Top Social

Featured Posts Slider

Program Hamil Bulan ke-7 : Peluang besar hamil kembar

Thursday, 13 July 2017

Assalamualaikum, Wr, wb.

Good morning ibu-ibu kece. Pagi ini saya sedang santai sejenak di Rumah Asri Bed and Breakfast. Sebuah Guest House dibilangan Setrasari Kulon, Bandung. Buat saya tempat penginapan ini cozy punya dan so me!Officially, nampaknya akan jadi markas saya untuk bertapa dan menenangkan diri sejenak bila suatu hari dibutuhkan. Untuk cerita lengkapnya, saya bagikan di artikel selanjutnya ya di sini 'Rumah Asri'.

Lanjut ke cerita pagi kali ini. Lusa kemarin tepatnya Rabu, 12 Juli 2017, adalah jadwal cek saya ke Aster. Jam 5 pagi disaat ayam sebelah belum berkokok, saya & suami sudah meluncur menuju travel X-Trans Blok-M. Saya mengejar keberangkatan pukul setengah 6 pagi. Alhamdulillah, karena masih pagi mungkin ya, jalanan Jakarta masih lenggang. Hanya butuh 10 menit saya sudah tiba di depan travel, ajaib.hehehe...

Perjalanan memakan waktu selama 5 jam. Hooooh, betapa jet lag-nya alias pening kepala ini. Sudah ratusan kali saya setia menaiki travel X-Trans ini, dan sepertinya saya sudah ditahap lelah dengan pulang-pergi setiap weekend Jakarta-Bandung. Tapi untuk kepergian ke Bandung hari ini memiliki tujuan mulia, yaitu demi sang buah hati, apapun perjuangannya, sejauh apapun harus ditempuh, demi program hamil ini akan saya tempuh. Tak pelak sudah cukup banyak energi yang saya kuras selama promil ini, dari mulai Jakarta-Bandung ditempuh, tidak ditemani oleh suami seperti kebanyakan para bunda yang ditemani suami saat kunjungan ke Dokter Obygn, energi, fisik, biaya perjalanan, sudah ratusan butir obat yang harus saya konsumsi, hingga untaian doa yang sudah beratus-ratus kali selalu saya panjatkan setiap kali perjalanan Bandung-Jakarta-Bandung.

Pukul 10.00 pagi saya tiba di kota Bandung tercinta. Langsung saya menuju ke Klinik Aster RS. Hasan Sadikin. Setibanya di Aster saya bertemu dengan Teh Merdika yang sama-sama berjuang promil dengan penelitian serta kami bergabung di grup PCOS Fighter Bandung. Sambil menunggu giliran dipanggil Dokter Mulya untuk pemeriksaan USG bergantian, kami bercerita banyak hal, terutama cara menghadapi 'Drama dengan Ibu Mertua'. ahahahha..... Jangan ditanya, drama saya dengan ibu mertua sudah sampai tahap saya crying with silent.hahahaha...

Giliran saya dipanggil untuk USG Transvaginal. Dengan di dampingi oleh Suster Meri, Dokter Mulya melakukan pemeriksaan. Dan saat saya ditunjukkan layar USG, saya senyum sumringah kegirangan. Karena di USG yang kedua kalinya sejak 1 minggu lalu, saya fix dinyatakan sudah sembuh dari PCOS! Sama sekali tidak terlihat sel telur berantai anggur lagi, yang ada justru saya mendapat kejutan manis, bahwa ada 2 sel telur besar & sudah pecah di kanan & kiri!
Seketika Dokter Mulya nyeletuk sembari tersenyum renyah dan menunjukkan gambaran sel telur saya, "Ini sel telur kanan, dan ini yang kiri ya Lana, kalau jadi dua-duanya (bulan ini berhasil), bisa kembar nih....bisa kembar 3".hehehe....


Gambaran Sel telur kiri & kanan.
Menurut Dokter, Kedua sel telur saya besar & sudah pecah.
Waaaaaaa.....langsung saya saya senyum kegirangan. Kembar? Ahhh mungkin Dokter Mulya hanya bercanda selingan saja. Tapi secara logis saya berpikir, sel telur saya ada 2 , terlihat besar & jelas. Kalau ternyata sperma suami saat ovulasi kemarin berhasil menembus sel telur dan berhasil membuahi kedua-duanya, iya yah benar apa yang dikatakan Pak Dokter, bisa kembar tralala-trilili.horeeee..... (husnudzon dan kencangkan doa).

Selesai pemeriksaan, saya kembali ke ruangan untuk diberikan advice oleh Dokter. Dan kebetulan saya pun bertemu dengan Dokter Ade (istri Dokter Mulya). Saya bersama Teh Meri diberi wejangan bijak dari Dokter Ade, bahwa yang namanya menginginkan sesuatu janganlah buru-buru. Bicarakan dengan suami, apa kemauan suami juga untuk penantian anak ini. Agar sama-sama jelas apa yang dimau oleh pasangan.

Dari wejangan tersebut, alhamdulillah saya sendiri beserta suami sudah sangat sering kali saling menceritakan kenginan masing-masing tentang keinginan memiliki momongan dengan segera. Bahkan dengan situasi saya yang belum hamil pun, setiap hari selalu kami hiasi dengan cerita imajinasi kami masing-masing andai our little baby boy and little baby girl sudah hadir di tengah-tengah rumah tangga kecil kami ini.

Tak lupa pula, Dokter Ade memberikan saya copy-an hasil Lab untuk pemeriksaan hormon progesteron saya. Sembari membuka amplop hasil Lab, Dokter Ade cukup senang melihat hormon progesteron saya yang membaik cukup pesat, dimana pada cek Lab saat awal screening (Januari), progesteron saya masih rendah yaitu 0,6. Dan kemarin saat kunjungan ke-5 sekitar bulan Mei, progesteron saya melesat menjadi 11,16. Alhamdulillah.



Sepulang dari Klinik Aster, langsung saja saya turun lift ke lantai 1 dan langsung menelepon suami yang masih di kantor. Dengan mata berkaca-kaca, suamilah yang jadi orang pertama yang selalu tahu hasil pemeriksaan setiap promil saya. Mata berkaca-kaca saya karena bersyukur, walaupun Dokter hanya baru mengatakan sel telur saya bagus, sudah pecah kedua-duanya, kalau berhasil kemungkinan bisa kembar bahkan kembar 3....tapi sudah membuat saya mengucap syukur berkali-kali hari ini.

Doa saya beserta suami sederhana saja, semoga berhasil saya hamil bulan ini. Sangat besar doa dan harapan kami.... mau itu hamil 1, kembar 2 bahkan kembar 3 sekalipun, yang penting saya dan janin saya sehat wal'afiat dan bertumbuh dengan baik dan sempurna sesuai fase-nya. Amin allahuma amin.

Pesan suami tercinta yang ia sampaikan untuk saya dan bikin mood booster beberapa hari ini :
"Mama, jadikan hari ini sebagai mini holiday Mama dulu, berdua sama baby A, menenagkan hati pikiran dan mengistirahatkan badan, sekali-kali perlu lho sayang".
Bismillah, semoga doa, ikhtiar serta kesabaran kami berjuang demi memiliki momongan yang tumbuh sehat, akan segera berbuah manis. Amin ya rabal alamin.

Cerita Program Hamilku (dengan PCOS syndrome)


Kali ini saya akan berbagi cerita (kisah) pengalaman saya dalam ikhtiar Program Hamil.
Promil yang saya jalankan ini berbeda dengan ibu-ibu normal kebanyakan loh, yang dimana biasanya mereka hanya dianugerahi 1 sel telur sa-ja.

Saya memiliki PCOS syndrome (eitsss... PCOS itu bukan penyakit ya!!). PCOS singkat katanya adalah Syndrom dimana terdapat banyak sel telur tetapi kecil-kecil & bentuknya berantai. Wanita yang terkena PCOS adalah wanita istimewa, karena dia memiliki peluang besar 'Hamil Kembar' (bahkan bisa hamil hingga kembar 5, saking banyaknya sel telur yang dimiliki hehehe....).

Dalam program hamil saya ini, banyak sekali perjuangan pola hidup sehat yang harus saya jalankan. Apalagi jangan ditanya, obat yang saya konsumsi sudah ratusan butir. Untuk bunda yang ingin lebih kenal dengan si PCOS ini, kisah pengalaman dan perjuangan promil saya, bisa di intip dibawah ya Moms.

Silahkan Bunda-bunda ataupun calon Bunda bisa memilih artikel yang ingin dibaca dengan meng-klik link artikel di bawah ini.  Happy reading :)

Jangan pernah menyerah, pun jangan pernah terburu-buru. Allah menunda sesuatu (hal) karena tersimpan sebuah kebaikan untuk kita. Tetaplah berbaik sangka pada-Nya. Sempurnakan seluruh ikhtiar kita dengan kekuatan Doa. Insya Allah tidak ada usaha yang sia-sia.

Langkah Awal menjalani Program Hamil

Rekomendasi Dokter Kandungan di Bandung

- Program Hamil Bulan ke-1 : PCOS Survivor

- Program Hamil Bulan ke-2 : Indung Telur sehat kesayangan

- Program Hamil Bulan ke-3 : Pemeriksaan HSG

- Program Hamil Bulan ke-4 : Promil vs. Penelitian

- Program Hamil Bulan ke-5 : Pemeriksaan Folikel Dominan (Ovulasi)

- Program Hamil Bulan ke-6 : PCOS sembuh, sel telur membesar

- Program Hamil Bulan ke-7 : Peluang besar Hamil Kembar

Program Hamil Bulan ke-6 : PCOS sembuh, sel telur membesar

Friday, 7 July 2017


Artikel sebelumnya : Program Hamil Bulan ke-5 : Pemeriksaan Folikel Dominan (Ovulasi)

Assalamualaikum, Wr, wb.

Hari ini adalah pemeriksaan Promil saya yang menginjak kunjungan ke-8, tepat seminggu setelah lebaran 1438 H berlalu.
Dan kunjungan kontrol saya ke Aster kali ini cukup special. Kenapa? Karena selain akhirnya saya ditemani kontrol oleh suami tercinta untuk pertama kalinya, ditambah lagi saya dan suami dapat kabar baik.

Ceritanya saya & suami baru saja turun dari kereta Api dengan menempuh perjalanan panjang Jawa Timur - Bandung dengan perjalanan selama 14 jam. Asli tepos deh pantat kece saya. Tapi pagi itu (setibanya kami di Bandung) saya & suami langsung tancap gas ke Klinik Aster. Seharusnya jadwal cek saya bukan hari itu, tapi beberapa hari sebelumnya. Hanya saja berhubung sang adik ipar menikah di Jawa Timur seminggu setelah lebaran & tiket pulang ke Bandung tanggal 3 Juli malam, alhasil jadwal kontrol saya tidak sesuai jadwal konsul + stok obat saya habis blas (otomatis saya bolong minum obat).

Singkat cerita, saya & suami sudah sampai di Klinik Aster. Dan taraaa...... Pak Dokternya sudah tidak ada di klinik. Dengan rasa lelah kami yang amat sangat, badan kecapean, baru sampai Bandung pagi ini, terlambat datang kontrol, Dokter sudah tidak ada, alhasil dengan urat malu yang akhirnya saya putus, maka saya beranikan untuk whatsapp Dokter Mulya & istrinya. Berharap ada keajaiban dunia beliau bisa kembali ke klinik demi pasien 1 ini.
* Maafkan saya Dok, karena apa daya....obat saya sudah habis & besoknya sudah kembali ke Jakarta.

Pertama kali Dokter Mulya bertemu dengan suamiku, comment pertama beliau adalah, "kami mirippppp". Horeee...jodoh sejati berarti.
Kemudian dilanjutkan dengan rutinitas pemeriksaan seperti biasa yang tidak lain dan tidak bukan adalah bertemu dengan "timbangan Horor milik Bu Dokter".hehehe....
Bagi para peserta penelitian di grup PCOS, pasti nggak asing lagi dengan istilah timbangan horor milik Dokter Ade. Timbangan yang isinya angka-angka kejujuran & tidak bisa dibohongi walaupun kita bilang di depan Dokter bahwa kita sudah rajin diet, olahraga, No karbo dsb.hehehe....

Dilanjut dengan saya diminta pindah ke ruangan sebelah untuk pemeriksaan USG Transvaginal. Ditemani oleh suami, saya sudah tidak deg-deg-an.... mengingat bagi ibu muda yang sedang menjalankan promil, pemeriksaan USG Transvaginal adalah hal yang menyenangkan, karena kita bisa melihat sangat jelas keadaan rahim & sel telur kita secara fakta dan aktual, terpercaya pula (berasa slogan warta-berita).

Sodok kanan-sodok kiri alat USG-nya, dan berjumpalah dengan rahim saya yang menurut Pak Dokter, rahim saya sangat sehat, terlihat jelas 3 garisnya (triple line), tempat menempelnya janin dalam keadaan baik & sehat.
Ditambah lagi, alhamdulillah-nya dari hasil USG dinyatakan oleh Pak Dokter bahwa saya sudah tidak ada PCOS lagi (alias tidak ada lagi sel telur kecil-berantai). Baru saja 2 detik usai mendengar penjelasan dari Dokter bahwa saya sudah tidak ada PCO-nya, rasanya ingin jingkrak-jingkrak nari.

Read more : Jangan (pernah) tanya, 'Kapan Saya Hamil'

Gimana nggak senang coba? Dengan penuh kesabaran selama 6 bulan ini saya berjuang melebihi kadar Ibu normal kebanyakan Yang  dianugerahi hanya 1 sel telur saja.

Tetapi di sisi lain, Dokter berkata bahwa wanita PCOS (sel telur banyak) adalah wanita yang istimewa. Ia disebut wanita istimewa dikarenakan berpeluang besar memiliki bayi kembar bukan hanya 2 tapi bisa 3 bahkan 5 bayi kembar sekaligus dalam kehamilannya.
Alasan Ilmiahnya adalah karena wanita PCOS memiliki sel telur yang banyak, sehingga bila ada lebih dari 1 sperma berhasil menembus sel telur & berhasil membuahi sel-sel telur (dominan) tersebut, maka peluang pembentukan embrio lebih dari 1 sangat mungkin terjadi.

Kembali ke perjuangan Promil saya yang penuh perjuangan. Dimulai dari hal paling simpel yaitu saya harus memiliki hati yang ekstra sabar dari nyinyiran orang-orang. Dilanjut dengan konsumsi obat tanpa henti (dalam 1 bulannya, saya mengkonsumsi 90 butir obat & bisa lebih bila ditambah vitamin c), hingga merasakan efek sampingnya mual-mual, pusing, sakit kepala (hampir) tidak tertahankan, muntah-muntah, diare berulang-kali, ditambah menjalankan diet No karbo, No pati, self healing, emosi naik-turun secara signifikan, hufff.... cukup melelahkan.
Maafkan istrimu ini wahai suamiku, karena pasien PCOS salah satu gejalanya adalah emosinya naik-turun, bila dibanding wanita normal kebanyakan. Hal itu dipengaruhi hormon androgen Mama berlebih, Pa... :(
Dan kebetulan di hari kontrol saya hari itu, tepat saat saya sedang masuk masa subur. Dan dilihat dari USG, sepertinya juga tepat sedang dalam masa ovulasi. Alhasil Dokternya ngasih advice untuk rajin-rajinnya ngolah anak.hahaha... Apalagi kalau dilihat, sepertinya sudah ovulasi dari semalam (dan ovulasi itu hanya 24 jam). Sedikit kecewa sih kami, karena saat masa subur beberapa hari kemarin (dan rahim saya terasa cenat-cenut), saya & suami masih di Jawa Timur dan sibuk mengurus pernikahan adik ipar. sehingga tidak ada quality time bagi kami di liburan panjang kali ini.

Oh iya, kalau ditanya apa saja terapi yang saya lakukan dan membuat PCOS saya sembuh serta berhadiah ada sel telur besar 5 biji yang terlihat di layar USG Transvaginal, jujur saja saya tidak terlalu mengikuti diet ketat lagi, karena bulan puasa kemarin saya hanya ingin fokus ibadah. Tapi mungkin juga menjadi jawaban doa Ramadhan saya :
  1. Selama bulan puasa, ikhtiar yang saya jalankan : Puasa Ramadhan seperti yang lainnya.
  2. Saat suami bekerja & saya banyak waktu di rumah, setiap rentang selesai shalat dzuhur hingga menjelang ashar, saya lebih memperbanyak membaca dzikir istigfar dengan bersender di tepi dipan tempat tidur, hingga terkadang saya bablas ketiduran siang dengan masih memakai mukena (walau jarang). 
  3. Kalau diingat-ingat, padahal setiap buka puasa, saya lebih sering makan takjilnya gorengan  & biji salak yang notabene kandungan patinya banyak. (jangan ditiru ya, kalau ketahuan Dokter bisa horor nih timbangannya).hehehe....
  4. Suami saya selalu tiba pulang kerja 10-15 menit setelah adzan magrib. Itu makanya, saya sempatkan untuk shalat magrib duluan sendiri 2 menit setelah berbuka puasa air teh manis dan melakukan Ruqyah mandiri (termasuk saat usia shalat Dzuhur juga).
  5. Usai shalat dzuhur, saya akan membaca Yasin.
  6. Terkadang, usai shalat shubuh, saya akan menjalankan Ruqyah mandiri.

Wallahu'alam. Kami serahkan semuanya pada Allah, karena saya percaya bahwa rejeki anak adalah sepenuhnya Hak Allah.
Setidaknya saya dan suami sudah ikhtiar bukan hanya doa, tetapi usaha dengan berobat, bolak-balik Jakarta-Bandung, meminum obat yang tidak sedikit, hingga menyita waktu & energi juga sudah kami jalani. Dan pada akhirnya semua kembali pada kehendak Allah. Saya dan suami sangat berharap semoga ikhtiar dan doa kami ini berbuah hasil yang barokah serta disegerakan diberikan keturunan sehat wal'afiat yang menambah lagi rasa syukur kami pada Gusti Allah.amin.

p.s. : Langkah Ruqyah mandiri :
  • Sering-sering ber-dzikir Istigfar
  • Ruqyah mandiri dilakukan dengan berdoa ulang sebanyak 3x.
  • Diawali dengan (setiap 1 siklus) berdoa:
  • (1). Al-Fatihah 1x    : lalu tiupkan ke kedua telapak tangan anda seperti akan berdoa,
  • (2). Ayat Kursi 1x    : lalu tiupkan ke kedua telapak tangan anda seperti akan berdoa,
  • (3). Qulhu 1x            : lalu tiupkan ke kedua telapak tangan anda seperti akan berdoa,
  • (3). Al-Falaq 1x        : lalu tiupkan ke kedua telapak tangan anda seperti akan berdoa,
  • (4). An-Nas 1x          : lalu tiupkan ke kedua telapak tangan anda seperti akan berdoa.
  • Setiap 1 siklus berdoa (dan ditiupkan ke telapak tangan), lalu usapkan ke: wajah, kedua telinga, tangan kanan-tangan kiri, dada, perut, bagian bawah perut, lanjut hingga ke kaki kanan dan kaki kiri.
  • Diulang kembali hingga 3x.
  • Setiap kali 1 siklus berdoa & diusapkan ke seluruh badan, jangan lupa diiringi dalam hati untuk berdoa : memohon pada Allah SWT agar kita dijauhkan dari bala, fitnah dunia, godaan syaitan, jin,  dan hal-hal yang tidak baik lainnya. Terutama kita memohon untuk selalu dalam lindungan Allah SWT setiap saat, dimanapun, kapanpun. Insya Allah, amin.

Read more : Program Hamil Bulan ke-7 : Peluang besar hamil kembar

Langkah awal menjalani Program Hamil

Thursday, 15 June 2017


Assalamualaikum wr.wb,

Hola-halo ibu-ibu pejuang PCOS. Sudah cukup lama saya tidak posting post baru di blog kesayangan. Entah kenapa saat memasuki bulan puasa rasanya semangat saya menulis menurun dan lebih banyak saya rajin nonton youtube tentang video-video mengenai pola tingkah bayi-bayi lucu, bayi-bayi yang masih mungil dan asyik bermain dengan kucing peliharaan orangtuanya. 

Rajinnya saya mantengin video bayi-bayi lucu menggemaskan yang bermain dengan kucing, mungkin ada kaitannya dengan efek rencana bulan depan, dimana Insya Allah saya & suami akan pindah ke kota lain lagi (tidak di Jakarta lagi). Kami berdua akan pindah ke sebuah lingkungan yang bersih, dimana di tengahnya terdapat taman bermain anak-anak, ada jungkat-jungkitnya, ada serodotan (seluncuran), ada ayunannya pula. Dan hal lainnya yang saya lihat adalah terdapat beberapa kucing sehat, gemuk nan menggemaskan terlihat duduk cantik di taman bermain, dan mereka bermain dengan anak-anak kecil. Wahhh....pemandangan yang bagi saya sangat menyenangkan tentunya. 

Kembali ke topik promil saya bulan ini. Untuk pembaca setia blog saya yang mengikuti postingan saya sebelum-sebelumnya tentang Program Hamil, pasti sudah tahu bila saya menyebut kata 'Aster'.
Nah, sebenarnya jadwal kunjungan saya ke Aster bulan ini adalah tanggal 23 Juni (minggu depan bila Dokternya tidak cuti ya) atau diganti tanggal 3 Juli (setelah lebaran).
Jadi bulan ini karena belum ada cerita saya konsul ke Dokter, saya coba kali ini untuk menulis tentang 'Apa saja sih tindakan yang harus kita lakukan dalam Promil'.

Untuk pemeriksaan ke Dokter nanti, saya ceritakan di postingan berikutnya ya, setelah saya datang kunjungan ke Dokter Mulya (Insya Allah minggu depan).

Nah, pertama saya akan bahas tentang apa saja urutan tindakan-tindakan yang harus kita lakukan dan berhubungan dengan Fertilitas. Berikut saya jabarkan satu per satu ya :

1. CEK KONDISI RAHIM
Cek kondisi Rahim. Rahim kita sehat / tidak.
Ada triple line/ tidak.
Dinding rahim kita ideal, ketebelan atau ketipisan? Karena itu mempengaruhi bisa/ tidaknya sel telur yang sudah dibuahi menempel di dinding rahim.
Dan biasanya bagi wanita yang haid-nya tidak teratur (misal : siklus haid-nya 2-3 bulan sekali, bahkan 6 bulan sekali, biasanya dipengaruhi karena kondisi dinding rahimnya ketipisan).
Itu kenapa kalau mau Promil, juga harus di terapi dulu oleh Dokter agar siklus haid-nya lancar tiap bulan, agar memastikan bahwa setiap bulan sel telur kita bisa ovulasi.

Eh tapi ada saja yang walau haid-nya tidak setiap bulan, tetap berhasil hamil. Makanya saya masih meyakini istilah 'Kun Fayakun'. Bila Allah sudah mengkhendaki, maka yang kita pikir tidak mungkin bisa menjadi mungkin. Maka tetap ber-husnudzon (berbaik sangka) pada Allah.

Untuk pemeriksaan satu ini kita bisa melakukan pengecekan ke Dokter SPOG & meminta pemeriksaan USG Transvaginal.
Kalau pemeriksaan USG perut tidak akan kelihatan bagaimana keadaan dinding rahim kita.

2. CEK KEADAAN SEL TELUR
Cek keadaan sel telur. Sehat & besarkah? Matangkah? Sel telur bisa pecah? Atau justru PCOS?
Karena percuma saja walau ada sel telur tapi nggak matang, gimana mau & gimana bisa dibuahi oleh sperma suami?

Untuk pemeriksaan ini, Anda bisa melakukan kunjungan ke Dokter SPoG. Dan mintakan untuk pemeriksaan USG Transvaginal. Untuk datang pada awal kunjungan, sangat disarankan untuk datang pada Haid hari ke-2.
Kenapa, karena saat itu haid sedang deras-derasnya dan menjadi waktu yang tepat untuk Dokter melihat keadaan sel telur kita. Apakah kecil-kecil dan bentuknya berantai (PCOS), atau normal. Dari situ akan ketahuan, terapi pengobatan apa yang akan Dokter berikan pada kita beserta obatnya apa saja.

3. CEK SALURAN TUBA (PEMERIKSAAN HSG)
Cek saluran tuba fallopi (kanan & kiri). Apakah ada penyumbatan / tidak.
Apakah ada perlengketan / tidak.
Karena bila ada penyumbatan maupun perlengketan, maka secanggih apapun sperma suami, tidak akan bisa menembus dan tidak akan bisa membuahi sel telur kita.

Untuk pemeriksaan ini, bisa dilakukan dengan tindakan HSG. Untuk lengkapnya, kisah pengalaman saya melakukan tindakan HSG hingga tips persiapan A sampai Z, bisa Anda baca di link berikut ini perihal pemeriksaan HSG.

4. CEK HORMON
Cek hormon pembuahan diantaranya sbb : GTT puasa, GTT 2 jam, Insulin puasa, Endokrinologi (Prolactin + TSHs, LH, FSH, Testosteron, SHBG), GPT, Kreatinin, eLFG, GOT, Gamma GT, Cholesterol lengkap (Chol.Total, LDL, HDL, Trigliserida), Urea N, Ureum dan terakhir yang terpenting adalah cek HOMA IR.

Untuk pemeriksaan hormon, tentu saja bisa dilakukan mandiri / pun dengan membawa surat rujukan dari Dokter SPoG Anda. Bila pemeriksaan awal seperti USG transvaginal, pemberian obat, dan kedua langkah tersebut sudah dijalankan tapi belum menghasilkan kehamilan, maka cek hormon adalah langkah tepat untuk dilakukan. Agar diketahui kelainan hormon yang terjadi pada tubuh kita. 
Sehingga sejak awal kita menjalankan promil, sudah dibarengi dengan treatment Dokter yang tepat. Apa saja tindakan & obat yang harus kita konsumsi sesuai dengan hasil Lab hormon kita tersebut (singkat katanya sih..jadinya nga salah obat/ nga buang-buang obat ataupun dana, karena Dokter memberikan resep obatnya sesuai diagnosa klinis yang merujuk pada hasil Lab yang tepat).

Oh iya, pengalaman saya melakukan cek Hormon itu ada beberapa syaratnya, diantaranya :
  • Puasa
  • Selama puasa tersebut, tidak boleh makan, tapi diperbolehkan meminum air putih saja (teh, kopi, permen, kue, Jangan ya).
  • Sebelum melakukan cek hormon, setelah diberi surat pengantar oleh Dokter, saran saya Anda bisa sebelumnya menelepon Laboratorium tersebut dan tanyakanlah syarat-syarat lengkapnya + harganya.
  • Kenapa harus tanya syarat-syaratnya? Karena ada beberapa tes hormon yang tidak memerlukan puasa, tapi ada pula yang memerlukan pengambilan darah saat sedang haid hari kesekian, ada juga dilakukan dengan syarat puasa sekian jam tertentu. Jadi beda-beda ya. 
5. ANALISA SPERMA
Nah ini langkah paling mentok. Mau rahim kita, sel telur serta saluran tuba dinyatakan dalam keadaan sehat walafiat ataupun ada sedikit gangguan sekecil apapun, tetap saja suami juga harus diperiksakan ke Spesialist Androlog.  Lah kan yang pingin punya anak kan kita & suami. Nggak hanya 1 pihak saja toh. Jadi sama-sama, kita promil ke Dokter, suami juga sekalian cek ke Androlog.

Keuntungannya apa? Jadi bila kita ada sedikit masalah dalam fertilitas maupun hormon & suami juga ada gangguan reproduksi, maka suami-istri bisa bareng-bareng melakukan pengobatan ke Dokter. Jadi, bila nanti di kemudian hari suami & istri sama-sama sudah dinyatakan SEHAT dan siap HAMIL, kita tidak perlu menunggu pasangan kita pengobatan dulu sekian waktu, karena sudah sama-sama siap (tidak buang-buang waktu).

Untuk pemeriksaan cek sperma bisa dengan inisiatif kita mencari RS & jadwal Dokter Spesialis Androlog yang praktek di RS pilihan kita, atau lebih dulu saat istri kunjungan ke Dokter SPoG, sang istri bisa meminta pada Dokter untuk dibuatkan Surat pengantar cek Lab sperma + ke spesialis Androlog untuk suami kita.

So, ibu-ibu, tetap semangat ya dengan doa serta ikhtiarnya menanti momongan.
Saya juga sama, masih berjuang dan ekstra Maha Sabar dalam penantian ini (apalagi maha sabar menghadapi nyinyiran ibu-ibu yang berlidah pedas). 

Saya bisa terlihat strong, sabar, tapi jangan salah, kalau sudah mewek ya sudahlah bisa nangis diatas sajadah / dipelukan suami sambil meluk boneka kucing kesayangan dan bilang ke suami, "aku pengen anak Mas, aku nga minta apa-apa, cuman ingin dikasih anak sama Allah". Sambil nangis sesengrukan dibalik mukena.

Bismillah, semoga ikhtiar kita di bulan Ramadhan ini, diberikan kemudahan ya Bunda.
Peluk sayang, saling support dan saling mendoakan.
Apalagi di bulan Ramadhan ini, Insya Allah doa-doa kita diijabah oleh Allah SWT. amin ya robal'alamin.

Read more : Program Hamil Bulan ke-1 : PCOS Survivor

Seribu Peta Negeri Amedeo | Part 2

Thursday, 1 June 2017

Cerita sebelumnya Seribu Peta Negeri Amedeo | Part 1


"Angela...Angela!" teriak kakek di teras depan rumah sembari membawa secangkir teh manis hangat yang masih mengepul.
"Ada apa kek?" tanyaku dari kejauhan.
"Sedang apa kau disana? Ayo masuklah ke dalam, sudah larut malam ini!" perintah kakek dengan suara yang sudah tidak terlalu jelas di dengar.
Aku berlari pelan menuju arah kakek sembari membawa sebuah ember kecil dan bola-bola kristal di tangan kiriku.

Kakek memintaku untuk menyiapkan makan malam. Aku hangatkan makanan seadanya yang kumasak sejak tadi pagi. Aku tuang sup jagung kesukaan kakek ke dalam sebuah mangkok kaca. Sesaat saat aku sedang menuangkan sup, aku melihat cahaya kilat berwarna merah yang sesekali terlihat dibalik kaca yang terpasang tepat di depan kamarku. Aku kira itu lampu mobil tetangga sebelah rumahku. Tapi semakin aku perhatikan, cahaya merah yang kulihat semakin menyilaukan mata. Aku letakkan panci berisi sup yang masih panas itu ke atas kompor. Aku berjalan pelan, sangat pelan sampai-sampai sandal karetku tidak terdengar. Mungkin kalau kakekku melihat bayanganku berjalan sepelan itu, ia akan mengira ada maling mengendap-endap ke dalam rumah kami.

Perlahan dan pelan, aku berjalan mendekati dinding depan kamar. Jantungku berdegup dengan kencangnya, pikiranku sudah tidak karuan. Aku membayangkan ada pencuri yang sedang membongkar kamarku dan mencari-cari benda berharga. Walau sesaat aku teringat bahwa di kamarku yang tidak terlalu besar itu hanya terdapat sebuah lemari tua berwarna coklat, rak boneka 4 tingkat buatan kakek, sebuah ranjang besi dengan seprai berwarna ungu tua, sebuah meja belajar dan kursi kayu yang sudah usang.

Langkah kakiku semakin mendekat tepat di depan pintu kamar yang berhadapan dengan kaca yang terpasang depan pintu kamarku. Sinar merah itu masih saja terus mengeluarkan kilatnya yang menyilaukan mata. Aku siapkan seluruh keberanianku. Dan sesaat saat aku akan masuk ke dalam kamarku sendiri, sebuah pot bunga plastik yang tergeletak indah di sudut depan kamar tiba-tiba terjatuh dan buyar sudah konsentrasiku untuk menyergap maling yang berada di dalam kamarku. Tapi aku tak gentar, aku langsung saja masuk dan melempar tatapan tajamku ke setiap sudut kamarku hingga ke kolong tempat tidur. Tapi tidak kutemukan seorang pun di dalam. Tetapi sesaat kemudian mataku memicing pertanda melihat sesuatu dibalik selimut ungu muda dan bergerak-gerak perlahan. Secepat kilat aku berjalan ke arah ranjangku dan menyibakkan selimutku. Sesaat setelah aku membuka selimut itu ternyata yang kutemukan adalah seekor kucing hitam berbulu lebat dengan mata tajamnya berwarna... tunggu. Apa aku tidak salah lihat. Mata kucing itu itu berwarna merah. Setahuku warna mata kucing kebanyakan kalau tidak biru, kuning, coklat atau abu-abu. Tapi kucing itu lucu juga pikirku. Manis. Aku pun bergegas mendekat ke arah tempat tidurku. Aku usap bulu lebatnya, dan nampak terlihat ia senang dimanja. Ekornya bergoyang-goyang, matanya tajam mentapku seperti ia sedang melihatku dan ingin berkenalan denganku. Tapi darimana dia berasal? Darimana dia bisa masuk kamarku?

Kulihat sekeliling jendela kamarku yang sudah kututup rapat sejak tadi sore. Tidak ada satupun jendela yang tidak kututup. Ahh..mungkin saja kucing ini sudah masuk kamarku sejak siang hari, tapi ia masih bersembunyi di kolong tempat tidurku. Jadi aku tidak mengetahuinya. Tapi...cahaya kilat berwarna merah kilat yang keluar dari dalam kamarku, berasal darimana ya? Tanyaku dalam hati. Apa mungkin seperti dugaanku sebelumnya, itu lampu mobil Desta tetangga baruku itu. Hmm..sudahlah pikirku. Yang penting sekarang aku punya peliharaan baru yang entah datangnya darimana. Kuharap kakek mengijinkanku untuk memeliharanya. Chiko. Ya, Chiko! Kuberi kucing hitam itu dengan nama Chiko.

Sudah 1 bulan berlalu, tapi musim panas masih menyambut setiap hariku. Matahari yang muncul dengan teriknya memaksaku untuk menggunakan payung setiap kali kakek menyuruhku pergi ke rumah Tante Sabrina mengembalikan surat kabar harian setiap harinya. Aku sempat protes pada kakek, mengapa tidak berlangganan saja. Jawaban kakek masih tetap sama sejak setahun yang lalu. Hemat! Agar uang untuk berlangganan koran bisa kami alokasikan untuk membeli makanan kami sehari-hari.

Kakek hanyalah seorang pensiunan pegawai kereta api di kota tempat kami tinggal, jadi untuk memenuhi kebutuhan kami tiap bulan, kami harus mengirit. Bahkan saking iritnya, aku sampai tidak bisa jajan macam-macam seperti teman-temanku di sekolahan. Tapi walau begitu, aku tidak mengeluh, karena aku percaya, tidak ada mimpi yang tidak mungkin terwujud di dunia ini. Suatu hari nanti, aku akan menjadi seorang gadis terkaya di kota kecil ini.

Kali ini dengan penuh senyum yang merekah, aku berlari riang sembari membawa buku kecil dengan tulisan namaku di depan sampulnya yang bila terkena air, maka warna buku itu akan berubah-ubah.

Sesampainya aku di teras rumah, aku berteriak girang memanggil-manggil kakek Sam. Aku masuki setiap kamar dalam rumah tua itu dengan niat memperlihatkan isi buku kecil yang kubawa ini. Satu demi satu aku masuk ke setiap kamar, tapi sama sekali tidak kudapatkan sosok kakek Sam dalam rumah. Hingga saat aku sudah sampai di kamar belakang dekat dengan kebun kakekaku mencium aroma seperti kentang yang dibakar berpadu dengan harum aroma bunga mawar biru. Aku resapi wangi yang sudah menyebar di ruangan tempat aku berdiri. Dan tiba-tiba terdengar teriakan seorang lelaki yang berlari mendekat ke ruang tempat aku berdiri saat ini. Badanku gemetar, aku coba bersembunyi di bawah laci lemari perkakas dapur. Dan seketika saja suara lelaki yang tadi kudengar itu makin mendekat memasuki ruang ini.
''Angela...angela!''
Spontan aku langsung berdiri dan melihat siapakah gerangan yang memangilku. Ternyata Andrea yang sudah kembali dari perjalanannya. Aku mengenalnya dari kalung bergambar lingkaran yang ditengahnya terdapat perpaduan gambar burung elang dan sebuah pedang. Kalung pemberianku saat melakukan perjalanan itu. Tapi....tapi...ia berubah! Ia berubah. Kulit putihnya lebih pucat dari sebelumnya, rambutnya yang awalnya berwarna pirang kecoklatan sekarang berganti dengan warna abu-abu gelap. Pakaian yang ia kenakan tidak sama dengan pakaian yang ia kenakan saat melakukan perjalanan bersamaku. Kini ia mengenakan pakaian seperti jaket panjang melebihi lutut yang terbuat dari bahan kulit berwarna hitam. Sinar matanya berwarna merah gelap dengan bola mata yang memicing seperti mata kucing.

Kami pun saling berpandangan. Dan ia seketika mengenaliku karena melihat kalung bergambar burung merak dengan tulisan huruf 'A' di tengahnya. Aku dan Andrea saling mendekat, seribu pertanyaan meloncat di benak kami masing-masing.

''Apa yang terjadi denganmu?'' tanyaku perlahan.
''Aku sudah kembali. Perjalanan itu...perjalanan itu membuatku berubah seperti ini'' jelasnya tanpa berkedip memandangku.
''Mengapa bisa begitu?'' tanyaku
''Ceritanya panjang, yang pasti...aku sudah menemukan jejak dimana Ayah dan Ibumu berada''. Jawabnya.

Sesaat aku terdiam. Terangnya langit diluar rumah seperti semakin menyilaukan mataku saja. Aku tatap mata Andrea lekat-lekat. Ia tidak bersuara apapun, hanya terdengar langkah kaki kami masing-masing yang saling mendekat perlahan. Tiba-tiba suara kakek Sam terdengar tidak jauh dari ruangan kami. Suara seperti mesin potong rumput menemani teriakan kakek Sam yang memanggilku berulang kali.
 Andrea terlihat nampak panik dan segera menyuruhku untuk lekas keluar rumah menyusul kakek yang memanggilku. Aku seperti tak bisa menolak perintahnya. Seketika aku bergegas membuka pintu belakang dan berlari ke arah kakek memanggil. Dan tanpa kusadari buku kecil milikku aku tinggalkan di meja dekat laci lemari pisau.

To be continued

Wajib Diketahui Sebelum Kamu Berlibur Ke Hongkong

Monday, 29 May 2017
via. fodors.com


[ADVERTORIAL / CONTENT PLACEMENT]

Banyak agen tour yang menawarkan paket wisata ke Hongkong, tapi tahukah kamu, liburan dengan menyusun rencana liburan sendiri ternyata lebih seru?

Hongkong, menjadi salah satu destinasi wisata yang menjadi favorit di Asia, selain gedung pencakar langitnya, ada banyak tempat menarik yang bisa kamu kunjungi. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan saat kamu menggunakan agen perjalanan.
Memang lebih mudah menggunakan agen perjalanan, kamu tidak harus berfikir akan kemana dan naik apa setelah ini. Namun, banyak yang mengeluhkan jika menggunakan agen perjalanan kamu tidak akan puas menikmati satu tempat wisata, atau saat kamu sudah bosan dengan tempat wista tersebut, kamu masih harus menunggu anggota tur kamu yang lain. Jadi, mengapa tidak melakukan perjalanan ke Hongkong sendiri?

via. cnn.com

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dan persiapkan sebelum memulai perjalanan sendiri ke Hongkong, sebagai hadiah untuk diri sendiri buatlah jadwal paket wisata ke Hongkong sendiri, kamu bisa menyusunnya sesuka hati, namun perhatikan lokasi tempat wisata yang menjadi tujuanmu, pastikan semuanya bisa dilakukan dalam sekali jalan. Atau kamu hanya ingin menghabiskan seharian di Disneyland maupun di Ocean Park, bebas saja. Semua keputusan ada di tanganmu. Nah, berikut hal-hal yang perlu kamu perhatikan ketika akan berlibur di Hongkong:

Paspor dan visa: Paspor sih sudah pasti harus kamu miliki, namun Hongkong termasuk tempat yang bebas visa, jadi kamu tak perlu mengurusnya.

Tiket pesawat dan Hotel: Dua hal ini juga sangat penting selain paspor. Sekarang kamu tak perlu pusing memikirkan dua hal ini, terlebih mengenai hotel. Dengan paket wisata ke Hongkong dari Traveloka semuanya jadi mudah, loh. Kamu bisa membeli tiket pesawat dan hotel secara bersamaan, dan pastinya harga keduanya menjadi lebih murah ketimbang kamu membeli secara terpisah. Gak percaya? Coba deh cek https://www.traveloka.com/packages/hong-kong

via. blog.traveloka.com

Mata Uang : HongKong Dollar ($), silahkan kamu tukar sebelum pergi ke Hongkong, bawa secukupnya saja, sisanya tukar ke USD untuk berjaga-jaga jika kamu membutuhkan dana disana, bisa di tukarkan di lokasi tujuan.

Perhatikan cuaca saat waktu kedatanganmu: HongKong memiliki 4 musim. Jadi, sebelum pergi tak ada salahnya browsing mengenai cuaca yang sedang berlangsung disana, apakah musim dingin, gugur, panas, atau bahkan sedang bersalju.

Unduh saja aplikasi mengenai travel HongKong, salah satu yang bisa kamu unduh adalah “Triposo HongKong”. Apps tersebut akan membantumu menemukan jalan dan tempat wisata di Hongkong. Tempat-tempat wisatanya pun adalah tempat wisata terbaik. Kamu juga akan di beri petunjuk mengenai tempat makan yang dekat dengan tempat wista tersebut. Sangat memudahkan, bukan?


via. iq.intel.com

Unduh pula aplikasi “MTR Tourist”. Aplikasi ini merupakan apps resmi yang di release oleh Mass Transit Railway (MTR) Corporation Ltd. HongKong. Apps ini akan memudahkanmu untuk mengetahui jalur-jalur MRT di sana. Jadi kamu tak akan tersesat.

Tak perlu ribet membawa peta, unduh juga GPS offline, seperti Google Map versi Offline. Saat kamu berjalan kaki dan sulit menemukan jalan, maka GPS akan sangat membantu. Karena tidak semua orang Hongkong fasih berbahasa Inggris.

Bawa alat tempur kamera terbaikmu. Berlibur tanpa mengabadikan setiap perjalananmu rasanya kurang lengkap. Alasan lainnya adalah Hongkong memiliki banyak spot yang akan membuatmu terpesona dan berdecak kagum. Jadi, tak ada salahnya mengabadikannya dan membagikan kebahagiaanmu lewat sosial media, bukan?

Custom Post Signature

Custom Post  Signature