jumlah undangan dan hal-hal lain yang diinginkan kepada pengurus gedung dan catering
3. Konfirmasikan semua pesanan dan detail untuk bunga, sewa kendaraan, photographer, dekorasi, kue, mobil, pemain musik dan lainnya.
4.   Mencoba gaun pengantin lengkap dengan aksesorisnya.
5.  Periksa ukuran, kenyamanan dan lainnya, bila ada yang harus disempurnakan. Biasakan menggunakan sepatu yang akan digunakan di hari pernikahan agar terasa lebih nyaman
6.   Siapkan barang-barang yang akan dibawa ke rumah baru
7.   Lakukan facial dan lulur ke ahlinya.

1 minggu sebelum hari – H
1.  Bersantailah, yakinkan semuanya akan beres
2. Berkemas untuk honeymoon, lengkapi dan beli kebutuhan-kebutuhan yang muncul belakangan.
3.  Konfirmasikan sekali lagi semua pesanan yang telah dilakukan, sekedar untuk mengingatkan

Protected by Copyscape

Custom Post Signature

Custom Post  Signature