Top Social

Featured Posts Slider

8 Reasons why I Love IKEA!

Sunday, 10 September 2017

IKEA. Nggak pernah terbayang bahwa saya akan menjadi IKEA lovers sejati.

Pada awal saya jatuh cinta dengan IKEA saat saya masih stay di Bandung bersama suami saya. Saat itu usia pernikahan kami masih bisa dibilang masih awal-awal pernikahan. Kami, sang pengantin baru yang masih berdoa adanya keajaiban bisa mendapat rumah, pada akhirnya memutuskan untuk berumah-tangga mandiri. Dimulai dahulu dengan nge-kost di kota Bandung.

Walau pernikahan kami diawali dengan nge-kost (bukan dapat rumah pemberian orangtua) seperti kebanyakan orang kaya diluaran sana, tapi bagi kami, inilah esensi rumah tangga sebenarnya. Dari bawah, dimulai dari titik Nol, berjuang bersama-sama.

Singkat cerita, dimulailah di awal tahun pernikahan kami, kami mengunjungi IKEA untuk pertama kalinya. Hasilnya? Wowwww....saya dan suami tentu saja jatuh cinta. Apalagi bagi saya yang bercita-cita menjadi Desain interior (tapi nggak kesampean), hahahaha.... tentu saja melihat display-display produk IKEA yang beragam dan di tata dengan sangat cantiknya, makin membuat saya dan suami jatuh cinta amat sangat.

Dan tanpa disadari, mungkin Allah mengabulkan ucapan-ucapan kecil kami pada waktu itu. Bahwa tanpa kami sangka, Allah beri kenikmatan untuk kami tinggal di sebuah kota yang jaraknya tidak terlalu jauh menuju ke IKEA. Dan itu semua kami dapat dengan pengalaman spiritual Keajaiban Sedekah yang saya sempat posting di artikel sebelumnya.

Foto kebersamaan saya dan suami beserta kakak-kakak saya tersayang.
Kita semua langsung janjian di IKEA dan makan siang bersama
(foto diambil : April 2016)

Salah satu pojok display IKEA yang bikin senyum-senyum sang istri deh.hehehe...

Bed cover selera saya & suami, karena rumah kami memiliki konsep warna Black and White


Alasan saya jatuh cinta dengan IKEA itu banyak banget. Bahkan sangat membantu saya dalam melengkapi keperluan rumah tangga.ahahaha...

1. Hemat Pangkal Kaya
   Ya! Dengan berbelanja di IKEA, saya dan suami merasakan efek positifnya. Harga produk di IKEA tidak se-sadis di toserba-toserba kebanyakan (terutama produk-produk yang menyangkut perdapuran ya). Coba saja sesekali Anda iseng untuk mengecek harga 1 sudip masak berbahan campuran stainless & plastik. Untuk di IKEA sendiri, harga 1 sudipnya adalah Rp.14.900. Sedangkan saya sudah cek di Supermarket H*ri-*H*ri, 1 sudip masak berharga Rp.31.000-an. Hemat bukan. Bahkan saya bisa mengoleksi beberapa jenis sudip sesuai kebutuhan masak tanpa harus tongpes.

2. Kualitas terjamin
   Pada awalnya saya berpikir, Harga menentukan kualitas. Oke, itu memang benar. Tapi pengecualian untuk produk-produk yang dijual di IKEA. Bayangkan saja, sudip bahan plastik yang saya ceritakan di poin 1 diatas, kan bahan handle-nya berbahan plastik. Untuk sudip yang dibeli di supermarket pada umumnya, bila sudah sering kita gunakan memasak diatas teflon panas, maka lama-kelamaan bahan handle/ pegang  plastiknya akan meleleh. Nggak indah lah rupanya.
Sedangkan untuk sudip yang saya beli di IKEA. Walau justru sepenuhnya 100% berbahaan plastik dan dengan pemakaian setiap hari saya gunakan, belum pernah sudip-sudip saya meleleh.

Di sisi lain, tidak dipungkiri karena sebagian besar produk ini berasal dari Swedia, tentu saja kualitasnya mumpuni dan tahan lama. Bahkan teflon ukuran 28 cm pun amat sangat berat untuk saya angkat. Bergaransi hingga 25 tahun pula.

3. Mempercantik tampilan
   Tidak dipungkiri, dengan saya membeli barang-barang IKEA (terutama alat-alat dapur) dengan warna yang senada, minimalist, penuh dengan variasi yang membuat meja dapur terlihat cantik dan tentu juga membuat tampilan dapur mungil saya 'bernafas'. Apalagi ditunjang dengan alat masak baru (panci dan 2 set teflon ukuran 24 cm dan 28 cm) hadiah ulang tahun dari suami saya bulan lalu.hihihi...
Dari awal saya menikah, saya pun sudah menyampaikan pada suami bahwa untuk area kkekuasaan Nyonya Rumah a(yaitu dapur) saya ingin memiliki perkakas yang memang multifungsi dan multiguna tanpa harus memiliki beberapa jenis alat masak berbeda. Cukup 2-3 item tapi bisa dipakai untuk beragam cara masak.

4. Desainnya yang elegan
    Sebulan lalu saya dan suami di awal kami pindah rumah,  kami membeli sebuah lemari pakaian dari IKEA. Walau repotnya adalah harus merakit dari awal, tapi membuat weekend kami menjadi punya cerita. Apalagi di awal weekend kami baru pindah di kota baru.
Dan untuk desain lemarinya pun terlihat simple, minimalis, tidak makan tempat, dan terutama tidak banyak makan tempat.

5. Dapat disesuaikan dengan konsep rumah
   Saya cukup gembira mendapat katalog baru IKEA 2018. Pasalnya, alat-alat rumah tangga yang dijual memiliki variasi yang lengkap. Bisa disesuaikan dengan konsep hunian yang ingin kita miliki, disesuaikan dengan warna, material bahkan ukuran masing-masing ruangan.

6. One stop Home Shopping
    Udah paling oke deh bagi saya dan beberapa ibu-ibu kebanyakan, bahwa IKEA menjadi 1 stop home shopping. Dari mulai kita mencari piring dan gelas berbagai desain, karpet, kasur, meja, rak, lemari pakaian, jemuran handuk, panci masak, box transparan, bor, bahkan hingga bunga imitasi serta lukisan pun ada. A-Z deh komplitnya. Bahkan kalau saya menutup mata dan acak membayangkan perlengkapan rumah tangga paling sepele yang saya butuhkan sekelas sikat pembersih kloset hingga bantal bayi, juga ada! Bahkan lagi, kita mau mencari pisau, gunting, talenan, piring buah, tissue, hingga tool kit sekalipun, juga tersedia.

7. Warehouse tertata dengan rapih
    Serunya belanja di IKEA itu, selain kita bisa melihat pemandangan indah produk perlengkapan rumah, kita juga bisa membayangkan tata letak barang yang nanti kita pilih (sebelum membayar). Bisa kita visualisasikan dengan jelas. Untuk tirai, karpet, motif lukisan, hingga corak seprai bisa kita pilih sesuai dengan selera kita. Dan khusus untuk barang-barang besar & berat, konsep IKEA ini terbilang unik. Para konsumen tidak menyusahkan pekerja disana. Kita hanya melihat contoh display produk lemari /barang besar yang kita inginkan, catat kode rak barangnya, dan di perjalanan akhir kita menuju kasir, kita akan disambut dengan gudang maha besar berisikan gudang IKEA yang terbuka lebar. Kita bisa telusuri gang-gang kecil berisikan rak sesuai dengan nomer dan kode produk.

Buat saya, konsep IKEA ini belum pernah saya temui di toko interior kompetitor. Dari sini, konsumen di zaman milenial ini tentu sudah pintar-pintar. Dan bisa menggunakan tenaganya sendiri untuk mengambil produk yang diinginkan. 

8. Menambah income Ibu Rumah Tangga
   Tidak pernah disangka, dengan kehadiran IKEA yang tidak terlalu jauh dari tempat saya tinggal sekarang (kurang lebih sekitar 14-15 KM), bisa menjadikan saya sumber tambahan pemasukan rumah Tangga yang tidka seberapa tapi lumayan. Saya bisa membuka 'Jasa Titip' IKEA yang sudah saya geluti 2 bulan ini.
Alhamdulillah, selain bisa menambah sedikit pemasukan untuk membeli sudip atau saringan teh, saya juga bisa membantu para teman-teman dan ibu-ibu yang tidak sempat untuk keluar kota (ke IKEA) tapi mereka ingin memiliki produk di IKEA.

Banyak sekali keuntungan bagi para ibu-ibu yang tinggal di luar kota kebanyakan, dan lebih memilih membeli produk rumah tangga di Jasa titip IKEA ini, diantaranya :
  • Bisa hemat transportasi dong tentunya (tidak perlu menyiapkan dana pengeluaran  berlapis) : seperti mobil pribadi, bis, travel, terutama biaya bensin.
  • Hemat biaya Tol dan parkir berjam-jam.
  • Hemat tidak perlu mengeluarkan biaya makan (apalagi bila membawa anak-anak).
  • Waktu me time bersama keluarga di kota sendiri tidak terbuang hanya karena perjalanan jauh.
Walau terus terang, tidak dipungkiri & saya sarankan, bila kelak ada waktu liburan bersama keluarga, bisa sesekali ajak suami & anak-anak untuk jalan-jalan ke IKEA. Selain siapkan waktu weekend, berangkatlah cukup pagi agar tiba di IKEA saat masih pukul 10 pagi. Dijamin masih dapat parkiran mobil. Dan tentu saja ini yang paling saya sarankan, siapkan dana ya bagi para suami. Siapa tau nanti sang istri tercinta akan kalap belanja perlengkapan rumah tangga.hahaha... 

Tapi worthed it banget kok belanja produk IKEA. Tahan lama. 

So, bagi kami IKEA menjadi bagian cerita Rumah mungil kami saat ini. 

Beef Teriyaki lada hitam mix veggies

Wednesday, 23 August 2017

Alhamdulillah, buka puasa kemarin saya masak spesial untuk suami. Sebenernya udah rencana dari weekend kemarin sih. Dan baru di eksekusi hari Rabu kemarin, berhubung kebiasaan saya selalu merencanakan menu masak untuk 1 minggu. Dan jadilah untuk minggu ini, menu Beef teriyaki lada hitam ala Hokben masuk ke daftar menu yang dimasak oleh Memsye Lana.hihihi..

Nah yuk, cus kita tulis-tulis resep dan komposisi Beef teriyaki masakan saya :

A. Bahan utama:
  1. Daging sapi 1/4 kg (diiris tipis-tipis memanjang)
  2. Bawang bombay 1/2 (dipotong memanjang)
  3. Paprika hijau 1/2 potong (dipotong memanjang).
  4. Paprika merah / tomat merah 1/2 buah (dipotong memanjang / dipotong kotak-kotak)
B. Bahan rendaman daging sapi :
  1. Bawang putih 2 siung (dihaluskan/ diuleg)
  2. Jahe 2 cm (dihaluskan/ diuleg)
  3. Merica bubuk 1/2 sendok teh
  4. Garam secukupnya
  5. Gula pasir secukupnya
  6. Kecap manis 1/2 sdm
  7. Saori saos tiram 1 sdm
  8. Saori saos teriyaki 1 sdm (bisa diganti dengan saos rasa lada hitam/blackpepper)
  9. Penyedap rasa sapi/ ayam (optional)
C. Bahan pelengkap veggies (sayuran) :
  1. Kubis ungu / kubis putih. Potong tipis-tipis
  2. 1 buah wortel, potong memanjang seperti lidi
  3. 1 ikat bayam segar (di rebus sebentar)
  4. mayyonaise (sesuai selera)
D. Cara mengolah :
  1. Bumbu yang dihaluskan : Bwg. putih + jahe + merica + garam + gula pasir + penyedap.
  2. Bumbu campuran : kecap manis + saori saos tiram + saos teriyaki.
  3. Bumbu halus + bumbu campuran disatukan. Aduk hingga tercampur rata.
  4. Masukkan potongan daging sapi yang sudah diiris tipis ke dalam bahan rendaman.
  5. Marinate / rendam daging hingga bumbu meresap.
  6. Masukkan ke dalam kulkas selama 1-2 jam (30 menit juga bisa).
E. Cara memasak :
  1. Panaskan minyak. Oseng bawang bombay hingga aromanya tercium, kemudian masukkan daging yang sudah direndam sebelumnya.
  2. Saat daging sudah 3/4 matang, masukkan paprika hijau + paprika merah. Campur hingga merata.
  3. Sajikan dengan : nasi merah + bayam rebus + irisan wortel & kubis yang diatasnya diberi topping mayyonaise.
  4. Letakkan beef teriyaki diatas nasi. Sajikan hangat.
Dan alhamdulillah, dikasih nilai suami : Enakkkkkk. Bumbunya pas pake ideal. Nggak ada yang kurang sedikit pun. Padahal ini baru eksekusi pertam (sering sih masak ini dari remaja & dan baru kali ini masak menu ini untuk suami). 

So next, harus eksekusi menu varian baru lagi. Karena motivasi punya dapur sendiri (udah berasa kayak punya istana sendiri) plus suami bisa jadi ajang pencicip semua masakan ala Lana.hehehe...
Jangan bosen-bosen kasih nilai ya Pak suamiku.

Rumah baru, AC baru. AC Daikin pilihanku

Monday, 21 August 2017

Source : Daikin Hi-Inverter (FTKV Series)


Sudah terhitung resmi 1 bulan saya dan suami pindah ke rumah baru. Pindah ke kota baru yang sebelumnya belum pernah sama sekali saya dan suami bayangkan. Tidak lain dan tidak bukan, kami pindah ke Bintaro. Dengan udara kota Bintaro yang panasnya udah kayak sauna, tentu saja saya dan suami yang memiliki kulit asli Bandung (alias sudah terbiasa berakrab ria dengan udara dinginnya kota Paris Van Java yang sejuk) tentu saja bikin kami rewel kepanasan. Mana lagi, sehari saya bisa mandi hingga 4x saking udaranya panas dan membuat kulit saya terasa lengket dan tidak nyaman.

Kami pindah ke sebuah lingkungan yang cukup asri. Tapi tetap saja, walau saat pagi udara cukup sejuk, tapi saat siang menjelang, udara panas walau di dalam rumah akan terasa hingga sore menjelang. Dan jangan dikira, malam pun udara tetap terasa panas. Teringat dengan pengalaman minggu pertama saya dan suami baru pindah. Tiada malam tanpa kami menghidupkan kipas angin. Setiap 2-3 jam sekali, saya selalu terbangun dengan suara nyamuk yang berterbangan ditambah badan yang terasa lengket berkeringat saking kepanasannya.

Pada akhirnya, di minggu kedua kami baru saja pindah, saya dan suami sempatkan untuk melakukan survey beberapa merk AC ke beberapa Mall. Mulai dari kami survey AC di Courts Bintaro, Living Plaza, hingga Mall Bintaro XChange. Tujuannya hanya 1, mencari AC. Dan pada akhirnya setelah mengadakan diskusi bersama demi kenyamanan tempat tinggal, keputusan kami jatuh pada AC Daikin. Kami memilih AC split Daikin High Inverter 1 PK dengan type FTKV25NVM4. 

Kenapa kami memutuskan untuk memilih AC Daikin? Dari beberapa pilihan varian merk AC, saya dan suami melakukan perbandingan dari segi harga, kualitas, ketahanan AC, garansi hingga kapasitas listrik yang digunakan, ternyata AC Daikin merupakan AC Hemat Energi.
Kami memilih Daikin High Inverter karena AC Inverter sangat terkenal karena ketepatan kendalinya. Bahkan, efisiensinya yang luar biasa, sehingga bisa menghemat tagihan listrik dibandingkan model non-inverter. Fungsi ini ideal untuk meningkatkan kinerja pendinginan dalam jangka waktu 20-menit ketika pertama kali menyalakan AC.


Kelebihan lainnya AC Daikin High inverter diantaranya :
  • Suara AC di indoor maupun outdoor hening suaranya (tidak berisik).
  • Baru saja dinyalakan, tidak lebih dari 5 menit kemudian, rasa dinginnya ruangan sudah terasa.
  • Set suhu AC paling rendah di 18 derajat. Dinginnya mantap banget.
Alhasil, di minggu kedua, tidur malam kami sudah nyaman dan tentu saja pulas seperti halnya kami beristirahat malam saat kami sedang berada di Bandung. Dan jika siang hari ruang tengah terasa panas, saya tinggal menyalakan AC di dalam kamar tidur dan membuka pintunya, dalam sekejap udara dingin dari AC akan mengalir ke ruang tengah. Saya pun nyaman melakukan aktifitas pekerjaan rumah tangga tanpa harus bermandikan keringat dan berkali-kali mandi lagi.hehehe...
Rencananya pula, bila kami punya rejeki lebih, ingin sekali punya AC Daikin untuk kami pasang di kamar belakang. Agar saat nanti orangtua kami berkunjung dan menginap, istirahatnya akan terasa nyaman dan tentu saja betah menginap di rumah kami, karena serasa berada di rumah sendiri yang memiliki udara sejuknya kota Bandung.

So, jangan ragu lagi. Kalau teman-teman sedang mencari AC dengan spek yang mumpuni, harganya terjangkau, hemat energi serta pemakaiannya tahan lama, maka kalau AC ya Daikin aja! Dijamin, kualitas istirahat kita akan lebih nyaman. Rekening listrik kita pun tidak akan membengkak karena hemat energi, dan tentu saja tidak perlu lagi menggeser kipas kemana-mana.hehehe....

Program Hamil Bulan ke-8 : Saatnya Promil mandiri

Saturday, 19 August 2017
Teruntuk bagi Anda-anda yang punya pengalaman setelah menikah langsung diberikan kehamilan, saya harap tidak berburuk sangka (apalagi yang nyinyir). Bacalah kalimat dibawah ini dengan hati :
Saya tidak mengidap suatu penyakit. Saya & begitu banyak teman-teman seperjuangan hanya diberi ujian oleh Tuhan melebihi kadar ujian bagi wanita kebanyakan. Kami diberi ujian mengalami PCOS syndrome. Sebuah syndrome dimana memiliki sel telur yang banyak dan kecil-kecil (sedangkan wanita normal kebanyakan hanya dianugerahi satu sel telur matang setiap bulannya)
Maka dari itu, saya harus esktra berjuang, karena dengan sel telur saya yang banyak bahkan saya bisa memiliki sampai 13 sel telur, saya berpeluang besar memiliki kehamilan kembar tripletta bahkan kembar 5. Dan saya harus memastikan sel-sel telur saya sehat, ukurannya ideal untuk dapat dibuahi oleh sperma, bisa matang dan siap untuk menjadi bakal calon janin.
Alhamdulillah, akhirnya sampai juga di kunjungan terakhir saya mengikuti Penelitian PCOS di Klinik Aster. Walau rasanya saya sedih saja, karena sudah tidak akan rutin berkunjung ke Aster & tidak lagi sering bertemu dengan Dokter Mulya dan Dokter Ade. Tidak ada lagi cerita perjuangan Promil saya dengan konsumsi obat segambreng. Entahlah, rasanya sedikit sedih saja seperti sebuah rutinitas dan harapan yang biasanya dilakukan setiap bulan untuk mengunjungi Dokter Kandungan, kemungkinan besar akan terhenti sejenak dikarenakan jarak.

Tapi di sisi lain, saya amat berterimakasih sekali dengan mengikuti Penelitian kali ini. Banyak sekali keuntungan dan sisi positif serta pengalaman yang sangat berkesan, yang saya temui selama kurang leih 8 bulan terakhir ini saya jalankan (bolak-balik Jakarta-Bandung) demi Program hamil.

Sisi positif yang banyak saya dapatkan selama mengikuti Program penelitian PCOS ini diantaranya :
  1. Saya beruntung bisa kenal dan bisa mendapatkan Dokter Obygn yang handal dan ke-Bapakan serta cekatan seperti Dr.Mulya A.Ritonga SPOG (K.Fer). Serta istrinya Dokter Ade.
  2. Semangat saya berjuang untuk mulai menghargai hidup saya dengan cara melakukan pola makan sehat, berpikiran pola hidup sehat, rutin menjalankan DIET GM, lebih pasrah dan mendekatkan diri pada Allah, menjadi goals saya dan sudah menjadi sebuah kebiasaan yang saya jalankan semenjak mengikuti penelitian ini.
  3. Kunjungan ke Dokter. Rutin sebulan sekali / sebulan 2x ada saja jadwal saya untuk melakukan konsul ke Aster. Dari mulai saat Januari saya masih tinggal di Bandung,lalu Februari hingga Juni saya pindah ke Jakarta (sehingga saat jadwal konsul, saya akan p.p. Jkt-Bdg), lalu mulai Juli saya pindah kota lagi (dan saya tempuh lagi p.p. kota yang lebih jauh). Semua itu saya jalankan dengan sabar dan banyak doa sudah saya ucapkan di perjalanan. Dimana yang lain masih tertidur lelap usai shalat shubuh, sedangkan saya sudah melakukan perjalanan ke Bandung dengan menggunakan travel demi bertemu Pak Dokter.
  4. Cek laboratorium. Menjalankan pemeriksaan Laboratorium berkaitan dengan Hormon-hormon pendukung fertilitas, yang amat bernilai bagi saya. Dalam penelitian yang dijalankan 8 bulan ini, saya sudah melakukan pemeriksaan lab selama 3x. Itupun pemeriksaan dengan cara pengambilan spesimen darah + cek EKG. Cukup banyak hormon-hormon dalam tubuh saya yang diperiksa. Kalau di total-total, 1x pemeriksaan saja sudah bisa menghabiskan dana lebih dari Rp.3.500.000,- (dalam 1x cek Lab). Sedangkan saya melakukan pemeriksaan Lab sebanyak 3x. Dan itu semua GRATIS. 
  5. Obat-obatan. Selama 7 bulan saya selalu diberi obat-obatan. Dalam sehari saya mengkonsumsi 3 butir obat. Maka bayangkan berapa ratus obat sudah saya konsumsi selama hampir 8 bulan terakhir ini (3 obat x 30 hari) x 7 bulan = lebih dari 630 butir obat saya konsumsi.
  6. Persahabatan. Ya, Dengan saya mengikuti penelitian, perjuangan  promil saya tidak sendirian. Justru saya bertemu dengan banyak sekali ibu-ibu muda yang sedang berjuang Promil dan mencoba bersahabat dengan PCOS. Sudah puluhan ilmu yang saya dapat dari grup PCOS Fighter Bandung. Dari mulai ilmu menu makanan yang sehat dan baik untuk PCOS, tips-tips olahraga, ilmu tentang kesehatan, pengertian dan manfaat pemeriksaan segala macam hormon (yang mungkin waktu saya kuliah, pasti hanya hapal selewat), menguasai berbagai nilai normal hasil Lab, mengetahui kisah-kisah perjuangan Promil para ibu di grup yang sudah 2,3,5,7, bahkan 9 tahun perjuangan menanti momongan, ilmu tentang make up, tentang suka-duka pernikahan, pertemanan tanpa mengenal jarak (walau kami para ibu-ibu beda kota, tetapi selalu ada 1 sama lain dan saling menguatkan), tentang drama menantu-mertua (yang cerita ini tidak akan pernah ada habisnya ahahaha...), pengetahuan tentang macam-macam pemeriksaan sperma, IVF, program bayi tabung, bahkan doa-doa serta kalimat-kalimat penenang hati untuk selalu tawakal dan percaya dengan ketetapan yang sedang Allah beri pada hidup saya. Semua itu amat-sangat bernilai tak terhingga.
Kalau dipikir-pikir, semua hal tersebut sudah sebuah rezeki bagi saya & suami. Nggak kebayang kalau saya bayar sendiri untuk cek Lab seluruh hormon + biaya konsul ke Dokter berkali-kali (termasuk biaya transportasi saya), berapa belas juta total yang harus suami saya gelontorkan hanya untuk Promil saja. Ditambah lagi, selama 8 bulan memiliki banyak sahabat baru pejuang PCOS serta ilmu-ilmu baru yang saya dapatkan tanpa harus duduk di bangku perkuliahan kembali. Alhamdulillah, Barakallah.
Kembali ke perjalanan Promil saya di bulan ke-8 ini. Jadwal konsul saya ke Klinik Aster adalah hari Rabu kemarin (16 Agustus 2017). Entah kenapa, tapi saya melihat Aster hari itu seperti super-sibuk. Bahkan banyak pasien dan Dokter lalu-lalang. Hingga saatnya Nama saya dipanggil untuk masuk ke ruangan Dokter Mulya. 

Konsul hari itu sebenarnya saya sudah telat haid hari ke-5. Tapi kali itu saya tidak diperiksa USG transvaginal. Saya hanya konsul sejenak dan mengobrol dengan Dokter Mulya. Dokter juga memberikan hasil Lab kunjungan ke-10 (bulan Juli lalu), dan membandingkan progress yang saya dapat selama mengikuti Penelitian PCOS ini. Dokter membandingkan hasil Lab saat awal screening mulai mengikuti penelitian, dan hasil terbaru.

Alhamdulillah, cukup banyak perkembangannya. Dari mulai Homa IR saya turun drastis, hormon progesteron saya bagus, hormon LH & FSH saya yang baik, dan banyak lagi kemajuan yang sudah saya jalankan selama program ini (dibantu dengan obat-obatan yang saya konsumsi, pola makan & pola hidup sehat yang saya jalankan). Tapi sangat disayangkan saja 1 hal, saya belum mendapat kehamilan selama promil ini. Padahal sudah sangat besar harapan saya dan suami, dengan hasil pemeriksaaan hormon saya sudah stabil serta Homa IR yang sudah sangat baik nilainya (nilai HOMA IR-ku : 1).

Dan saya juga diberikan resep obat Merformin dosis 500mg yang di konsumsi sehari 2x (pagi & malam) setelah makan.

Berikut hasil Lab terakhir saya (Kunjungan ke-10 ; Juli 2017) dibawah ini :




Alhamdulillah dan Bismillah.
Alhamdulillah, selesai juga saya mengikuti penelitian PCOS.
Bismillah, saya mulai lagi Promil mandiri & tetap menjaga pola makan dan pola hidup sehat yang sudah saya jalankan sejak awal. Semoga saya bisa istiqomah menjalankannya.
Dan Insya Allah, Allah ijabah doa-doa saya dan suami serta ibu-ibu pejuang PCOS. Semoga kami semua dianugerahi kehamilan yang sehat dan lancar, serta kelak anak-anak kami lahir dengan selamat, sehat jasmani-rohani dan terutama akan menambah rasa syukur kami kepada Allah SWT.amin.
Semangat berjuang PCOS Fighter. Tiada hasil yang mengkhianati Usaha.
Tetap semangat, berdoa, dan tawakal. 

Dori goreng tepung mix sayuran

Monday, 14 August 2017

Ceritanya weekend kemarin tepatnya hari sabtu pagi, hari ini bagi kami adalah quality time day! Karena setelah 2 akhir pekan ke belakang bersibuk ria dengan pindahan, dan disambung dengan weekend berikutnya dengan main bongkar-pasang lemari pakaian baru yang baru saja dibeli dari IKEA....so, weekend ini dikarenakan tidak pulang ke Bandung, maka dihabiskan dengan quality time berdua. 

Sabtu pagi yang cerah, buka gorden putih, buka jendela kamar agar udara segar masuk ke dalam seantero ruangan. Dilanjut seperti biasa tugas rutin pagi, saya akan mengurus cucian baju serta sapu-sapu halaman luar, sedangkan suami membantu menyapu & mengepel lantai dalam rumah.
Dilanjut setelah rumah bagian dalam dan luar sudah bersih kinclong, akhirnya saya mulai kembali ke markas saya tercinta tidak lain dan tidak bukan adalah 'perdapuran'. Horeeeee......

Pagi itu saya sengaja ingin masak spesial untuk suami. Masak menu yang tentunya kesukaan suami, apalagi kalau bukan ikan dori. Dan kebetulan sekali saya juga sedang menjalankan Diet GM hari ke-6 yang menunya terdiri dari daging/ ikan serta sayuran. Maka, pas banget nih dengan menu yang ingin saya buat spesial untuk suami. 
Berikut bahan-bahan dan cara mengolahnya :

BAHAN-BAHAN :
  1. ikan dori sudah dalam bentuk potongan memanjang (2 buah)
  2. udang segar
  3. Kubis ungu (purple cauliflower)
  4. 2 buah kentang 
  5. buncis
  6. Tepung terigu (dibuat 2 adonan : adonan basah & adonan tepung kering)
  7. Garam secukupnya
  8. Merica sesuai selera
  9. 3 siung bawang putih cincang
  10. Penyedap rasa sapi (saya memakai totole)
  11. Bubuk parsley kering (optional)
  12. Keju cheddar (optional)
  13. Jeruk lemon peras (optional)
CARA MEMASAK :

A. Mengolah Ikan dori & buncis
  1. Buat adonan tepung terigu basah (campurkan terigu + garam + merica + penyedap + beri sedikit air).
  2. Buat adonan tepung terigu kering (campurkan terigu + garam + merica)
  3. Lumuri ikan dori dan buncis dengan adonan basah, lalu masukan ke adonan tepung kering.
  4. Goreng ikan dori & buncis hingga kering.
  5. Angkat & tiriskan.
B. Mengolah udang
  1. Kupas udang segar dari kulitnya
  2. Cuci bersih 
  3. Oseng bawang putih cincang hingga harum aromanya
  4. Masukan udangnya dan diaduk hingga berubah warna kemerahan.
  5. Angkat & tiriskan.
C. Mengolah kubis ungu & kentang
  1. Iris tipis kubis ungu
  2. Potong 1 buah kentang menjadi 6, lalu kukus hingga matang
  3. Angkat & sisihkan.
PLATTING & SERVING :


  1. Siapkan piring lebar
  2. Tata seluruh bahan masakan yang telah matang sesuai selera
  3. Setelah penataan, taburkan persley (peterseli kering) diatas kentang kukus yang masih hangat.
  4. Beri keju parut diatas ikan dori kering. Sajikan dengan perasan jeruk lemon.

Saya sendiri lebih suka menggunakan kubis ungu, bukan hanya mempercantik penampilan makanan secara keseluruhan tetapi juga terdapat kandungan alami dengan gizi yang lengkap dalam kubis ungu. Kubis ini mengandung vitamin C, vitamin E, vitamin K, magnesium, kalsium, zat besi, betakaroten, folat, thiamine, pridoksin, dan masih banyak lagi. Selain itu, Anda juga dapat memperoleh sejumlah nutrisi lainnya seperti serat, protein, gula alami, air, dan karbohidrat. 


1. Diet
Kol ungu hanya mengandung 33 kalori. Disamping itu, sayuran ini juga tinggi serat sehingga cocok bagi Anda yang sedang diet.

2. Makanan otak

Karena tinggi vitamin K dan antosianin, kol ungu juga disebut bermanfaat bagi kesehatan mental dan meningkatkan konsentrasi. Sayuran ini juga dapat mencegah kerusakan saraf, menurunkan risiko Alzheimer dan demensia.


3. Membantu detoksifikasi tubuh
Kandungan vitamin C yang tinggi membuat sayuran ini mampu menghilangkan racun (radikal bebas dan asam urat).

4. Mencegah kanker
Kandungan lupeol, sinigrin dan sulforaphane pada kol ungu diklaim dapat merangsang aktivitas enzim dan menghambat pertumbuhan kanker. Sebuah studi pernah menemukan, terjadinya penurunan kasus kanker payudara ketika sayuran ini rutin dikonsumsi sejumlah wanita.

5. Meringankan sakit kepala
Kompres daun kol ungu dapat membantu meringankan sakit kepala. Caranya mudah, hancurkan daun kubis, simpan di kain, dan terapkan di dahi. Minum jus kol ungu setiap hari, juga membantu meringankan sakit kepala.

Diet GM. Diet sehatnya PCOS Fighter

Tuesday, 8 August 2017

Diet GM. Diet sehat tanpa ribet!

Halo Moms.
Ceritanya udah dari seminggu lalu grup whatsapp PCOS Fighter Bandung rame banget tang-ting-tung. Selain heboh sama kematian mendadak Dr.Oz, seminggu kemarin juga heboh dengan rencana Diet GM berjamaah. Dimana para ibu-ibu muda nan kece yang bulan ini belum coba Diet GM, mau rame-rame ngejalanin diet tersebut. Selain agar ada temen dietnya bareng-bareng, juga sepakat untuk setiap menu yang di konsumsi sesuai ketentuan aturan Dietnya, bisa di posting juga di Instagram. Pake hastag #DietGMPcosFighterBDG dan @pcossquadbandungdietGM.


Saya sendiri menjalankan diet ini bukan dengan tujuan kuruslah, langsinglah, saya hanya ingin menjalani pola hidup sehat saja. Karena rumus bersahabat dengan PCOS sebenarnya hanya 4 hal utama diantaranya : Pola makan sehat, olahraga rutin, jauhi stress & wajib bahagia.
Hanya 4 rumus utama diataslah, yang akan membuat PCOS sembuh dan sel telur akan besar serta pecah, sehingga hadiahnya bisa hamil.amin. Untuk urusan langsinglah, itu hanya bonus.hehehehe....

Rumus konsumsi menu sehat ala Diet GM ini sendiri sebenarnya simpel dan dijalankan hanya 7 hari saja (seminggu dalam sebulan) :
  • Day 1 (Hari Senin)     : hanya mengkonsumsi buah-buahan saja (kecuali : pisang).
  • Day 2 (Hari Selasa)    : hanya mengkonsumsi sayur-sayuran saja (kecuali : pisang).
  • Day 3 (Hari Rabu)     :  hanya mengkonsusmi sayur + buah-buahan (kecuali : pisang).
  • Day 4 (Hari Kamis)   :  hanya mengkonsumsi pisang / kiwi / melon. jambu kluhtuk + susu.
  • Day 5 (Hari Jumat)   :  hanya mengkonsumsi daging, ikan dan tomat.
  • Day 6 (Hari Sabtu)    :  hanya mengkonsumsi daging, ikan dan sayuran.
  • Day 7 (Hari Minggu) :  hanya mengkonsumsi nasi merah, jus buah & sayuran.

Hasilnya walau baru hari pertama? Seruuuuuuu....
Bukan hanya tang-ting-tung HP, jepretan menu yang di share di grup whatsapp / facebook maupun di Instagram masing-masing, tapi berasa makin erat persaudaraanya. Di satu sisi, selama sejarah saya mengikuti grup di WA, hanya grup inilah yang terasa 'Ruh-nya' hidup. Rame, saling bertukar pengalaman promil, saling menguatkan para ibu-ibu yang masih berjuang dengan promilnya & bersahabat dengan PCOS-nya, bahkan bisa berbagi ilmu tentang per-make-up-an, menu makan sehat, cara mengatasi drama dengan Emak mertua dan masih banyak lagi manfaat-manfaat yang terjadi dalam grup ini.

Pengalaman saya pribadi mengikuti grup ini nggak hanya melulu hidup hanya sebatas di dunia gadget, tapi dalam keseharian juga bertemu, saling memotivasi, bersilaturahmi. 
Salah satunya saat acara yang digelar di Rumah Tahfidz Qur'an (Mesjid Nuurssalam) Bandung, pada 20 Mei 2017 lalu. Dimana kita para PCOS Fighter di area Bandung berniat untuk memberikan sedikit rejeki kami untuk anak-anak sholeh-sholehah penghafal Al-Qur'an. Selain itu juga meminta doanya agar kami-kami yang sedang berjuang memiliki momongan.amin.
Alhamdulillah, setelah hadir di perhelatan penuh berkah tersebut, saat bulan Ramadhan kemarin banyak pula yang mendapat berkah hamil. Dan saya pribadi juga merasakan kebaikannya dengan saat USG awal bulan Juli, Dokter Mulya memberi kabar baik bahwa PCOS saya sudah sembuh, sel telur saya bisa besar & pecah. Alhamdulillah.


Dan dengan bertemu anak-anak sholeh-sholehah, penghafal Al - Qur'an, dengan doa-doa yang dilantunkan, membuat saya sendiri belajar untuk berdamai dengan masa lalu, lebih menenangkan hati, dan terutama belajar lebih husnu'dzan (berbaik sangka) kepada Allah SWT. Karena saya percaya, Allah belum memberikan saya momongan karena Allah ingin lebih mempersiapkan saya dan suami kelak menjadi orangtua yang mendidik anaknya dengan kesalihan dan bijaksana.amin.

Berikut foto-foto kegiatan PCOS Fighter Bandung saat berkunjung ke rumah Tahfidz Qur'an (Mesjid Nuurssalam) Bandung :








Custom Post Signature

Custom Post  Signature