Top Social

Featured post slider

LONG VACATION #2 : UNIVERSAL STUDIOS SINGAPORE

Thursday, 7 June 2018


Yippie di yay! Akhirnya terkumpul juga energi untuk menulis blog post kelanjutan backpacker-an saya bersama suami beberapa bulan lalu. Dan untuk liburan kami ke Singapura kali ini, misi paling utama sudah bukan lagi wisata kuliner & naik MRT, tetapi misi utamnya the one and only adalah mengunjungi Wahana Universal Studio Singapore (USS)! Yeayyyyy!

So, makanya suami sudah mempersiapkan tiket masuk USS dari jauh-jauh minggu. Dan seperti biasa, istrinya-lah yang diminta mengurus pemilihan tempat menginap dan urusan pengeluaran nanti selama di Singapura. Suami tahu beres pokoknya. Ia hanya bertugas mengurus pembelian tiket pesawat dan USS saja.

Dan tibalah kami di hari ke-3 di Singapura, tepatnya hari Rabu nan cerah, Langsung saja kami bergegas untuk menaiki MRT ke Vivo City Mall. Karena arah masuk ke USS melalui Vivo City. Dengan perasaan kami berdua yang super-duper excited, akhirnya sampai juga kami masuk ke wahana Universal Studio Singapore! Huwaaaaaa...... happy-nya selangit. Terus terang, saya tidak pernah terlintas kepikiran akan bisa jalan-jalan ke USS dengan suami. Tapi ternyata diberi banyak kemudahan rezeki. 
Ditambah lagi alasan kami harus ke USS kali ini, mumpung umur kami masih 30an lebih sedikit, masih dikasih kuat kaki untuk berjalan, energi yang banyak, mumpung juga belum ada anak, sehingga kami bisa main sepuasnya nanti di USS, memainkan semua wahana disana. Sehingga kelak setelah kami dianugerahi anak (amin) kelak kami akan datang kembali bersama anak-anak kami. Dan saya sudah tidak perlu lagi pusing memikirkan ingin naik wahana ini-itu tapi terhalang dengan bawa anak yang masih kecil.


Film anak-anak paling ter-favorit sejak saya kecil

Lanjut ke wahana permainan selanjutnya... Sesame Street!
Butuh 30 tahun lebih untuk akhirnya saya bisa bertemu pemain Sesame Street. Rasanya itu....terharu campur happyyyyyy selangittttt...
Bisa ketemu sama Elmo dan kawan-kawannya itu seperti cita-cita jaman anak-anak terwujud.hihihi...
So, dipastikan wajib untuk diabadikan. Dan untungnya karena kami berangkat sedari pagi ke Vivo city, saat kami masuk ke USS pun masih nampak lowong. Belum banyak berjejalan turis-turis dan pengunjung. Jadinya membuat saya & suami bebas berjalan tanpa harus berdesak-desakan.



Pertama kami memasuki USS (Universal Studio Singapore) masih terlihat cukup lowong, karena masih pagi. Jadi kami masih menyempatkan jalan-jalan mengitari USS. Melihat kolam-kolam buatan dengan perahu-perahu kecilnya. Kami sempatkan pula untuk berfoto dengan Autobot & Optimus Prime. Yippie.hehehe.... Mata cantik ala anak kecil langsung berbinar-binar saking senengnya ngelihat robot kesukaan berdiri gagah.
Soalnya sedari kecil saya memang lebih senang main robot-robotan punya kakak laki-laki saya, dibanding main barbie. Ingat banget saat Kakak punya robot-robotan yang bisa berubah menjadi mobil.

Dan alhamdulillah akhirnya kesampaian juga foto sama robot kesayangan, bareng suami tersayang.hihihi....


Cuaca panas tidak menghalangi untuk main semua wahana.

Di depan istana kerajaan Far Far Away punya-nya Shrek & Princess Fiona.
Foto sambil berpeluh keringat karena cuaca panas


Toko suvenir Shrek



Suvenir Universal Studio Singapore


Suasana di sore hari, sudah mulai sesak dengan para turis.

Suasana malam hari, sekitar pukul 7 malam waktu Singapura


Dan akhirnya setelah kami mencoba lumayan banyak wahana permain disana, akhirnya lelah juga, tapi hati ini super-duper gembira nan sumringah. Alhamdulillah.....diberi rezeki bisa liburan, sehingga kami bisa kembali sejenak menjadi anak kecil melakukan permainan seru di wahana permainan.


Tak Hanya Bangkok, Wisata di Thailand Tengah Ini Juga Menarik Untuk Dikunjungi

Thursday, 31 May 2018
Thailand adalah negara di Asia Tenggara yang terkenal akan kuil-kuilnya yang megah dan pantainya yang eksotis. Sebagai ibukota negara, tentu saja Bangkok adalah tujuan utama para wisatawan saat berlibur ke Thaliand. Apalagi maskapai besar seperti Garuda Indonesia juga mendarat di bandara Bangkok. Karena hal itulah, wisatawan biasanya hanya berkutat di Bangkok saja. Padahal jika mau bergeser sedikit ke daerah Thailand Tengah, ada banyak juga tempat wisata yang asyik dan patut dikunjungi.

Letak Thailand Tengah tidak jauh kok dari kota Bangkok. Untuk ke daerah Thailand Tengah, kamu hanya tinggal membeli tiket Garuda Indonesia menuju Don Mueang Bangkok lalu bisa menaiki angkutan umum atau taksi menuju ke daerah Thailand Tengah. Atau jika kamu sudah menghabiskan malam di Bangkok, kamu bisa mulai eksplor daerah Thailand tengah di hari kedua liburanmu. Nah daripada bingung, berikut ini nih destinasi wisata di Thailand tengah yang bisa kamu kunjungi.

Hua Hin

foto:thailandwanderer.com

Hua Hin adalah kota yang berada di pesisir pantai, letaknya tidak terlalu jauh dari Bangkok. Kamu bisa menggunakan transportasi umum atau menyewa mobil dari Bangkok untuk menuju ke sini.  Meski belum terlalu dikenal wisatawan, di Hua Hin kamu bisa menemukan berbagai tempat wisata yang tak kalah indahnya dengan Phuket. Kamu bisa mengunjungi Hua Hin Hills Vineyard yang merupakan kebun anggur dengan pemandangan gunung yang indah. Di sore hari kamu bisa duduk santai di tepi pantai Hua Hin sambil menikmati kudapan yang dijual di kafe-kafe sekitar pantai. Jika kamu berlibur bersama keluarga, Santorini Park Cha-Am bisa menjadi destinasi tujuanmu.


Kanchanaburi

foto: SERENATA HOTELS

Cobalah untuk naik kereta api dari Bangkok menuju ke Kanchanaburi. Kota ini tidak begitu jauh dari Bangkok, namun suasana yang kamu dapatkan bakalan jauh berbeda. Bagi para penyuka sejarah, tentu Kanchanaburi adalah pilihan yang tepat karena terdapat peninggalan Perang Dunia II di sana. Kota ini juga terkenal akan hotel terapungnya yang mewah itu.

Lopburi

foto: traveltoasiaandback.com

Terletak sekitar 150 KM dari Bangkok, kota ini juga bisa banget kamu jadikan destinasi wisatamu. Kota ini dipenuhi oleh kuil-kuil kuno nan indah yang sayang untuk dilewatkan. Selain kuil kamu juga bisa menyaksikan ribuan kelelawar yang terbang bersamaan pada saat menjelang. Pemandangan ini merupakan pemandangan yang unik dan menarik. Dan jika kamu berlibur pada bulan November hingga Februari, pastikan untuk mengunjungi taman bunga matahari dan melihat hamparan bunga tersebut bermekaran dengan indahnya.



Ayutthaya

    foto:wikipedia.org

Kota ini terletak dekat sekali dengan Bangkok, tak ada salahnya kamu meluangkan waktu untuk bermain ke sini. Kota ini memiliki kuil-kuil kuno serta Istana Bang Pa In yang sangat terkenal itu. UNESCO menetapkan bahwa kota ini adalah kota historis lho, rugi banget kan kalau tidak ke sana.

Bagaimana? Masih ingin hanya berkeliling Bangkok saja? Jangan sampai merasa rugi karena tidak berkeliling ke tempa-tempat cantik di atas ya. Jangan lupa untuk terus memantengi website travel andalanmu dan mendapatkan tiket Garuda Indonesia dengan harga yang nyaman dikantong. Terbang bersama Garuda Indonesia ke Thailand tentu akan menjadikan liburanmu semakin berkesan, bukan?

PENGALAMAN OPERASI GIGI GERAHAM BUNGSU (Part 2)

Monday, 21 May 2018
Bismillahi'rahmanirahim.

Senin, 21 Mei 2018.
Pagi ini adalah jadwal saya untuk operasi kecil gigi geraham bungsu (lagi) atau disebut odontektomi.

Awalnya sih gigi bungsu kanan bawah saya tumbuh sekitar 5-6 minggu yang lalu lah. 2 minggu awal nggak ngerasa sakit. So, pede dong hatinya, ah kayaknya ini gigi tumbuhnya bagus. Jadi nggak perlu operasi lagi.
Ehh tahu-tahunya masuk minggu ketiga disuatu siang, kepala rasanya sakittttt pake banget. Pening nggak karuan.
Sampai-sampai saat malam tidur sama suami & lengan suami nyenggol bantal doang, alamak langsung emosi jiwa saya. Rasanya itu loh, ke-senggol dikit pengen langsung nonjok kepala sendiri / nimpukin bantal ke wajah suami.hehehe...

So, pada akhirnya diputuskan-lah untuk cek gigi di sabtu ceria. Kali ini saya pertama kali cek gigi ke Klinik Gigi senyum ceria di bilangan Bintaro. Info klinik gigi tersebut saya dapat dari rekomendasi grup whatsapp Bapak-bapak komplek.

Setibanya di Klinik gigi Senyum Ceria cabang Bintaro, saya dicek giginya & di foto rontgen mungil (hanya di foto area gigi bungsu, tidak seluruh gigi). Hasilnya, Bu Dokter menganjurkan untuk operasi cabut gigi geraham bungsu kanan bawah (langsung panas-dingin).

Setelah selesai pemeriksaan, saya diminta untuk ke bagian kasir. Selain melakukan pembayaran, juga menanyakan soal jadwal Dokter untuk tindakan operasi gigi saya nanti beserta biayanya. Dan jawabannya, saya akan dikabari via telepon sekitar 2-3 hari ke depan perihal jadwal Dokter & Biaya tindakan operasi.

Singkat cerita, di suatu malam, saya akhirnya dihubungi oleh Mbak-Mbak dari Kliniknya tersebut. Sudah happy-lah saya, saat operasi akan dijadwalkan hari sabtunya.
Tapi, saat saya mendengar angka nominal biaya operasi Gigi geraham bungsu yang cuman 1 biji DOANG, disebutkan bahwa biayanya adalah 7,2 JUTA!!

Astagfirullah'aladzim. Ebusedddddd... Langsung rasanya pengen protes ke si Mbak di ujung telepon. Alamak 7,2 jeti cyin! Dikira saya mau operasi usus buntu kali ya, cuman odontektomi 1 gigi sampe segitu biayanya.

Yasudahlah, langsung saja saya menolak dengan nada sopan, bahwa saya dalam keputusan tidak akan melakukan operasi odontektomi di Klinik gigi tersebut.
Sempat sih, Mbaknya menanyakan kenapa saya tidak jadi. Dan sekonyong-konyongnya saya menjawab dengan nada ramah,
"nga jadi deh Mbak. Biayanya mahal banget. Kalo segitu (7,2 juta) mending buat saya qurban nanti sapi seekor / kambing 2 ekor" wakakak....
Dan nampaknya si Mbak di ujung telepon seperti ingin ketawa tetapi ditahan.

Ya iyalah, 7,2 juta cuman buat operasi impaksi gigi 1 bi-ji do-ang!. Perasaan saya survey kesana-kemari, buat operasi gigi geraham bungsu per 1 giginya, kalau di :
  • RS sekelas RS.Santosa & RS.Boromeus Bandung : biayanya kisaran 1-5 sampai 2 juta saja. (siapa yang nggak kenal 2 RS swasta ternama di Kota Bandung tersebut).
  • RSGM UNPAD : Rp.450.000,- saja.
Nah ini, di Klinik Gigi ceria, harga cuman cabut 1 Gigi geraham 7,2 juta. *Tepok jidat*. Fix ini mah, idul adha Agustus nanti mau qurban sapi aja.amin. *toel suami*

Maka diputuskanlah oleh saya, Senin minggu depan akan pulang ke Bandung & kontrol langsung ke RSGM Unpad.

Fakta tentang gigi bungsu :
Gigi  bungsu tersebut merupakan gigi geraham / gigi molar ketiga permanen yang tumbuh paling akhir. Biasanya gigi bungsu tumbuh di usia 18 tahun sampai dengan usia 23 tahun. Dikarenakan tumbuh terakhir maka gigi tersebut akan kekurangan ruang untuk tumbuh dengan baik di rahang atas maupun rahang bawah. Keadaan ini disebut impaksi atau terpendam. Gigi impaksi bisa saja tertutup oleh jaringan lunak (gusi/mukosa mulut), tertutup oleh tulang alveolus, dan bisa tumbuh sebagian atau seluruhnya terpendam di dalam tulang (imbeded).
Kondisi ini tidak hanya terjadi pada gigi molar ketiga saja tetapi juga memungkinkan terjadi di gigi lainnya seperti gigi geraham kecil / gigi premolar, gigi taring / gigi caninus/ dan gigi seri / gigi insisivus.
Rumah Sakit Gigi dan Mulut
Universitas Padjajaran - Bandung

Proses operasi :

Walau November 2016 yang lalu, saya sudah punya pengalaman menjalani operasi odontektomi gigi geraham kiri bawah, tetapi sepertinya gigi kanan mengikuti jejak untuk harus dicabut kembali.

Sebelum tindakan operasi dimulai, saya disuntikkan obat bius lokal yang membuat mulut, gusi kanan menjalar hingga daun telinga kanan terasa baal, ditambah lidah kanan yang terasa seperti kesemutan.

Dan untuk odontektomi gigi bungsu kanan bawah saya kali ini, dilakukan oleh Ibu dokter cantik berkerudung. 

Awal tindakan saya disuntik obat bius lokal di beberapa titik area gigi yang akan dicabut. Dan saat proses pencabutannya kali ini, sang Dokter sampai dibantu oleh 2 mahasiswa Co-As. Yang 1 pegang sedotan air liur, yang 1 lagi.... jreng-jreng buat megangin kepala saya! 

Iyes kepala saya harus dipegangin biar nggak reflek geser-geser. Soalnya ternyata gigi bungsu saya amat sangat sulit dicabut. Sampe pake acara di bor berulang kali, dicungkil-cungkil, diketok-ketok, bahkan saya bisa ngerasain saat Dokternya harus pakai pose berdiri buat nyabut si gigi saya yang tertanam kokoh bin kuat sekuat semen tembok. Gonta-ganti alat tang juga karena saking amat susahnya diambil.
Bahkan sampe harus juga sang Bu Dokter berkali-kali pakai tenaga dalam buat bikin gigi saya oglek-oglek dulu (tarik kanan-tarik kiri) sampai akhirnya berhasil dicabut sampai akar-akarnya. ***antara pengen meringis tapi juga pengen ngetawain gigi sendiri yang sampe segitunya harus pake drama pencabutan*.


Pasca operasi :

Selesai operasi saya diberi resep antibiotics 12 butir untuk 3 hari (harus dihabiskan) & asam mefenamat yang diminum sebagai pereda rasa sakit.

Sekitar 1,5 jam berlalu, saya masih nampak ceria bisa ngobrol dengan kalimat tidak jelas. Masih bisa senyum walau sambil ngences. Ehhhh....setelah 1,5 jam berlalu & efek obat biusnya sudah mulai hilang, astagfirullah'aladzim ya Rabb.... sakitnya naudzubillah'imindzalik 😣

Kepala kanan samping dan atas seperti ditusuk-tusuk batang kayu, kemudian ditambah rasa sakit gigi di dalam mulut pasca operasi, rasanya jedut-jedut nggak karuan. Belum lagi air liur bercampur darah, bekas robekan gusi membuat lengkap sudah rasa sakit tiada tara yang saya rasakan seharian.

Pengennya cuman minum air. Manalagi Papaku yang sedari pagi menemani saya ke RSGM Unpad, pulangnya mampir dahulu ke rumah makan Gudeg Yu Nap dan membeli seporsi sayur krecek pedas untuk menu berbuka puasa. Alamak..... Makin-makinlah saya tergoda pengen makan sayur krecek pedas favorit saya.
Tapi, nasihat dari Bu Dokter, saya dianjurkan untuk jangan dulu makan makanan pedas dan panas. Karena malah membuat pendarahan tidak cepat berhenti. Disarankannya memakan makanan yang dingin, es krim juga justru diperbolehkan untuk membantu proses mempercepat pembekuan darah pasca operasi.

Belum lagi rasa sakit saya rasakan saat sore hari. Dimana waktu siangnya Saya sempatkan untuk tidur siang. Saat sedang lelap-lelapnya tertidur, sekitar jam 15.30 sore tiba-tiba saya terbangun mendadak dan merasakan rasa yang amat sakit di gigi dan kepala sisi kanan. Sampai-sampai Saya menangis dan hanya bisa tergolek lesu kesakitan di tempat tidur, sembari memanggil Papa untuk mengambil kompres es batu untuk pipi kanan saya.

Singkat cerita, ahirnya tiba juga bedug magrib berbuka Puasa. Ajaibnya nafsu makan saya meningkat. Padahal sebelum-sebelumnya, saya itu dalam sehari hanya makan seringnya saat malam saja sekalian menemani suami makan malam. Pagi dan siang justru saya tidak nafsu makan.

Tapi di kala gigi saya sakitnya ampun-ampunan, justru nafsu makan saya meningkat drastis. Dalam setengah jam saja, saya menghabiskan 2 porsi bubur polos dengan sedikit topping suwiran ayam. Padahal biasanya boro-boro makan bubur, apalagi 2 piring.hehehe... Kemudian dilanjut lagi dengan ngemilin es krim walls rasa cokelat serta pangsit goreng.hahahha... alamak, ini sih bukan doyan, tapi kelaparan campur nafsu makan bergejolak, mentang-mentang lagi di Bandung (surganya kuliner enak nan murah mursida cyin).

Malam harinya, saat sedang asyik nonton TV sama Papa, rasa sakit giginya datang kembali. Ampun, sudah nggak bisa lagi konsentrasi nonton, dan berakhir dengan gulang-guling di kasur sambil sesekali mengelus-elus pipi kanan yang nyerinya aduhai.

Semoga, besok rasa sakitnya sudah reda dan membaik. Dan mudah-mudahan dengan dibereskannya masalah gigi geraham bungsu saya kanan-kiri, bisa menjadi jalan lancarnya program hamil yang sedang saya jalankan. Jadi kelak saat nanti hamil (Amin) sudah tidak ada lagi masalah per-gigi-an, apalagi cabut-cabut gigi yang efeknya malah akan membuat kehamilan saya nanti tidak berjalan nyaman.

Tempat pendaftaran.
Buka dari pukul 08.00 pagi.

Keterangan tambahan :
  1. Operasi Odontektomi (operasi kecil gigi) dilakukan di : RS Gigi dan Mulut (RSGM Unpad).
  2. Alamat : Jalan Sekeloa, Bandung.
  3. Jam buka : pukul 08.00 pagi - 16.00 sore.
  4. Hari : Senin - Minggu (Minggu & Hari Libur tetap buka).
  5. Untuk kasus bedah mulut, layanan operasi dilayani hanya pada Hari : Senin s.d. Jumat.
  6. Untuk Sabtu & Minggu : hanya tersedia layanan Dokter Gigi umum & IGD.
  7. Biaya Pendaftaran : Pasien Baru Rp.5.000,- & Pasien lama Rp.2.000,-.
  8. Biaya odontektomi : Rp. 450.000.
  9. Biaya farmasi : Antibiotics + Asam mefenamat. Total Rp. 21.000 (saja).
  10. Biaya rontgen Gigi : Rp 70.000,- . Dan hanya menunggu 5-10 menit, hasil rontgen panoramic Gigi dapat langsung diambil.
  11. Untuk operasi gigi, tidak bisa dilakukan pada Hari H kedatangan, tetapi akan dijadwalkan terlebih dulu oleh Dokter Co-As, mengingat kuota operasi dalam sehari hanya 5 pasien. Sehingga, untuk kedatangan pertama kali berguna untuk pengecekan Gigi oleh Co-As / Resident / Dokter, serta melakukan Rontgen Gigi.
  12. Disarankan datanglah dari jam setengah 8 pagi untuk memgambil nomer antrian awal. Sehingga Kita tidak menunggu terlalu lama untuk dilakukan observasi Gigi.
  13. Di RSGM Unpad, tersedia pula layanan : tambal Gigi, cabut gigi, periksa gigi, pasang behel (kawat Gigi), dan tindakan operasi bedah mulut.
  14. Untuk pembayaran & pengambilan obat, dilakukan di lantai 2. Dan juga menerima pembuatan kuitansi untuk kebutuhan reimbursement.
Semoga, info diatas bisa memberi manfaat bagi teman-teman di Bandung dan sekitarnya, yang merasa gigi geraham bungsu tumbuh & perlu dicabut.
Semoga lekas sembuh.

PENGALAMAN SPIRITUAL : ALLAH SEBAIK-BAIK PERENCANA

Friday, 4 May 2018

Bismillahirahmanir'rahim.

Akhirnya masuk juga bulan Mei 2018. Bulan di mana bagi saya sangat ditunggu-tunggu, yaitu menjelang Bulan Ramadhan. Dan di samping itu, ada beberapa hal membahagiakan yang Allah beri pada saya dan suami di bulan penuh berkah ini. alhamdulillah.

Kalau dilihat-lihat memang beberapa minggu ke belakang, semangat saya menulis di blog kesayangan sedang menurun, walau sebenarnya ide-ide postingan yang ingin dituangkan sudah berbaris rapih di noted HP. Karena di bulan April kemarin, saya mengawali bulan dengan liburan bersama suami, melepas penat suami dengan pekerjaannya sekalian dia menyambut tempat kerjanya yang baru.

Dan hari ini sebenarnya adalah hari ke-5 suami baru saja masuk kerja di tempat kerja barunya. Perusahaan baru yang membuatnya senang, bangga terutama terlihat senyum sumringahnya, terlihat beban besar di pundaknya seperti terbang menguap dan digantikan dengan pelangi-pelangi alangkah indahmu.hehehe.... alhamdulilah.

Dan lucunya lagi, walau hari ini terhitung baru hari ke-5 suami bekerja di perusahaan baru, hari ini pun ia sudah diberi tugas negara (dinas) oleh kantornya hehehe... Dan nggak tanggung-tanggung, alhamdulillah tugas dinasnya dikirim ke Pulau Dewata. Jadinya, di hari ini, di kala suami sibuk ngurusin kerjaan, sang istri yang mempesona ini ditinggalin sendirian untuk menikmati me time di akhir pekan. Memang sih, sempat sebel juga karena weekend quality time kami kali ini sedikit diganggu dengan pekerjaannya. Makanya malam ini saya sempatkan buka-buka laptop menengok blog tercinta sembari mengisi waktu.

Tapi setelah dipikir-pikir dan mengenang perjalanan & perjuangan rumah tangga kami di 3 tahun ke belakang, alhamdulillah ya Rabb, sekarang banyak sekali nikmat yang kami dapatkan dari Allah. 
Memang benar ya apa kata orang diluaran sana, "Sehabis hujan, Terbitlah pelangi".




Allah Maha Baik.
Kalau diruntut, rezeki yang di dapat kami sejak bulan Ramadhan setahun kemarin, cara datangnya pun bisa dibilang ajaib. Yaitu rezekinya selalu datang AMAT SANGAT TEPAT saat kami membutuhkan pertolongan dari Allah SWT. 

Dengan kata lain, di saat Allah beri kami ujian (cobaan) ; di saat hati saya & suami dilanda deg-deg-an dengan terngiang kalimat di kepala kami berdua, "cobaan apalagi ini ya Allah yang datang pada kami?"
Ternyata yang kami perlukaan saat itu hanya cukup bersabar saja kurang dari sebulan.
Dengan sekejap Allah beri jalan keluar yang mudah maupun rezeki yang datangnya (tidak pernah secuil pun) kami duga sebelumnya.
Entah semua hal baik, kebaikan dan rezeki ini kami dapatkan dari sumber yang mana, karena banyak hal yang bisa terjadi.
Dari doa orangtua, dari ibadah kami, dari doa-doa kami hanya meminta pada Allah, buah manis dari hidup prihatin yang kami jalankan 2 tahun sebelumnya, dari doa-doa para kucing yang kami beri makan dengan ikhlas, dari orang-orang asing yang kami temui di jalan, atau mungkin juga dari rasa syukur kami pada Allah dalam keadaan apapun yang menimpa kami.
Karena saya haqul-yakin, "Jika kita bersyukur, maka Allah akan tambahkan nikmat syukurnya".

Dan perjalanan rumah-tangga kami di 3 tahun berjalan ini, sudah cukup banyak memberi saya banyak sekali pelajaran yang berharga. Tidak melulu hal-hal yang bahagia, cukup banyak kesedihan, rasa prihatin dan elusan dada serta airmata yang saya dan suami jalani hingga akhirnya kami bisa sampai ke titik berkah saat ini.

Tidak banyak yang tahu. Saat Allah memberi kami ujian dan cobaan bertubi-tubi, berbulan-bulan lamanya, rasanya hanya sajadah-lah yang menjadi teman baik kami. Di kala saya benar-benar harus bekerja sampai tulang di banting-banting (geret-geret, angkat-angkat kardus material ratusan kilogram setiap hari tanpa bantuan), berjibaku dengan rasanya direndahkan orang-orang sekitar yang memandang rendah pekerjaan saya, ditambah bertepatan suami juga mendapat ujiannya sendiri. Membuat kami sempat sama-sama merenungkan diri dan lebih mendekatkan diri pada Allah.

Dan sekali lagi, ternyata benar, Allah itu Dekat dengan hamba-Nya yang mendekat kepada Allah. Dan saya pribadi semakin yakin, bahwa Allah sesuai prasangka (baik) hamba-Nya.


Lesson learned in (my) Life :
Menyerahkan segala sesuatu kepada Allah, kepasrahan diri kepada-Nya, ridha dengan ketetapan-Nya, berprasangka baik (husnudzan) kepada-Nya, dan menunggu jalan keluar yang diberikam-Nya adalah buah-buah iman yang paling utama dan sifat kaum mukmin yang mulia.
Ketika seorang hamba telah dapat meyakini balasan yang baik dan menyandarkan seluruh hidupnya kepada Allah SWT, maka ia (Insya Allah) denngan ridho Allah akan mendapatkan pertolongan dari Allah tanpa ia duga sedikit pun.
Dari Abu Hurairah radhiallahu' anhu dia berkata, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,  
يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى : أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِي فَإِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ في نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلأٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ بِشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا وَإِنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً  (رواه البخاري، رقم  7405 ومسلم ، رقم 2675 )
“Allah Ta’ala berfirman, 'Aku tergantung persangkaan hamba kepadaKu. Aku bersamanya kalau dia mengingat-Ku. Kalau dia mengingatku pada dirinya, maka Aku mengingatnya pada diriKu. Kalau dia mengingatKu di keramaian, maka Aku akan mengingatnya di keramaian yang lebih baik dari mereka. Kalau dia mendekat sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta. Kalau dia mendekat kepada diri-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Kalau dia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari."
(HR bukhari, no. 7405 dan Muslim, no. 2675).

RESEP : AYAM JAMUR SAUS TIRAM

Friday, 20 April 2018

Ini adalah postingan lanjutan tentang resep masakan lainnya yang saya eksekusi hari ini untuk menu brunch suami.

Alhamdulillah, nilainya 8. Enak dan ludes disantap. Semoga sholat jumat'an Pak suami nggak sambil ngantuk-ngantuk ya, karena makannya lahap.hehehe...

Nah, langsung saja saya share resep masakan dadakan hasil kreasi saya sendiri hari ini ya.

CHICKEN MUSHROOM WITH OYSTER SAUCE ala Nyonya Lana.

BAHAN-BAHAN :
  • Jamur tiram setengah kilo (sesuai selera).
  • Ayam 1/4 kg dipotong dadu/ memanjang.
  • Cabe rawit 3 iris miring.
  • Bawang putih 4 siung, iris tipis.
  • Bawang merah 5 biji, iris tipis.
  • Potongan daun bawang 3 tangkai.
  • Jahe 2 cm iris tipis.
  • Daun salam 2 lembar.
  • Kecap manis 2 sdm.
  • Saos tiram 1 sdm.
  • Ulekan sambal cabe merah 2 sdm (sesuai selera, bisa di skip jika tidak suka pedas).

CARA MASAK :

  • Masukkan minyak 2 sdm ke dalam wajan.
  • Bawang merah, bw.putih, cabe rawit, jahe, daun salam di oseng hingga setengah matang & harum.
  • Masukkan potongan ayam. Aduk rata hingga setengah matang.
  • Tuangkan kecap manis diatas ayam, dan aduk / oseng kembali.
  • Masukkan saos tiram + ulekan sambal.
  • Masukkan jamur yang sudah ditiriskan.
  • Aduk rata.
  • Beri air putih matang 1/4 gelas.
  • Masukkan garam + gula pasir/ gula jawa.
  • Aduk rata kembali hingga matang.
  • Tes rasa (cicipi ulang).
  • Masukkan potongan daun bawang.
  • Oseng kembali sebentar (1 menit) agar daun bawang tidak layu.
  • Sajikan dengan selada hijau segar & kerupuk udang.
Porsi : untuk 3 orang.


RESEP TONGSENG AYAM JAMUR


Bismillahi'rahmanirahim.

Assalamualaikum ibu-ibu kece yang sedang dilanda galau nan bimbang mau masakin apa lagi yang buat anak-anak dan suami tercinta.

So, kali ini saya mau mem-posting beberapa artikel resep masakan dari hasil saya memasak minggu ini. Jadi jangan heran ya, kalau langsung akan ada beberapa postingan resep masakan berderet di blog lanalouie kali ini.

Nah, untuk postingan kali ini, saya mau berbagi resep masakan menu Tongseng ayam, yang alhamdulillah berhasil saya eksekusi dengan hasil rasanya yang enak bin lezat. Padahal ini baru pertama kali praktek masak dengan resep khas keluarga kemuning tercinta. Horeeee....
Makanya saya pede banget untuk nge-share hasil masakan ini.hehehe...

So, silahkan dicontek resepnya untuk di praktekkan di dapur kesayangan. Asal jangan dicuri artikel ini ya, dan diganti dengan nama lain.

TONGSENG AYAM ala Nyonya Lana

Haluskan bumbu-bumbu :

  • Kemiri 7 butir
  • Jahe 3 cm 
  • kunyit 3 cm
  • Bawang putih 5 butir
  • Bawang merah 7-8 butir
  • ketumbar 1 sendok teh
  • minyak 2 sendok makan
  • Seluruh bumbu diatas tadi, di blender / di uleg hingga halus (kalo saya, masakan lebih enak bila bumbu-bumbu rempah diuleg sendiri).

LANGKAH 1 :
  1. Siapkan santan 800 ml di dalam panci rebusan.
  2. Didihkan air santan & aduk perlahan (mencegah santan tidak pecah).
  3. Masukkan bumbu yang tadi dihaluskan ke dalam air santan.
  4. Masukkan daun salam 2.
  5. Serai 1-2 batang, yang sudah di pipihkan.
  6. Jahe 3 cm (iris tipis).
  7. Aduk kembali hingga tercampur & jaga santan tidak pecah.
  8. Masak sampai mendidih.
  9. Matikan kompor. Sisihkan.
(kalau saya: setelah santan bumbu kuning tadi matang, kemudian disaring, sehingga ampas bumbu ulekan terpisah & air santan bumbu kuningnya bersih dari ampas bumbu).

LANGKAH 2 :
  1. Masukkan 2 sdm minyak ke dalam wajan.
  2. Masukkan bawang merah 6 butir yang diiris tipis.
  3. Cabai rawit merah 2-6 buah, iris tipis serong.
  4. Masukkan potongan jamur.
  5. Kemudian oseng bahan-bahan diatas hingga setengah matang.
  6. Masukkan ayam 1 ekor yg sudah dipotong.
  7. Beri kecap manis 4-5 sdm / sesuai selera.
  8. Aduk rata hingga ayam tercampur dengan kecap.
  9. Masukkan kuah santan bumbu kuning yang tadi disisihkan & sudah disaring terlebih dahulu.
  10. Masukkan potongan kol (kubis) 300 gram.
  11. Beri garam 1 sdt.
  12. Merica 1/2 sdt.
  13. Gula pasir 1 sendok teh.
  14. Aduk rata.
  15. Tes rasa.
  16. Masukkan potongan daun bawang 6 batang (yang sudah dipotong-potong dengan ukuran 2 cm).
  17. Tomat 3 buah yang sudah diiris.
  18. Aduk rata kembali.
  19. Matangkan: sekitar 15-20 menit / hingga sekiranya tongseng matang.
  20. Tes rasa kembali.

Sajikan dengan nasi hangat, taburan bawang goreng, perkedel kentang & kerupuk udang.
Jangan lupa berdoa dahulu. 😇

LONG VACATION AT SINGAPORE (CHAPTER 1)

Wednesday, 11 April 2018
Source : Getty images

Tepat seminggu lalu saya dan suami silaturahmi (kembali) ke Singapura. Untuk kunjungan kami kali ini terbilang beda. Bukan lagi hanya sekedar jalan-jalan santai mejeng dan berfoto ria, tetapi tujuan utamanya adalah ke Universal Studio Singapore (USS) horeeeee!! Untuk cerita kunjungan kami ke USS, di artikel berikutnya ya, akan saya tulis.

Terus-terang liburan kami ke SG untuk kali ini, awalnya dengan niatan liburan mumpung suami punya libur menjelang pindah kerja ke perusahaan baru, sekalian mumpung passport suami mendekati expired (6 bulan sebelum masa berakhir passport). Ehh nggak tahunya suami punya ide untuk liburan kali ini kita ke Universal Studio. Kapan lagi kami berdua punya waktu kosong panjang seperti ini. Maka tak tanggung-tanggung, kali ini kami liburan panjang hampir seminggu di Singapura. 

Di tahun-tahun sebelumnya liburan kami ke Singapore, biasanya kami menggunakan Air Asia, tapi kali ini saya & suami mencoba maskapai baru yaitu Scoot Airlines. Dan tentu saja seperti biasanya kami mengandalkan pemesanan tiket pesawat & booking penginapan menggunakan Traveloka. Konsumen setia Traveloka nih ceritanya!


Dan liburan kali ini pula, suami mempercayakan saya untuk memilih tempat menginap. Terus terang saya dan suami memiliki prinsip yang sama, bahwa untuk penginapan kami cukup mengandalkan Hostel yang sering digunakan oleh backpackers. Dengan itu kami bisa saving dana penginapan dengan jumlah lumayan (bila dibanding dengan booking hotel). Dana lebihnya toh bisa kami peruntukkan untuk pos jalan-jalan & kuliner.
Lagipula penginapan toh hanya kami gunakan untuk tidur malam saja, seblebihnya dari pukul  10 pagi hingga tengah malam, dipastikan saya dan suami akan menjelajah tempat-tempat di negara tersebut.

So, selama di Singapura, dengan bantuan booking via Traveloka, saya memilih 7 Wonders Hostel yang terletak di Jalan Besar. Dari segi lokasinya juga hanya berjarak 600 meter dari stasiun MRT Farrer Park. Dan di dekatnya pun terdapat City Square Mall dengan berbagai toko seperti Uniqlo, Decathlon hingga Foodcourt Republic yang lumayan cukup besar.

Keuntungan lainnya kami memilih 7 Wonders Hostel yang berada di kawasan Farrer Park, antara lain :

  • Selain kawasan tersebut juga lumayan banyak dihuni muslim (jadi suami bisa solat Jumat-an), 
  • Farrer Park juga dekat pula dengan Mustafa Center. Tentu itu juga keuntungan bagi kami yang biasanya dulu saat kami travelling sebelumnya, kalau mau ke Mustafa harus terburu-buru hanya karena mengejar MRT jam terakhir (jam 11 malam).
  • Nah untuk kali ini, walau kami menjelajah Singapura seharian hingga mendekati jam 11 malam pun, kami tidak perlu khawatir mengejar MRT jam-jam terakhir, karena cukup dengan menaiki MRT jurusan Farrer Park, kami bisa sekalian pulang. Sesampainya disana, kami sekalian puas -puasim muterin Mustafa Center bahkan bisa hingga jam 2 malam dini hari, karena Mustafa center buka 24 jam.
  • Selesai memborong gadget & cokelat, kami jadi hanya tinggal jalan kaki sekitar 500-700 meter ke tempat penginapan (tanpa harus kebingungan nggak dapat MRT / pun ngejar bus malam untuk pulang.

7 Wonders Hostel
Address257 Jln Besar, Singapore 208930
Phone+65 6291 3774

Free breakfast every morning (7.30 am - 9.30 am)

Sesampainya kami di hostel pukul 3 sore, pas dengan waktunya check-in, kami sempatkan beristirahat sejenak. Lanjut sore harinya kami menuju Bugis street. Rencananya untuk menikmati makan malam bersama Hafiz, sahabat baik kami yang tinggal dan menjadi warganegara disana.
Tak perlu lama untuk kami memilih tempat makan, kali ini kami memilih menu ringan dimsum rekomendasi Hafiz, dan rasanya enak. Cukup untuk menganjal perut di malam hari, tapi tidak kekenyangan.

Menikmati makan malam dimsum sembari bertemu kangen



Setelah kenyang menyantap dimsum, lanjut Hafiz mengajak kami menikmati menu Dessert 
di Dessert First





Menu dessert di kedai es ini terbilang cukup terkenal di banyak kalangan bule, bahkan hingga mendekati larut malam pun, kedai dessert first satu ini masih dipenuhi oleh penggunjung. Selain varian minuman dinginnya banyak pilihan yang tentu saja menyegarkan, cemilannya pun juga unik-unik. Cemilan tepat menyudahi perjalanan kami hari pertama di Singapura dengan cuacanya yang cukp panas walau malam hari. 


Dan akhirnya tidak terasa, jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, dan kami harus bergegas ke stasiun MRT menuju Farrer Park.

JELAJAH TERMINAL 3 ULTIMATE, BANDARA SOEKARNO HATTA - INDONESIA


Ceritanya seminggu lalu saya dan suami melancong alias geret koper untuk liburan melepas penat. Dan negara yang dituju kali ini, kita cari yang aman dan sudah dikunjungi. Alasannya sih sebenarnya sepele, kangen naik MRT & baru kesampaian cita-cita untuk liburan ke Universal Studio Singapore. Makanya dibela-belain liburannya ke negara singa lagi. Terus terang, saya sendiri masih belum bosan untuk bolak-balik ke SG. Selain negaranya super bersih (teman dekat saya tahu banget, standar bersih saya itu bisa dibilang grade 9 - of 10), saya dan suami juga masih kangen buat makan chilli crab di Makansutra Gluttons bay, makanya seneng aja kalau harus melancong ke Singapore lagi.

Dan setelah sekian waktu kami belum sempat lagi mengunjungi bandara Soetta (Terminal 3), akhirnya kali ini saya berkesempatan untuk bisa masuk dan langsung merasakan kemewahan tampilan baru bandara T3 Soetta. Yes! Asli....desain interior bandara T3 Internasional kali ini membuat kami cukup berdecak kagum. Lebih tepatnya terlihat jelas bahwa desain T3 mirip plek dengan Changi Airport (mungkin arsiteknya sama kali ya, atau terinspirasi). 
Jadinya sepulang dari Singapore, turun dari pesawat, masuk ke bandara, atmosfirnya masih berasa di dalam bandara Changi. Yahhh walau tidak se-wah Changi yang setiap sudutnya sudah berjajar toko-toko branded dunia.

Diperkirakan terminal baru (T3 ini) luasnya kisaran 4,3 ha dan mampu menampung lalu lintas 25 juta pengguna bandara setiap tahunnya. Semoga ini adalah langkah awal untuk penerbangan yang nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara.

Terminal 3 Bandara Ultimate ini (T3) dilengkapi pula dengan sistem keamanan yang di klaim setara dengan standar terbaru bandara Internasional, yaitu seperti :
  • Baggage Handling System (BHS) level 5 : diguakan untuk mendeteksi adanya bom maupun barang terlarang yang masuk dalam kawasan bandara.
  • Airport Security system (ASS) : teknologi yang engintegrasikan seluruh peralatan seperti CCTV, X-Ray, Fire Alarm System, Public Address System dan Access Control System menjadi satu kesatuan sistem yang dapat mendeteksi apabila ada orang yang dicurigai termasuk DPO.
Sebagai antisipasi kondisi energi di masa depan, sudah menjadi trend di bandara di kota-kota besar dunia tidak hanya berlomba menampilkan desain modern dan gaya arsitektur terbaru tetapi juga mulai memberikan fokus pada kenyamanan yang lebih serta menghadirkan gaya bangunan dengan pendekatan konsep ramah lingkungan.

Terminal 3 terbaru juga menerapkan Fully IBMS (Intelligence Building Management System), sebuah teknologi yang mengatur agar terminal 3 menjadi suatu bangunan yang mengusung konsep eco green, yaitu mengatur pengeluaran air, penggunaan listrik dan sebagainya. Dengan konsep mandiri energi maka kejadian 2012 silam dapat diantisipasi, saat itu pemasok daya listrik ke sistem radar terbakar yang mengakibatkan kacaunya kurang lebih 101 penerbangan domestik dan internasional serta pengalihan pendaratan lainnya. Terminal 3 juga akan menerapkan Rain Water System, yaitu teknologi yang memanfaatkan kembali air hujan dengan mengolah air hujan tersebut agar dapat digunakan sebagai air bersih. Lalu untuk penghematan penggunaan air, juga akan menerapkan Recycle Water System, suatu teknologi yang mampu mendaur ulang air toilet untuk kembali digunakan menjadi air toilet atau penggunaan lain selain konsumsi. Lalu yang termutakhir adalah penghematan energi di mana penerangan menggunakan teknologi yang mengatur terang redup secara otomatis disesuaikan dengan kondisi cuaca saat itu.

Berikut penampakan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta - Indonesia :





Luas T3 Ultimate, mengalahkan Terminal 3 Changi, Singapura
Terminal 3 memiliki total luas 422.804 meter persegi. Dengan luas bangunan sekitar 331.101 meter persegi, gedung parkir 85.878 meter persegi, dan bangunan penumpang VVIP 6.124 meter persegi. Luas Terminal 3 lebih besar dari Terminal 3 Bandara Changi Singapura, namun masih kalah dengan Terminal 4 Changi yang memiliki luas setara 27 lapangan sepak bola.








Terus-terang setibanya saya kembali ke Tanah Air dan berjalan menuju Imigrasi, aura T3 kedatangan sudah 11-12 dengan Changi, AC-nya terasa dingin sejuk, karpet biru terhampar, gambar-gambar karikatur yang terselip di setiap pojok toilet maupun tempat alat pemadam kebakaran membuat tampilannya semakin eye-catchy. Mungkin juga semakin dipercantik karena menjelang ASian Games 2018 yang nanti akan diadakan di bulan Agustus ini. 

Bahkan saat mengunjungi lantai 3 T3, sudah banyak toko-toko brand terkenal bertebaran, dan banyak  pula resto berjejer seperti Tous le jours, marugame udon, Warung Tekko, Hollycow, kedai nasi padang dan masih banyak lagi. Jadi, bagi kamu yang nanti kelaparan tiba-tiba, sudah tidak perlu khawatir, karena tenant makannya sudah sekelas mall. Bahkan seperti berjalan-jalan di dalam mall (padahal itu dalam bandara loh). 
Good job Angkasa Pura. Saya bangga dengan tampilan bandara Internasional Indonesia kali ini. Semoga ke depannya, kebersihan, tampilan serta fitur canggih lainnya tetap menghias bandara kebangaan Indonesia kita bersama.

Custom Post Signature

Custom Post Signature