Top Social

Liburan seru nan cantik di Pulau Bali (4D3N)

Thursday, 29 December 2016

Hello! Back to my new post.
Dan kali ini saya akan menceritakan pengalaman seru saya liburan ke Pulau Bali! Salah satu surganya destinasi liburan romantis.

Pulau Bali merupakan destinasi liburan saya dan suami (yang sudah direncanakan dari awal tahun). Awalnya sih nggak terlalu ngoyo harus liburan, tapi karena tinggal menyebrang ke Bandara sebelah (dari bandara Juanda-Surabaya ke bandara Ngurah Rai-Bali), jadinya kenapa nggak sekalian saja menutup akhir tahun dengan liburan berdua bareng mantan pacar eh suami.

Dan kali ini selain sharing cerita, saya juga akan membagikan tips seru nan hemat berlibur ke Bali selama 4 days 3 night tentunya. Kita bisa merencanakan dari mulai pembelian tiket, penginapan hingga tempat-tempat yang akan dkunjungi tanpa bantuan travel agent! Tapi balik dari Bali, nggak akan bikin kantong kalian tongpes.hehehe....

1. TIKET PESAWAT

    Untuk tiket pesawat, suami saya memesannya dari jauh-jauh bulan (1 bulan sebelumnya) via Traveloka. Berangkat dari Surabaya menuju Bali. Dan pulangnya dari Bali menuju Bandung.

Oh iya, tips saya saat akan liburan, lebih baik pilih tanggal sebelum peak season yah. Kenapa? Karena selain biaya perjalanan tidak terlalu mahal (karena belum musim liburan, tempat-tempat yang kita kunjung juga tidak terlalu padat dengna orang-orang dan keluarga yang akan liburan, jadinya kita masih bisa menikmati spot-spot seru laut-laut cantik di Bali tanpa harus padat-merayap dengan banyakanya orang-orang berseliweran yang akan sukses malah bikin kita desek-desekan tentunya.

2. PENGINAPAN

    Untuk penginapan, saya dan suami mencari bersama dengan searching via website Traveloka untuk pencarian penginapan / hostel yang low budget dan juga fasilitasnya bersih, nyaman dan tidak jauh dijangkau dari bandara (sisi positifnya agar tidak terlalu cape dan masih bisa menikmati liburan hari terakhir tanpa harus terburu-buru dikejar waktu harus ke bandara).

      Dan bertemulah kami dengan Kiki residence. Dengan promo yang sedang murah, dan dilihat dari tempatnya yang bersih, nyaman, mudah dijangkau, keamanannya pas-lah untuk standar liburan, pada akhirnya kamu memilih hostel tersebut.

     Kami hanya menghabiskan biaya untuk penginapan sebesar 600 ribu rupiah, untuk 4 hari 3 malam (2 orang). Fasilitasnya lumayan banget bagi kami yang liburan kali ini masih pakai gaya backpacker-an. Dari mulai hot water, kulkas di dalam kamar (serius, hadirnya kulkas ber-arti banget bagi kami yang masih punya kulit anak Bandung), king size bed, TV cable, kasur yang empuk standar hotel (asli bersih dan wangi kasurnya), AC dan sebagainya. Tidak salah kami memutuskan untuk booking jauh-jauh hari di Kiki Residence. 

 Hari pertama kami tiba di Bali, rasanya ini badan remuk redam. Soalnya bukan hanya tujuannya liburan, tapi memang 2 hari sebelum kami terbang ke Bali juga ada acara keluarga. Sesampainya di Kiki residence ternyata kamar sedang penuh (walau kami sudah booked). Tapi kami tidak khawatir, karena kami diberi pengganti menginap di Airy rooms yang letaknya pas tepat di depan Kiki residence. Kami menginap di Airy rooms 1 malam saja, dan sisanya 3 hari 2 malam kami pindah ke Kiki residence, jadi tidak begitu masalah untuk penginapan. Malah justru smengasyikan juga, liburan di Bali kami jadi merasakan 2 suasana menginap yang berbeda. 


Tempat kami menginap, dimana di lantai 1-nya ada kolam renang.
Dan di masing-masing depan kamar diberi sepasang kursi dan meja kecil untuk menikmati morning coffee.




3. TRANSPORTASI

    Untuk transportasi selama di Bali, dan bila hanya liburan berdua (tanpa membawa orang tua & anak kecil), saya sarankan untuk kalian menyewa motor saja. Banyak banget penyewaan motor di Bali dengan low price. Suami saya sudah menyewa motor untuk keliling Bali untuk 4 hari 3 malam, dengan biaya 240 ribu (saja). Bisa muter-muter Bali sampe bosen.hehehe...
Jadi setelah sewa motor via whatsapp-an sama Mas Balinya, pagi setibanya kami di Bandara, kami disambut oleh Mas yang menyewakan motor tersebut di pintu parkir keluar motor bandara. Dan kami hanya berjalan sekitar 8 menit ke sebuah area parkir motor tingkat. Kami diserahkan kunci, STNK, 2 helm dan jas hujan 1. Setelah kami mendapati parkiran motor dan plat nomer motor ketemu, yasudah kami langsung tancap gas ke penginapan. 

4. WISATA KULINER

 DAY 1
 Hari pertama kami tiba di Bali, setelah paginya kami sempat berganti baju & cuci muka, kami tancap gas ke sebuah tempat makan yang konon katanya enak banget dan wajib dicoba saat kita berkunjung ke Bali. Namanya Warung Mak Beng yang letaknya di Sanur Bali.
Menu ini memang terlihat sederhana, tapi benar-benar lezat dan menjadi menu sarapan pengawal liburan kami yang netral tapi sudah ber-aura ikan laut segar.

Di warung Mak Beng sendiri hanya tersedia 1 paket menu saja (Nasi + ikan laut goreng + Sup ikan segar yang ditambah campuran gambas/oyong besar). 1 paket menu tersebut dibanderol seharga Rp.45.000.

Wajib banget kamu menyantap menu 1 ini. Selain harganya tidak terlalu mahal, juga bikin kamu kenyangnya pas

Dan setelah menyantap menu sarapan super-duper lezat dan menyehatkan, kami lanjut menyempatkan mampir ke tempat-tempat oleh-oleh khas Bali sambil mampir sebentar ke toko-toko kecil di pinggir jalan Bali untuk melihat-lihat aksesoris asli khas Bali.

Sambil menunggu jam check in hotel yang masih 2 jam lamanya, suami tercinta mengajak saya ke tempat makan lainnya bernama Sardine Restaurant. Tapi dikarenakan saya kelelahan amat sangat, ditambah jarak dari penginapan ke tempat makan amat sangat jauh, plus saat saya masuk ke dalam tempat makannya saya tidak meraskan ambience yang bikin saya excited untuk berlama-lama disana. Cantik pake banget sih tempatnya, anginnya sepoi-sepoi (ya iya tepinya sawah hijau), banyak bule-bule yang makan, tapi hati saya rasanya kayak nggak enjoy sama suasananya yang hanya menjual view cantik saja tapi seperti 'tidak ada nyawanya'. Berasa kosong, entah mungkin aura tempat yang saya rasakan seperti kosong (believe it or not ya, padahal saya dan suami datang kesana saat jam makan siang sekitar 1.p.m.).



Suasananya yang cozzy memang menjadi andalan resto satu ini





DAY 2
Hari kedua kami sempatkan makan malam sushi. Secara dari sejak sore hingga malam hujan turun cukup romantis. Dan setelah kami seharian muter-muter Bali, tentu saja bikin kami kelaparan. Dan tiba-tiba saja sang istri ngidam makan sushi, alhasil dengan informasi dari suami yang super hebat kalo urusan per-makan-enak, dapatlah tujuan makan malam kali ini ke Sushi Hana Bali.

Dan bagi para pecinta sushi, udah harus masuk ke menu wajib dicicipi yaitu Sushi flame mentai roll. Rasanya itu tuh endesssssnyaaa ruar biaza!!! Itu ya kalo di Bandung ada, udah pasti di agendakan sebulan sekali saya bakalan kesana. Asli lezatnya udah bikin saya kangen lagi sama Bali jadinya.

Oiya saat masuk ke resto Hana Sushi, pintu masuknya tuh lucu. Seperti kita masuk ke sebuah pintu gerbang dinasti ala-ala Jepang. hehehe.. Tentu pastinya cocok banget buat selfie pake baju kimono.



Ibu-ibu, tolong dicatet ya, kalo ke Bali udah wajib hukumnya ke Resto Hana Sushi.
Dan langsung mesen sushi flame mentai roll-nya yang bisa bikin kita ke-impi sampe pulang liburan hehehehe....


DAY 3
Hari ketiga, selain jadi anak pantai, saya dan suami juga makan malam ke tempat makan yang cukup terkenal dengan menu-menu per-seafood-an yang rasanya udah bikin saya khatam makan ikan segar selama liburan. 

Untuk sarapan pagi merangkap siang, suami mengajak saya untuk bikin pantat tepos di motor. karena kali ini tujuan tempat makan yang akan kamis antap lumayan jauh jaraknya (sekitar 24 km). Tapi tak apalah, mumpung ke Bali, jarang-jarang kan. Dan kali ini suami mengajak saya makan bebek yang dimana menu per-bebek-an disana sudah terkenal. So, tanpa habis pikir (karena istrinya juga doyan makan bebek), suami mengajak saya ke Resto Bebek Tepi Sawah di bilangan Ubud-Bali.

Kenyang dan lezat dengan diberi pelengkap beberapa varian sambal

Nah tapiiii..ada cerita seru nih di Bebek Tepi Sawah. Seusai kami makan siang dan akan pulang, ada seorang pelayan yang datang ke meja kami, dan menawarkan kami untuk mengisi sebuah kuesioner. yasudah ya saya isi dengan penilaian yang jujur dan saya masukan juga nomer telepon dam email lengkap saya. Seusai saya mengisi, suami berkata, "sayang....kalo ngisi kayak gitu udah asal-asalan aja, toh nggak akan ada hadiah ini" ucap suami.

Tapiiiiii, tahu nggak, kalo sehari setelah kami makan disini (DAY-4), pagi saat saya dan suami sedan berkemas-kemas barang untuk pulang, saya mendapati sebuah nome telepon asing dengan kode Bali berdering di layar HP. Dannn saat saya angkat dan mendengar penjelasan panjang x lebar, (I'm so excitedddddd), saya me-menangkan hadiah :
  • FREE menginap di Hotel jaringan Karma Group.
  • FREE menginap selama 10 hari, all facilities free of charge
  • BERLAKU selama 2 tahun!
  • Booooo, itu ya hotelnya di Jimbaran dan juga Kandara.
  • Harga 1 room-nya diatas 12 juta/ per night!
  • Bebas datang kapanpun, tinggal telpon si Ibu Direkturnya langsung (catet ya Lana, nomer teleponnya udah disimpen di HP!)
Saya bisa dapat surprise gift ini dalam rangka Ulang Tahun KARMA GROUP

Cantiknya Hotel Karma Kandara Bali

Kan kan....jadinya tahun depan saya dan suami ada agenda liburan lagi dengna menginap di penginapan super mewah! Ceritanya panjang...karena baru sehari sebelumnya saat saya ke Pantai Kandara bareng suami, saya sempat melihat Hotel Kandara yang super-duper mewah, dengan kursi-kursi cantiknya yang di tata, eskteriornya yang bikin saya ngiler dan bermimpi suatu hari nanti akan bisa menginap dan liburan disana. Ternyata dikabulkan impian selewat iklannya. 


Dan untuk makan malam di hari ke-3 kami di Bali disponsori oleh Warung Subak-Grilled Seafood Restaurant. Pokoknya di Bali tuh udah Seafood Alert! Bagi yang alergi, hentikan rencana ke Bali..hihihi.. 




DAY 4
Ahhhh rasanya 4 hari tuh cepet banget berlalu ya kalo di Bali. Dan karena tenaga sudah dihabiskan untuk ke pantai dan keliling-keliling Bali naik motor dan sempat nyasar di jalan tol Bali hehehe.... tenaga pagi hari lumayan terkuras. Tapi apa daya saya dan suami yang doyan makan enak (catet yang makan enak, kalo nga enak kami nga doyan hihihih), akhirnya suami ngasih ide untuk melipir dikit ke Kuta dan makan menu warteg rasa nikmat dengan namanya Warung Nikmat. Lucu yang namanya, Eits tapi walau namanya hanya 'warung' yang makan juga bule-bule, ditambah menunya halalan thoyiban pastinya!
Dan menu-menu yang di hidangkan ala prasmanan (ambil dan pilih menunya-langsung bayar-duduk cantik-santap makanan) nggak kalah lezat dengan resto lainnya. Sepiring nasi penuh, sate daging kerbau, udang oseng pedas, sayur hijau oseng, dan segelas es teh manis menjadi menu sarapan sehat bin nikmat kala itu. 1 porsi saya makan saja sudah 50 ribu sendiri, bersama suami sarapan jadinya 100 ribu teermasuk minuman segarnya.


Tempat makan enak dimana semua menu hidangannya dijamin halal
Dan kamu wajib mencoba oseng udangnya.....


5. SUVENIR

    Nah salah satu agenda lagi selama di Bali, tentu saja membeli oleh-oleh. Banyak sekali artikel yang bertebaran dan memberikan informasi bahwa beli oleh-oleh ke Pasar Seni Sukawati. Memang saya menyempatkan untuk jalan-jalan ke Pasar Seni Sukawati di hari ke-3 sebelum makan siang di Resto Bebek Tepi Sawah. Memang harganya murah untuk membeli aksesoris seperti kalung-kalung cantik dengan jumlah banyak, dan juga banyak lagi produk oleh-oleh lainnya seperti kain Bali, lukisan, patung-patung, celana pantai, baju pantai nan seksi dan masih banyak produk lainnya. Hanya saya tips saya saat berbelanja ke pasar seni rakyat, beli saja oleh-oleh di luar pasar (sekitar sekeliling pasarnya) tidak perlu masuk ke dalam. Selain panasnya di dalam pasar yang luar binasa, berdesak-desakan, lalu itu tuh para pedagang yang berjualan selalu rajin teriak-teriak menawarkan dagangannya.
  Terus terang bagi saya yang senang belanja dalam keadaan tenang saat memilih, suasana suara penuh tawaran pedagang yang menawarkan barang dagangannya malah membuat saya tidak tenang dalam memilih, melihat-lihat dulu produk yang dijual. Malah bikin stress sendiri-lah. Jadi saran saya, lebih baik belanja di luar pasarnya. Masih banyak toko-toko berseliweran di se-keliling pasar kok. Malah keuntungannya selain masih bisa di tawar, juga kita tidak kepanasan (karena masih bisa merasakan angin di outdoor, ditambah kita jadi khusyu melihat-lihat, memilih warna dengan jelas (efek dapat sinar matahari siang), masih teduh karena toko-toko yang ber-atap (tanpa sumpek).

Pasar Seni Sukawati yang menjual berbagai barang seni 

Dan alhasil saya membeli kalung etnik berbandul cantik sebagai koleksi statement neklace saya, celana tenorikumo (alias celana pendek ala-ala ke pantai untuk saya jadikan celana tidur yang selalu bikin suami saya suka saat saya pakai celana gemes hehehe...).

Dan untuk tips lainnya saat membeli oleh-oleh, sebaiknya kamu tidak perlu lama di Pasar seni (atau bahkan saya men-suggest kalo tidak perlu banget beli lukisan cantik nan murah, atau barang-barang suvenir yang mesti ke psar seni, sebaiknya anda ke Krisna saja. Toko khusus oleh-oleh dari mulai kalung-kalung, lilin meditasi, baju-baju pantai, tas, kain pantai, kalung mutiara, sampai makanan khas oleh-oleh Bali lengkap banget ada disana. Tokonya juga buka 24 jam loh! Jadi kalau penerbangan kamu pagi, bisa tuh malamnya mampir sebentar ke Krisna. 

6. TUJUAN WISATA

Nah ini nih yang paling bikin saya seneng selama liburan, gimana nggak, liburan ke Bali itu pasti identik dengan jadi 'anak pantai'. Dengan waktu liburan yang tidak terlalu lama bagi saya dan suami, tetap tetap disempatkan untuk ke pantai.

Pantai Pandawa

Dan liburan kali ini kami menyempatkan menjelajahi 3 pantai indah. Diantaranya pantai Pandawa, Pantai ....... & Pantai Kandara.

Untuk Pantai pertama yang saya kunjungi tidak terlalu ramai, pantainya masih bersih. Awal masuk ke area pantai terdapat 5 patung besar yang berdiri kokoh di sepanjang pinggir jalan sisi kiri. Tapi sayang, saya tidak sempat foto di salah satu patungnya. Padahal kepengen banget. 

Pandawa Beach dengan pasir pantainya yang bersih, putih dan cantik

Saya dan suami puassss banget berenang disana, bahkan untuk pertama kalinya saya bisa mengapung (dengan posisi terlentang) diatas air laut. Seruuuuuu. Bolak-balik saya dan suami berenang-renang sambil sesekali udah kayak anak kecil kegirangan main air di laut. Entah coba gaya kura-kura, gaya kupu-kupu, meluncur sampai tiduran di atas air dengan terik matahari yang bikin silau. Alhamdulillah suami pengertian banget dan sudah membelikan saya kacamata renang super kece yang bikin istrinya jadi seneng di dalam air. Makasih sayang (*sun doraemon) hehehe...

Pantai Kandara

Untuk pantai yang 1 ini, lucu bangetlah. Saya sampai harus menuruni ratusan anak tangga untuk mencapai pantai tersebut. Tapi demi liburan kali ini dan program melangsingkan ala kadarnya, saya tetap menuruni tangga dengan sesekali mengeluarkan kata ajaib 'Papa...tungguin, Mama capeee..' sembari ngos-ngosan tentunya. Tapi setelah tiba di bibir pantai, aduhai ini kaki rasanya udah pengen nyelam aja. Bahkan di pantai yang satu ini bersih dan terbilang sepi. Ibarat private beach. Di sebelahnya justru ada Hotel Mewah Kandara. Yang dimana kalau kita menginap disana, untuk turun ke laut kita akan menaiki lift dan tidak perlu gempor menuruni ratusan anak tangga di balik hutan lebat.

Sempat sambil saya menikmati indahnya pantai, saya bercanda dengan suami, "Pa....nanti Papa sama Mama harus jadi orang kaya yah, biar nanti kalo ke Bali lagi, Mama naik kerekan itu tuh. Nga naik tangga gini' hehehehe.. sembari saya dan suami tertawa lepas walau itu hanya khayalan belaka.

Ehh....ternyata candaan kami di sore romantis kala itu diijabah juga. Ya itu, 2 hari setelahnya kami mendapat surprise gift FREE Menginap 10 hari di seluruh jaringan Hotel Karma Group. Ajaibnya, salah satu hotel di jaringan Karma Group tersebut adalah Hotel Kandara-Bali, yang dimana hotelnya baru saja saya dan suami jadikan khayalan dan candaan kami sehari sebelumnya -- saat kebetulan kami sedang di pantai Kandara! What a wonderful surprise!


Untuk mencapai pantai 1 ini, kamu punya 2 option :
option 1 : kamu bisa naik lift kerekan hehehe.. dan membayar harga sebesar Rp.250.000,-
option 2 : ya siap-siap betis kenceng, perginya menuruni anak tangga, pulangnya menaiki (lagi) ratusan anak tangga 

Berikut cerita seru saya dan suami liburan sekalian 2nd honeymoon! Walau lebih tepatnya liburan melepas penat duniawi dan memberi vitamin sea untuk Mama dan Papa Andelane.

Jadi tunggu apalagi. Rencanakan liburan seru nan hemat kamu bersama pasangan. Kadang kita tidak hanya perlu kerja dan makan enak saja, tapi hadiahi diri kam dengan liburan seru yang dijamin biki kamu refresh! Happy holidays all! 


Protected by Copyscape

* * *
[ Tulisan & pengalaman milik sendiri Bukan Content Placement / Sponsored Post ]
12 comments on "Liburan seru nan cantik di Pulau Bali (4D3N)"
  1. OMG Mbak so luckyyyy dapet hadiah free menginap! Mupeeeeng! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih..kyak ibarat Gini toh rasanya menang lotre kali ya hihihi... :D

      Delete
  2. Romantisnya bisa jalan2 kesana.,! Kepengen jugalah kalau sudah punya suami menikmati pantai Bali :D so sweeeeet bangetttt kayaknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa kok liburan ke bali dgn budget nga mahal (seriusan).
      Asal kita Pinter2 Cari penting bersih n promo murmer. Alhamdulillah kemarin 4 hari 3 malem, saya Dan suami Hanya bayar penginapan nga lebih Dr 500rb.

      Sisanya, buat makan enak Di Bali :D

      Kalo nanti Ada yg bisa saya Bantu utk sumbangsih ide itinerary, Insya Allah..Bisa saya Bantu :)

      Delete
  3. Kyaaaaa jadi inget backpackmoon tahun kemarin, semoga bisa ke Bali lagi aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayoo mumpung masih tengah tahun, nabung nabung untuk liburan akhir tahun :)

      Delete
  4. Keren banget atur budgetnya..nemu aja yang murah-murah yaa Lanaa..iiih pas ke Bali kapan tahun kurang browsing, jadinya tekor dech *cry*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jenkkk...Hayukkkk mau akhir tahun. Melipir Cari tiket promo ke Bali aja dari sekarang. Sekalian bonus honeymoon *ajak2 yes :)

      Delete
  5. Sumpaaah..gue jadi laper banget, dan pengen ke Bali hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Next trip, agendakan ke Bali say, bareng suami sambil menutup akhir tahun 2017 & memyambut tahun 2018 hehehe...

      Delete
  6. Waaa aku baru tau ada pantai kandara, cakep banget pantainyaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya...saya juga naksir banget.
      Tapi kalo next trip kesana...siapin salonpas ya hihihi... Soalnya lumayan banget turunin ratusan anak tangga, cukup terjal pula. Tapi worthed it banget perjuangannya...
      Kayak nemu surganya pantai deh 😉

      Delete

Hi there, thanks so much for taking the time to comment.
If you have a question, I will respond as soon as I can.

Don't be afraid to shoot me an email! If you have a blog, I will pop on by :)

Custom Post Signature

Custom Post  Signature