Top Social

Featured Posts Slider

Fun holiday at Dago Dreampark

Sunday, 26 March 2017


Good afternoon and happy holiday to you.

Wihiiii... 4 hari libur kebersamaan saya dengan suami. Long weekend memang adalah waktu yang berharga bagi para suami-istri yang sudah 'sumpek' tinggal di Ibukota untuk bisa bertapa dari keramaian dan sejenak berpindah tidurnya ke kota yang selalu saja bikin saya dan Dimas (red:suami), bahagia. Dimana lagi kalau bukan kota Bandung tercinta.

So, tentu saja dengan agenda 4 hari liburan yang sudah di depan mata, nggak bijak dong kalau tidak kami lewati dengan sebuah keceriaan. Walau sebenarnya tidak sepenuhnya 4 hari full kami berlibur, karena hari sabtunya sempat terpotong dengan aktifitas Dimas yang masuk kelas perkuliahan di Institut Gajah Boeng.hehehe...

Lanjut dengan aktivitas kami menghabiskan 2 hari terakhir, yang ternyata saat tadi pagi saya terbangun....sejenak saya langsung senyam-senyum sendiri, karena hari ini adalah hari minggu. Tapi bedanya, saya tidak perlu manyun karena harus kembali ke Jakarta. Masih ada 2 hari ke depan, saya dan suami bisa menghabiskan waktu ngubekin Bandung yang terkenal sebagai 'Kota sejuta Kenangan Indah" lah kalau bagi kami.

Berikut keseruan kami selama 2 hari ber-weekend ria di Bandung (pssstt....dan masih ada 2 hari ke depan loh yang akan saya ceritakan di posting berikutnya yah).


DAY 1

Sabtu pagi, seperti biasa, rutinitas saya menjalankan aktifitas seperti dulu saya masih muda, ceria, lincah dan single. Tidak lain dan tidak bukan ya beres-beres, bersih-bersih, cuci-menyuci, dan masak-memasak di rumah tercinta, sembari menemani Papa di rumah.

Singkat kata, sorenya saya sempatkan sekitar pukul 5 untuk keluar rumah. Dengan cuaca Bandung yang tidak hujan, cukup bikin saya happy untuk memesan gojek dan menikmati kemacetan serta aroma angin Bandung yang bikin kangen. Usai beberapa jam saya window shopping di ciwalk, akhirnya Dimas menelepon saya dan mengajak saya malam mingguan dengan wisata kuliner ke salah satu resto kesukaan kami, yaitu Rumzat Simplisio. Disana, menyajikan cukup banyak hidangan dari berbagai negara dengna citarasa yang lezat. Kenapa lezat tiada tara? Karena owner Simplisio ini adalah pasangan suami-istri yang merupakan chef. So, tidak dipungkiri lagi, racikan menu-menu masakannya tergolong lezat dengan harganya yang ampun DJ, menyenangkan dompet saya saja.hehehhe....

Untuk review kuliner Simplisio, akan saya posting di postingan berikutnya.


DAY 2


Yippie di yayyy!!! Welcome minggu pagi. Gimana nggak happy liburan saya kali ini. Soalnya kesampean juga saya ngajak suami untuk bangun pagi (dan nga leyeh-leyeh depan TV doang), buat bersilaturahmi ke Car Free day di kawasan Bandung-Dago. Yuhuuuu!!! Bolak-bolak 1 putaran yang cukup sukses bikin saya mendapat 2 suvenir. 1 celana jeans karet yang saya cari-cari (iya bahan karet....berhubung body saya kan sudah montok berlebar) hihihii...dan juga 1 tusuk sosis ukuran jumbo rasa blackpepper yang selalu bikin saya ngiler setiap kali ke CFD.

Usai ke CFD yang selesai pada pukul 9.30 WIB waktunya Bandung, akhirnya suami tetap dengan semangat 45 mengajak saya ke suatu tempat yang sudah ia janjikan semalam. Tempat wahana bermain baru yang lagi-lagi, sedang happening di kalangan keluarga di kota Bandung dan juga di kalangan para anak muda penyuka suasana asri dengan wahana permainan keluarganya. 

Dago Dreampark! Wahana liburan keluarga, yang nampaknya baru-baru ini dibuka. Saat saya dan suami berkunjung kesana, cukup menyita juga ya perjalanannya menuju ke arah Dago atas (masuk ke area Kab.Bandung Barat). Untung saja walau sekarang long weekend, tapi dengan senjata pamungkas kami mengendarai motor, tentu saja tidak terlalu termakan macetnya si Komo yang totalitas banget deh macetnya ke arah Dago atas.

Taraaaa..... dan sampai jualah kami di Dago Dreampark. Untuk motor dengan 2 pengunjung, kami membayar tiket masuk sebesar RP.45.000,-. Dan sesampainya kami disana, kami sudah disambut dengan sejuknya udara di puncak, hijaunya hamparan rumput yang luas, tingginya pohon-pohon pinus menjulang.





Setelah motor kami parkir, kami coba berjalan dan menikmati area di sekitarnya. Cantik banget pemandangan sekeliling. Dengan penataan yang rapih untuk setiap wahana bersantai dan bercengkrama, kami juga menemukan taman 'rabbit'. Taman bermain yang tidak terlalu luas, tapit cukup tertata rapih dengan jejeran kandang kelinci-kelinci super imut.
Dipastikan, kalau bawa anak-anak kecil, pasti mereka akan kegirangan.



Tidak terlalu jauh dari Taman rabbit, terdapat wahana memanah / archery. Oh tentu saja, suami yang udah kepengen amat-sangat nyobain main panahan, langsung saja membeli tiket memanah dengan harga Rp.35.000,- untuk 10x memanah.



Setelah selesai jatah memanah, kami berjalan lagi ke area wahana keluarga khusus untuk permainan anak-anak diatas umur 10 tahun. Untuk kamu-kamu yang kurang suka berjalan jauh, bisa juga menggunakan mobil bus mini untuk berkeliling kawasan Dago Dreampark.

Tips kece : pakai sendal/ sepatu teplek saja ya. Dan untuk anak-anak, saya sarankan pakai sepatu kets. Agar lebih nyaman saat berjalan kaki / menurunin anak tangga 

Kawasan bermain sepeda untuk anak tercinta


Sebenarnya kawasan Dago Dreampark ini cukup luas. Tapi berhubung sepertinya ini masih dalam tahap dikembangkan, jadi belum semua lahan penuh dengan wahana permainan keluarga. Tapi sudah ada sih beberapa tempat bermain anak-anak yang dijamin bikin anak kesayangan kegirangan dengan liburan edukatif tapi juga sangat menghibur. Wahana permainannya antara lain taman bermain sepeda, kolam memancing, kolam naik perahu, ontang-anting, naik kuda, hingga naik mobil ATV.

Kawasan danau mini untuk naik perahu




Buat yang suka memancing atau ingin melatih kesabaran dengan ditemani suara dedaunan di pohon tinggi yang menenangkan telinga





Setelah puas berkeliling di wahana permainan, pulang kembali ke tempat parkiran motor, kami coba untuk memutar dan menanjak jalannya. Selain melanjutkan momen jalan pagi sehat disini, kami juga bisa merasakan indahnya alam yang asri, pohon-pohon tinggi nan hijau menjulang, terdenar suara tawa renyah anak-anak kecil yang gembira, melihat keluarga kecil yang menaiki bis mini sambil berfoto-foto ceria, dan kami pun juga menikmati wahana liburan alam yang tenang dan indah kali ini. 

Selain dapat bonus jalan sehat, oksigen yang super murni, ditambah bisa quality time dengan suami tercinta. Sekali-kali, nggak usah ke mall terus kan dengan melototin fashion item yang bikin dompet kembang-kempis hehehehe...




Jadi, tunggu apa lagi?
Yuk, mumpung masih hari libur dan cuaca Bandung yang sedang bersahabat, agenda-kan liburan keluarga kecil kamu dengan anak tersayang, dengan mengunjungi Dago Dreampark. Happy holiday all!


With love,
Mama Andelane junior

Protected by Copyscape

* * *
[ Tulisan Asli pengalaman milik sendiri Bukan Content Placement / Sponsored Post ]

Mudahnya lapor SPT Tahunan bagi Suami-Istri

Saturday, 11 March 2017


Hello March!

Bulan dimana bagi para karyawan Indonesia menjadi bulan yang bikin rajin membahas soal pajak!.
Ya, tidak lain dan tidak bukan adalah tentang LAPOR SPT.
Dan sekarang, karyawan yang mau melaporkan SPT sudah tidak perlu cape-cape antri di Kantor Pajak dari pagi. Cukup dengan melaporkan di DJP Online dan mempersiapkan waktu 15 menit saja untuk mengisinya. Mudah kan!

Tapi pasti ada saja diantara para pengantin baru / pasangan yang berencana menikah dalam waktu dekat, akan muncul pertanyaan-pertanyaan perihal pelaporan SPT.
Dan kartu NPWP yang sudah kamu miliki saat masih single & bekerja dulu, harus diapakan?

Nah, berikut saya infokan solusinya. Dan lebih jelasnya seperti ini contoh kasusnya :

Saya seorang karyawati di perusahaan swasta. Dari perusahan tsb, saya mendapatkan SPT tahunan. Saat awal masuk kerja, pihak perusahaan membuatkan NPWP untuk saya,  maka saya menyerahkan data & fotocopy KTP saya yang sudah menikah.
Yang ingin saya tanyakan : apakah saya memang tertanggung laporan SPT-nya (meng-induk) ke SPT suami? Lalu SPT tahunan yang saya terima dari perusahaan, apakah saya abaikan saja atau bagaimana?

1). MELAKUKAN PENGAJUAN PENGHAPUSAN NPWP & DIGABUNG DENGAN NPWP SUAMI

Setelah menikah, jika istri tidak menghendaki menyampaikan sendiri SPT tetapi penghasilan istri digabungkan dalam SPT Tahunan PPh OP suami, maka istri tercinta dapat mengajukan Penghapusan NPWP-nya kepada KPP di mana dia terdaftar sebelumnya.

Selain itu isi pula Form pengajuan penggabungan NPWP istri ikut NPWP suami. 
Syaratnya  mudah sekali, cukup siapkan & bawa dokumen sbb :
  1. Fotocopy + kartu NPWP Asli (suami-istri) yang pada awalnya dimiliki masing-masing saat masih single.
  2. Fotocopy + kartu KTP Asli (suami-istri) dengan status 'Menikah' untuk ditunjukkan ke petugas.
  3. Fotocopy + lembar KK Asli (Kartu Keluarga) untuk ditunjukkan ke petugas.
  4. Membawa materai 6.000 (1-2 buah).
  5. Pulpen & kesabaran mengantri di KPP. 
  6. Datang saja dari jam setengah 8 pagi untuk ambil nomer antrian awal. Untuk prosesnya hanya +/- setengah jam saja kok, hingga kartu NPWP baru (istri) sudah bisa dibawa pulang hari itu juga.
  7. Terakhir, mintalah petugas untuk mengecek ulang data /update data di server KPP, apakah data kita dan suami sudah sesuai dengan KTP masing-masing. Misal update status menikah, alamat tinggal sesuai KTP, dsb.



Pada dasarnya, satu keluarga cukup memiliki satu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Dalam artian, seorang istri ikut NPWP suami.
Hal ini telah diatur dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan (UU PPh) bahwa sistem pengenaan pajak Indonesia menempatkan keluarga sebagai satu kesatuan ekonomis.

Penjelasan Pasal 8 UU PPh Nomor 36 Tahun 2008 menyatakan bahwa penghasilan atau kerugian dari seluruh anggota keluarga digabung sebagai satu kesatuan yang dikenai pajak, dan pemenuhan kewajiban pajaknya dilakukan oleh kepala keluarga (suami).
Dalam artian ini, penghasilan dan kerugian istri akan dianggap sebagai penghasilan dan kerugian suami, sehingga dikenai pajak bersama.

Namun, jika penghasilan istri hanya didapat dari 1 pemberi kerja dan tidak ada hubungannya dengan usaha atau pekerjaan bebas suami, maka tidak akan digabung. Dengan catatan, penghasilan tersebut telah dipotong pajak oleh pemberi kerja.


2). KEUNTUNGAN NPWP ISTRI GABUNG DENGAN NPWP SUAMI

Bila memilih NPWP istri digabung dengan suami, jelas lebih menguntungkan. Karena jika suami-istri sama-sama hanya menerima penghasilan dari satu pemberi kerja (NPWP ikut suami), maka tidak akan ada kewajiban bayar pajak di akhir tahun.

Setelah istri mengajukan Penghapusan NPWP, maka istri akan diberi kartu NPWP cabang dari suami (nomer NPWP kita yang tercetak, akan sama persis dengan nomer NPWP suami / 3 digit terakhir nomer NPWP istri adalah '001')
Dengan kata lain, meskipun mempunyai NPWP cabang dari suami, kewajiban penyampaian SPT hanya ada pada suami kita saja.


3). BAGAIMANA CARA PELAPORAN SPT TAHUNAN GABUNGAN SUAMI-ISTRI

Saat nanti pengisian e-filing, data penghasilan istri tetap dilaporkan dalam lampiran khusus. Dalam lampiran tersebut disebutkan bahwa penghasilan sudah dipotong pemberi kerja, sehingga sifatnya final dan tidak perlu digabungkan dengan penghasilan suami.

Maka dari itu, bukti potong pajak yang diberikan perusahaan (tempat istri bekerja) tetap dipegang dan nantinya diserahkan kepada suami.

Catatan penting. Penggabungan / Penyatuan NPWP Istri meng-induk pada NPWP Suami TIDAK BERLAKU bila :

  • HB : apabila suami-isteri telah Hidup Berpisah berdasarkan putusan hakim
  • PH : apabila dikehendaki secara tertulis oleh suami-isteri berdasarkan Perjanjian Pisah Harta dan Penghasilan; atau
  • MT : apabila dikehendaki oleh isteri yang Memilih Terpisah untuk menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya sendiri. 


4). KERUGIAN BILA NPWP ISTRI TERPISAH DENGAN NPWP SUAMI

Bila NPWP istri terpisah dengan NPWP suami [sangat tidak di-rekomendasikan] maka kerugiannya antara lain :

  • masing-masing (suami-istri) akan kurang bayar saat pelaporan SPT Tahunan nanti. Maka pembayaran kurang bayar tersebut harus dilakukan pada bulan pelaporan SPT tahunan setiap tahunnya dengan menyetorkannya ke KPP dan atau di kantor Pos.
  • Semakin meningkatnya nominal penghasilan suami-istri di tempat bekerja dan dilaporkan oleh perusahaan, maka nominal kurang bayar setiap tahun (juga) akan bertambah.
  • di sisi lain, setiap bulan masih harus menyisihkan sebagian penghasilan untuk membayar angsuran PPh Pasal 25.
  • pengisian & pelaporan SPT tahunan harus dikerjakan oleh (masing-masing) suami-istri dengan meminta E-FIN sebelumnya ke KPP untuk pertama kali & pengunaannya berlaku seumur hidup.

Dengan adanya contoh kasus diatas, maka pengetahuan tentang pajak suami-istri merupakan hal penting yang harus diketahui oleh calon pasangan sebelum menikah. Apakah mereka telah mengetahui plus-minus jika istri memiliki NPWP sendiri atau cukup NPWP suami saja. Permohonan penghapusan NPWP menjadi salah satu hal penting yang dilakukan pasangan setelah resmi menikah agar di bulan yang sama mereka tidak dikenakan pajak progresif.


Read more : Masih bingung ngisi SPT? Silahkan mampir ke link ini

Are you ready for The Shock?

Wednesday, 8 March 2017

Sejak beberapa tahun lalu, saya mempunyai fashion blogger favorit. Dari mulai Kristina Bazan, Emily Henderson, hingga Nicole Warne. Dan ada 1 blogger yang sempat mencuri hati saya setahun lalu dengan blog-ya yang terbilang 'beda' dan terkesan 'semau gue'. Tapi blogger 1 ini juga terbilang super kaya. Dialah Chiara Ferragni dengan blog terkenalnya The Blonde Salad.



Gimana nggak kaya, dengan kesukaannya nge-blog saja, sudah menjadikan dia menjadi salah satu blogger dunia yang always di undang ke acara-acara sekelas Paris Fashion Week, Milan Fashion Week. Ditambah pula dengan segambreng keuletannya menggaet dan kenal dengan para perancang, membuat dia untuk mengeluarkan lini fashion dengan brand dia sendiri yang dia tuangkan dalam produk sepatu. Ya, sepatu! Tentu kamu-kamu yang blogger menengah, hehehe.... pernah dong liat fashion item sepatu yang satu ini dengan bentuk mata yang di kedipkan sebelah?

Influence dari salah satu blogger inspirasi saya yang saya ulas kali ini, membuat saya teringat lagi dengan impian kecil saya, yaitu ingin banget jadi penulis (entah itu penulis novel fiksi, blogger ataupun suatu saat jadi wirausahawan yang memiliki bisnis sendiri dengan produk fashion-nya). Tapi tentu saja, saya kurang tertarik dengan produk make-up kecantikan, saya lebih sanang dengan produk berupa barang yang usefull dan bisa dipakai long term seperti produk accessories handmade, ataupun tas. 2 item yang saya sukai hingga saat ini!


Kembali lagi ke blogger cantik 1 ini, Nona Chiara Ferragni. Nona yang usianya sudah terbilang mature yaitu 30 tahun keatas, selalu memiliki ciri khas sendiri dalam berdandan. Beda jauh selera fashion-nya dengan Kristina Bazan, yang maaf....saat 2 tahun lalu saya mengidolakan Kristina, tapi sejak sethaun lalu dia sudah berubah penampilannya yang sedikit bitchy, membuat saya sudah tidak tertarik lagi dengan gaya fashion dia yang terkesan liar.

So, dengan berkembangnya blogger dunia terutama blogger panutan saya hingga saat ini, Chiara Ferragni & Nicole Warne masih menjadi blogger yang berada di posisi teratas idola saya dalam hal menuangkan tulisannya dna berbagai portfolio-nya yang menarik mata.

You go girls! Nggak sabar menantikan produk bisnis baru keluaran Blonde Salad dan ilustrasi foto yang cantik di blog-nya Gary Pepper Girl.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature