Featured Posts Slider

Liburan seru nan cantik di Pulau Bali (4D3N)

Thursday, 29 December 2016

Hello! Back to my new post.
Dan kali ini saya akan menceritakan pengalaman seru saya liburan ke Pulau Bali! Salah satu surganya destinasi liburan romantis.

Pulau Bali merupakan destinasi liburan saya dan suami (yang sudah direncanakan dari awal tahun). Awalnya sih nggak terlalu ngoyo harus liburan, tapi karena tinggal menyebrang ke Bandara sebelah (dari bandara Juanda-Surabaya ke bandara Ngurah Rai-Bali), jadinya kenapa nggak sekalian saja menutup akhir tahun dengan liburan berdua bareng mantan pacar eh suami.

Dan kali ini selain sharing cerita, saya juga akan membagikan tips seru nan hemat berlibur ke Bali selama 4 days 3 night tentunya. Kita bisa merencanakan dari mulai pembelian tiket, penginapan hingga tempat-tempat yang akan dkunjungi tanpa bantuan travel agent! Tapi balik dari Bali, nggak akan bikin kantong kalian tongpes.hehehe....

1. TIKET PESAWAT

    Untuk tiket pesawat, suami saya memesannya dari jauh-jauh bulan (1 bulan sebelumnya) via Traveloka. Berangkat dari Surabaya menuju Bali. Dan pulangnya dari Bali menuju Bandung.

Oh iya, tips saya saat akan liburan, lebih baik pilih tanggal sebelum peak season yah. Kenapa? Karena selain biaya perjalanan tidak terlalu mahal (karena belum musim liburan, tempat-tempat yang kita kunjung juga tidak terlalu padat dengna orang-orang dan keluarga yang akan liburan, jadinya kita masih bisa menikmati spot-spot seru laut-laut cantik di Bali tanpa harus padat-merayap dengan banyakanya orang-orang berseliweran yang akan sukses malah bikin kita desek-desekan tentunya.

2. PENGINAPAN

    Untuk penginapan, saya dan suami mencari bersama dengan searching via website Traveloka untuk pencarian penginapan / hostel yang low budget dan juga fasilitasnya bersih, nyaman dan tidak jauh dijangkau dari bandara (sisi positifnya agar tidak terlalu cape dan masih bisa menikmati liburan hari terakhir tanpa harus terburu-buru dikejar waktu harus ke bandara).

      Dan bertemulah kami dengan Kiki residence. Dengan promo yang sedang murah, dan dilihat dari tempatnya yang bersih, nyaman, mudah dijangkau, keamanannya pas-lah untuk standar liburan, pada akhirnya kamu memilih hostel tersebut.

     Kami hanya menghabiskan biaya untuk penginapan sebesar 600 ribu rupiah, untuk 4 hari 3 malam (2 orang). Fasilitasnya lumayan banget bagi kami yang liburan kali ini masih pakai gaya backpacker-an. Dari mulai hot water, kulkas di dalam kamar (serius, hadirnya kulkas ber-arti banget bagi kami yang masih punya kulit anak Bandung), king size bed, TV cable, kasur yang empuk standar hotel (asli bersih dan wangi kasurnya), AC dan sebagainya. Tidak salah kami memutuskan untuk booking jauh-jauh hari di Kiki Residence. 

 Hari pertama kami tiba di Bali, rasanya ini badan remuk redam. Soalnya bukan hanya tujuannya liburan, tapi memang 2 hari sebelum kami terbang ke Bali juga ada acara keluarga. Sesampainya di Kiki residence ternyata kamar sedang penuh (walau kami sudah booked). Tapi kami tidak khawatir, karena kami diberi pengganti menginap di Airy rooms yang letaknya pas tepat di depan Kiki residence. Kami menginap di Airy rooms 1 malam saja, dan sisanya 3 hari 2 malam kami pindah ke Kiki residence, jadi tidak begitu masalah untuk penginapan. Malah justru smengasyikan juga, liburan di Bali kami jadi merasakan 2 suasana menginap yang berbeda. 


Tempat kami menginap, dimana di lantai 1-nya ada kolam renang.
Dan di masing-masing depan kamar diberi sepasang kursi dan meja kecil untuk menikmati morning coffee.




3. TRANSPORTASI

    Untuk transportasi selama di Bali, dan bila hanya liburan berdua (tanpa membawa orang tua & anak kecil), saya sarankan untuk kalian menyewa motor saja. Banyak banget penyewaan motor di Bali dengan low price. Suami saya sudah menyewa motor untuk keliling Bali untuk 4 hari 3 malam, dengan biaya 240 ribu (saja). Bisa muter-muter Bali sampe bosen.hehehe...
Jadi setelah sewa motor via whatsapp-an sama Mas Balinya, pagi setibanya kami di Bandara, kami disambut oleh Mas yang menyewakan motor tersebut di pintu parkir keluar motor bandara. Dan kami hanya berjalan sekitar 8 menit ke sebuah area parkir motor tingkat. Kami diserahkan kunci, STNK, 2 helm dan jas hujan 1. Setelah kami mendapati parkiran motor dan plat nomer motor ketemu, yasudah kami langsung tancap gas ke penginapan. 

4. WISATA KULINER

 DAY 1
 Hari pertama kami tiba di Bali, setelah paginya kami sempat berganti baju & cuci muka, kami tancap gas ke sebuah tempat makan yang konon katanya enak banget dan wajib dicoba saat kita berkunjung ke Bali. Namanya Warung Mak Beng yang letaknya di Sanur Bali.
Menu ini memang terlihat sederhana, tapi benar-benar lezat dan menjadi menu sarapan pengawal liburan kami yang netral tapi sudah ber-aura ikan laut segar.

Di warung Mak Beng sendiri hanya tersedia 1 paket menu saja (Nasi + ikan laut goreng + Sup ikan segar yang ditambah campuran gambas/oyong besar). 1 paket menu tersebut dibanderol seharga Rp.45.000.

Wajib banget kamu menyantap menu 1 ini. Selain harganya tidak terlalu mahal, juga bikin kamu kenyangnya pas

Dan setelah menyantap menu sarapan super-duper lezat dan menyehatkan, kami lanjut menyempatkan mampir ke tempat-tempat oleh-oleh khas Bali sambil mampir sebentar ke toko-toko kecil di pinggir jalan Bali untuk melihat-lihat aksesoris asli khas Bali.

Sambil menunggu jam check in hotel yang masih 2 jam lamanya, suami tercinta mengajak saya ke tempat makan lainnya bernama Sardine Restaurant. Tapi dikarenakan saya kelelahan amat sangat, ditambah jarak dari penginapan ke tempat makan amat sangat jauh, plus saat saya masuk ke dalam tempat makannya saya tidak meraskan ambience yang bikin saya excited untuk berlama-lama disana. Cantik pake banget sih tempatnya, anginnya sepoi-sepoi (ya iya tepinya sawah hijau), banyak bule-bule yang makan, tapi hati saya rasanya kayak nggak enjoy sama suasananya yang hanya menjual view cantik saja tapi seperti 'tidak ada nyawanya'. Berasa kosong, entah mungkin aura tempat yang saya rasakan seperti kosong (believe it or not ya, padahal saya dan suami datang kesana saat jam makan siang sekitar 1.p.m.).



Suasananya yang cozzy memang menjadi andalan resto satu ini





DAY 2
Hari kedua kami sempatkan makan malam sushi. Secara dari sejak sore hingga malam hujan turun cukup romantis. Dan setelah kami seharian muter-muter Bali, tentu saja bikin kami kelaparan. Dan tiba-tiba saja sang istri ngidam makan sushi, alhasil dengan informasi dari suami yang super hebat kalo urusan per-makan-enak, dapatlah tujuan makan malam kali ini ke Sushi Hana Bali.

Dan bagi para pecinta sushi, udah harus masuk ke menu wajib dicicipi yaitu Sushi flame mentai roll. Rasanya itu tuh endesssssnyaaa ruar biaza!!! Itu ya kalo di Bandung ada, udah pasti di agendakan sebulan sekali saya bakalan kesana. Asli lezatnya udah bikin saya kangen lagi sama Bali jadinya.

Oiya saat masuk ke resto Hana Sushi, pintu masuknya tuh lucu. Seperti kita masuk ke sebuah pintu gerbang dinasti ala-ala Jepang. hehehe.. Tentu pastinya cocok banget buat selfie pake baju kimono.



Ibu-ibu, tolong dicatet ya, kalo ke Bali udah wajib hukumnya ke Resto Hana Sushi.
Dan langsung mesen sushi flame mentai roll-nya yang bisa bikin kita ke-impi sampe pulang liburan hehehehe....


DAY 3
Hari ketiga, selain jadi anak pantai, saya dan suami juga makan malam ke tempat makan yang cukup terkenal dengan menu-menu per-seafood-an yang rasanya udah bikin saya khatam makan ikan segar selama liburan. 

Untuk sarapan pagi merangkap siang, suami mengajak saya untuk bikin pantat tepos di motor. karena kali ini tujuan tempat makan yang akan kamis antap lumayan jauh jaraknya (sekitar 24 km). Tapi tak apalah, mumpung ke Bali, jarang-jarang kan. Dan kali ini suami mengajak saya makan bebek yang dimana menu per-bebek-an disana sudah terkenal. So, tanpa habis pikir (karena istrinya juga doyan makan bebek), suami mengajak saya ke Resto Bebek Tepi Sawah di bilangan Ubud-Bali.

Kenyang dan lezat dengan diberi pelengkap beberapa varian sambal

Nah tapiiii..ada cerita seru nih di Bebek Tepi Sawah. Seusai kami makan siang dan akan pulang, ada seorang pelayan yang datang ke meja kami, dan menawarkan kami untuk mengisi sebuah kuesioner. yasudah ya saya isi dengan penilaian yang jujur dan saya masukan juga nomer telepon dam email lengkap saya. Seusai saya mengisi, suami berkata, "sayang....kalo ngisi kayak gitu udah asal-asalan aja, toh nggak akan ada hadiah ini" ucap suami.

Tapiiiiii, tahu nggak, kalo sehari setelah kami makan disini (DAY-4), pagi saat saya dan suami sedan berkemas-kemas barang untuk pulang, saya mendapati sebuah nome telepon asing dengan kode Bali berdering di layar HP. Dannn saat saya angkat dan mendengar penjelasan panjang x lebar, (I'm so excitedddddd), saya me-menangkan hadiah :
  • FREE menginap di Hotel jaringan Karma Group.
  • FREE menginap selama 10 hari, all facilities free of charge
  • BERLAKU selama 2 tahun!
  • Booooo, itu ya hotelnya di Jimbaran dan juga Kandara.
  • Harga 1 room-nya diatas 12 juta/ per night!
  • Bebas datang kapanpun, tinggal telpon si Ibu Direkturnya langsung (catet ya Lana, nomer teleponnya udah disimpen di HP!)
Saya bisa dapat surprise gift ini dalam rangka Ulang Tahun KARMA GROUP

Cantiknya Hotel Karma Kandara Bali

Kan kan....jadinya tahun depan saya dan suami ada agenda liburan lagi dengna menginap di penginapan super mewah! Ceritanya panjang...karena baru sehari sebelumnya saat saya ke Pantai Kandara bareng suami, saya sempat melihat Hotel Kandara yang super-duper mewah, dengan kursi-kursi cantiknya yang di tata, eskteriornya yang bikin saya ngiler dan bermimpi suatu hari nanti akan bisa menginap dan liburan disana. Ternyata dikabulkan impian selewat iklannya. 


Dan untuk makan malam di hari ke-3 kami di Bali disponsori oleh Warung Subak-Grilled Seafood Restaurant. Pokoknya di Bali tuh udah Seafood Alert! Bagi yang alergi, hentikan rencana ke Bali..hihihi.. 




DAY 4
Ahhhh rasanya 4 hari tuh cepet banget berlalu ya kalo di Bali. Dan karena tenaga sudah dihabiskan untuk ke pantai dan keliling-keliling Bali naik motor dan sempat nyasar di jalan tol Bali hehehe.... tenaga pagi hari lumayan terkuras. Tapi apa daya saya dan suami yang doyan makan enak (catet yang makan enak, kalo nga enak kami nga doyan hihihih), akhirnya suami ngasih ide untuk melipir dikit ke Kuta dan makan menu warteg rasa nikmat dengan namanya Warung Nikmat. Lucu yang namanya, Eits tapi walau namanya hanya 'warung' yang makan juga bule-bule, ditambah menunya halalan thoyiban pastinya!
Dan menu-menu yang di hidangkan ala prasmanan (ambil dan pilih menunya-langsung bayar-duduk cantik-santap makanan) nggak kalah lezat dengan resto lainnya. Sepiring nasi penuh, sate daging kerbau, udang oseng pedas, sayur hijau oseng, dan segelas es teh manis menjadi menu sarapan sehat bin nikmat kala itu. 1 porsi saya makan saja sudah 50 ribu sendiri, bersama suami sarapan jadinya 100 ribu teermasuk minuman segarnya.


Tempat makan enak dimana semua menu hidangannya dijamin halal
Dan kamu wajib mencoba oseng udangnya.....


5. SUVENIR

    Nah salah satu agenda lagi selama di Bali, tentu saja membeli oleh-oleh. Banyak sekali artikel yang bertebaran dan memberikan informasi bahwa beli oleh-oleh ke Pasar Seni Sukawati. Memang saya menyempatkan untuk jalan-jalan ke Pasar Seni Sukawati di hari ke-3 sebelum makan siang di Resto Bebek Tepi Sawah. Memang harganya murah untuk membeli aksesoris seperti kalung-kalung cantik dengan jumlah banyak, dan juga banyak lagi produk oleh-oleh lainnya seperti kain Bali, lukisan, patung-patung, celana pantai, baju pantai nan seksi dan masih banyak produk lainnya. Hanya saya tips saya saat berbelanja ke pasar seni rakyat, beli saja oleh-oleh di luar pasar (sekitar sekeliling pasarnya) tidak perlu masuk ke dalam. Selain panasnya di dalam pasar yang luar binasa, berdesak-desakan, lalu itu tuh para pedagang yang berjualan selalu rajin teriak-teriak menawarkan dagangannya.
  Terus terang bagi saya yang senang belanja dalam keadaan tenang saat memilih, suasana suara penuh tawaran pedagang yang menawarkan barang dagangannya malah membuat saya tidak tenang dalam memilih, melihat-lihat dulu produk yang dijual. Malah bikin stress sendiri-lah. Jadi saran saya, lebih baik belanja di luar pasarnya. Masih banyak toko-toko berseliweran di se-keliling pasar kok. Malah keuntungannya selain masih bisa di tawar, juga kita tidak kepanasan (karena masih bisa merasakan angin di outdoor, ditambah kita jadi khusyu melihat-lihat, memilih warna dengan jelas (efek dapat sinar matahari siang), masih teduh karena toko-toko yang ber-atap (tanpa sumpek).

Pasar Seni Sukawati yang menjual berbagai barang seni 

Dan alhasil saya membeli kalung etnik berbandul cantik sebagai koleksi statement neklace saya, celana tenorikumo (alias celana pendek ala-ala ke pantai untuk saya jadikan celana tidur yang selalu bikin suami saya suka saat saya pakai celana gemes hehehe...).

Dan untuk tips lainnya saat membeli oleh-oleh, sebaiknya kamu tidak perlu lama di Pasar seni (atau bahkan saya men-suggest kalo tidak perlu banget beli lukisan cantik nan murah, atau barang-barang suvenir yang mesti ke psar seni, sebaiknya anda ke Krisna saja. Toko khusus oleh-oleh dari mulai kalung-kalung, lilin meditasi, baju-baju pantai, tas, kain pantai, kalung mutiara, sampai makanan khas oleh-oleh Bali lengkap banget ada disana. Tokonya juga buka 24 jam loh! Jadi kalau penerbangan kamu pagi, bisa tuh malamnya mampir sebentar ke Krisna. 

6. TUJUAN WISATA

Nah ini nih yang paling bikin saya seneng selama liburan, gimana nggak, liburan ke Bali itu pasti identik dengan jadi 'anak pantai'. Dengan waktu liburan yang tidak terlalu lama bagi saya dan suami, tetap tetap disempatkan untuk ke pantai.

Pantai Pandawa

Dan liburan kali ini kami menyempatkan menjelajahi 3 pantai indah. Diantaranya pantai Pandawa, Pantai ....... & Pantai Kandara.

Untuk Pantai pertama yang saya kunjungi tidak terlalu ramai, pantainya masih bersih. Awal masuk ke area pantai terdapat 5 patung besar yang berdiri kokoh di sepanjang pinggir jalan sisi kiri. Tapi sayang, saya tidak sempat foto di salah satu patungnya. Padahal kepengen banget. 

Pandawa Beach dengan pasir pantainya yang bersih, putih dan cantik

Saya dan suami puassss banget berenang disana, bahkan untuk pertama kalinya saya bisa mengapung (dengan posisi terlentang) diatas air laut. Seruuuuuu. Bolak-balik saya dan suami berenang-renang sambil sesekali udah kayak anak kecil kegirangan main air di laut. Entah coba gaya kura-kura, gaya kupu-kupu, meluncur sampai tiduran di atas air dengan terik matahari yang bikin silau. Alhamdulillah suami pengertian banget dan sudah membelikan saya kacamata renang super kece yang bikin istrinya jadi seneng di dalam air. Makasih sayang (*sun doraemon) hehehe...

Pantai Kandara

Untuk pantai yang 1 ini, lucu bangetlah. Saya sampai harus menuruni ratusan anak tangga untuk mencapai pantai tersebut. Tapi demi liburan kali ini dan program melangsingkan ala kadarnya, saya tetap menuruni tangga dengan sesekali mengeluarkan kata ajaib 'Papa...tungguin, Mama capeee..' sembari ngos-ngosan tentunya. Tapi setelah tiba di bibir pantai, aduhai ini kaki rasanya udah pengen nyelam aja. Bahkan di pantai yang satu ini bersih dan terbilang sepi. Ibarat private beach. Di sebelahnya justru ada Hotel Mewah Kandara. Yang dimana kalau kita menginap disana, untuk turun ke laut kita akan menaiki lift dan tidak perlu gempor menuruni ratusan anak tangga di balik hutan lebat.

Sempat sambil saya menikmati indahnya pantai, saya bercanda dengan suami, "Pa....nanti Papa sama Mama harus jadi orang kaya yah, biar nanti kalo ke Bali lagi, Mama naik kerekan itu tuh. Nga naik tangga gini' hehehehe.. sembari saya dan suami tertawa lepas walau itu hanya khayalan belaka.

Ehh....ternyata candaan kami di sore romantis kala itu diijabah juga. Ya itu, 2 hari setelahnya kami mendapat surprise gift FREE Menginap 10 hari di seluruh jaringan Hotel Karma Group. Ajaibnya, salah satu hotel di jaringan Karma Group tersebut adalah Hotel Kandara-Bali, yang dimana hotelnya baru saja saya dan suami jadikan khayalan dan candaan kami sehari sebelumnya -- saat kebetulan kami sedang di pantai Kandara! What a wonderful surprise!


Untuk mencapai pantai 1 ini, kamu punya 2 option :
option 1 : kamu bisa naik lift kerekan hehehe.. dan membayar harga sebesar Rp.250.000,-
option 2 : ya siap-siap betis kenceng, perginya menuruni anak tangga, pulangnya menaiki (lagi) ratusan anak tangga 

Berikut cerita seru saya dan suami liburan sekalian 2nd honeymoon! Walau lebih tepatnya liburan melepas penat duniawi dan memberi vitamin sea untuk Mama dan Papa Andelane.

Jadi tunggu apalagi. Rencanakan liburan seru nan hemat kamu bersama pasangan. Kadang kita tidak hanya perlu kerja dan makan enak saja, tapi hadiahi diri kam dengan liburan seru yang dijamin biki kamu refresh! Happy holidays all! 


Protected by Copyscape

* * *
[ Tulisan & pengalaman milik sendiri Bukan Content Placement / Sponsored Post ]

ASUSPRO Notebook seri P2430, Friendly notebooks for Blogger

Thursday, 22 December 2016
[ Tulisan Sendiri bukan Sponsored Post ]

Zaman sekarang, banyak sekali orang-orang yang mencari informasi melalui internet, dari situ pula blog-blog yang tersebar di internet cukup banyak yang menjadi trending topic yang memuat topik pencarian informasi para penggunanya. Makanya bagi para blogger yang sudah expert konten yang bersifat kreatif amat sangat diperlukan.

Sebagai seorang blogger, konten ibarat nyawa sebuah blog. Bukan hanya sekedar tulisan saja, tapi juga dinilai dari tata bahasa, kualitas informasi yang kita bagikan pada pembaca, juga penting untuk meningkatkan nilai blog dan rating blog. Selain itu sisi kreatif dalam sebuah tampilan blog dan artikel juga menjadi faktor yang penting bagi apra blogger untuk menarik para pengunjung blog agar semakin tertarik untuk melanjutkan membaca postingan kita lainnya.



Konten yang kreatif bagi sebuah blog (khususnya blog saya ini), selalu memiliki ciri khas. Tidak melulu berisikan informasi yang monoton dan bersifat kaku. Maka dari itu kali ini saya akan membagikan langkah-langkah menulis konten kreatif yang bagus untuk diterapkan dalam sebuah blog :

1. BLOG HEADER YANG EYE-CATCHY
Blog header itu ibarat first impression. Pertama kali pengunjung mengunjungi blog kita, yang pertama kali akan mereka lihat dan nilai adalah Blog header. Dari blog header pula-lah pengunjung bisa memastikan nichec blog yang sedang ia kunjungi itu apa. Jadi, saran saya buatlah blog header sesuai dengan karakteristik tema blog kamu dengan desain semenarik munkgin, agar para pembaca yang berkunjung akan lebih tertarik. Pikirkanlah sebaik mungkin. Ini kesempatan untuk mengeluarkan kemampuan kreatifitas kamu.

2. ISI ARTIKEL BERKUALITAS
Sesuai yang saya kemukakan di awal, isi artikel / konten sebuah blog itu adalah 'Nyawa'. Ya, karena isi artikel yang diulas merupakan trigger pertama seorang pembaca blog yang membaca di awal-awal baris postingan kita akan mengambil keputusan, apakah dia tertarik membaca artikel kita dan melanjutkannya, atau memutuskan untuk tidak melanjutkan dan berpindah searching.

3. ELEMEN TAMBAHAN
Selain konten / isi artikel yang menarik dan berkualitas, kita perlu juga untuk menambahkan elemen tambahan seperti video buatan kamu (saat sedang posting travelling seru kamu, foto-foto yang menarik dengan pilihan warna yang cantik dan menarik serta menjadi satu kesatuan tema artikel yang kamu tulis).

Dan tentu saja 3 elemen penting diatas selalu menjadi rumus saya membuat sebuah konten kreatif. Itu makanya saya sangat sayang dengan laptop kesayangan saya yang sudah setia menjadi teman baik saya saaat menulis sebuah artikel, mengulas beberapa produk ataupun artikel sponsor serta mendesain semenarik mungkin tampilan postingan blog saya. 




Selama ini saya menggunakan laptop ASUS  X455L yang mumpuni. Tapi dengan hadirnya ASUS terbaru ASUSPRO Notebook seri P2430 membuat saya sangat tertarik dan ingin mencoba keseruannya blogging dengan laptop incaran. Saya sebagai sorang Blogger yang kesehariannya memerlukan notebook dengan kemampuan kerja yang bagus, apa lagi ada NVIDIA GFORCE yang bisa membuat tampilan grafis desian blog saya lebih cantik dan menarik untuk dilihat, ditambah lagi dengan adanya Intel HD Graphics Family dengan 2G VRAM.

Performa dan kinerja yang handal

ASUS Notebook seri P ini memang dikenal sebagai notebook yang memiliki tampilan profesional dengan tekstur yang premium karena dipersenjatai dengan garis-garis halus yang diperkuat dengan LCD berlapisan anti gores. Walaupun simpel tampilannya tapi terkesan elegan dengan adanya tesktur bergaris berbahan alumunium. Ukuran Notebook seri P ini juga cukup nyaman dibawa kemana saja (apalagi bagi saya yang kebiasaan berpindah-pindah tempat saat menulis ; bisa saat di sela-sela kerja di kantor ataupun saat weekend di rumah). Dengan berat laptop sebesar 2.09 kg (sudah termasuk baterai) tentu tidak membuat pundak saya terasa berat saat membawanya dengan tas laptop. Untuk ukuran layarnya sekitar 14 inci. Tidak terlalu besar, namun tidak terlalu kecil juga. Sehingga sangat pas juga digunakan untuk bekerja.

Asus Pro seri P2430 ini sudah memakai Intel generasi 6 tersedia  tiga processor ada core I3, core I5 dan juga core I7, tentunya pakai Windows 10 pro 64-bit dan layar nya 14" HD.

Untuk kenyamanan pengguna, ASUSPRO P2430 ini juga sudah menggunakan layar anti glare yang mencegah refleksi dari pencahayaan yang tidak diinginkan, sehingga mengurangi kelelahan mata. Sehingga walaupun kita menggunakan lapotp tersebut di area yang terkena matahari atau sinar yang cukup terang, kita masih bisa menggunakan laptop ini dengan sangat nyaman. Bahkan bisa mencegah noda sidik jari bila kita sedang makan gorengan tanpa khawatir adanya bekas sidik jari yang menempel. 

Asus Pro seri P2430 ini juga memiliki WiFi BGN, gigabit base-t dan juga bluetooth. Selain itu ada Super Multi DVD yang melengkapi sesi kita menonton film dengan adanya 4 USB, 3 nya USB 3.0 , 1 nya USB 2.0.

Keunggulan lainnya, penggunaan keyboard yang super nyaman dengan tidak adanya lekukan serta penggunaan tekstur aluminium yang bergaris halus yang tentu saja tidak akan membuat telapak tangan kita terasa panas, justru terasa adem saat sedang melakukan pekerjaan cukup lama.

Fitur Multi-gesture toucpad yang memudahkan pengguna
Sumber: www.asus.com

Di dalam laptop ini juga dibenamkan sebuah touchpad multi-touch dengan teknologi ASUS Smart Gesture, di mana kamu bisa merasakan pengalaman yang intuitif dan alami. Kamu bisa menggunakan multi-touch dengan lebih mudah dan lebih presisi untuk scroll, memutar, dan zoom

Tentu saja membuat pekerjaan kita menjadi efisien dengan smart gesture yang ditanam. Asus Pro P2430 ini garansi nya 3 tahun, sudah termasuk 2 tahun baterai dan FREE WORRY tentunya.

Sumber : www.asus.com

ASUSPRO P Series memiliki modul hardware built-in pada motherboard yang mendukung Wake-on-LAN (WOL). Hal ini memungkinkan komputer dapat dinyalakan atau nyala dari mode sleep dengan hanya melalui pesan jaringan melalui koneksi LAN. Fitur ini sangat berharga untuk pemeliharaan PC di daerah terpencil dan minim IT khusus.

So, buat kamu-kamu para blogger dan sedang menekuni dunia kepenulisan dan sedang mencari notebook apa yang cocok kamu gunakan. ASUS sedang mengeluarkan seri terbaru yang pas banget buat kamu anak muda yang multitasking (bekerja dan juga blogger ataupun mahasiswa dengan segudang tugas kuliah tapi juga senang nge-blog).
Disclaimer :
Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Asus yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Asus Indonesia.

Protected by Copyscape

My Weekend To-Do-List

Friday, 25 November 2016


Yeay! Another lazy weekend.

Ngerasa happy itu saat weekend datang. Bukan soal ketemu hari sabtu-nya dan bisa pacaran sama suami, tapi lebih tepatnya jadi hari leyeh-leyeh versi Lana. Tentu saja walau ini weekend, bukan berarti hari yang tidak terencana.

Bagi seorang Lana, weekend dengan waktu senggang itu harus saya miliki, at least 2-3 kali dalam 1 bulan. Karena weekend memiliki artian sebuah waktu yang menghadiahkan mata, hati, batin, dan kaki saya bisa merasakan istirahat yang sebenarnya serta menjadikan jiwa saya rileks sejenak dari rutinitas 'ala robot' yang harus saya jalankan di saat weekdays yaitu bekerja 8 to 6 p.m bahkan bisa lebih dari itu.

So, my weekend to-do-list saya selalu saja saya rencanakan di sela-sela kesibukan saya bekerja. Entah itu saat saya sedang berdiri di pojokan gudang kantor dan menatap tumpukan dus besar, atau saat saya sedang blank dan menatap kosong  layar laptop, atau bahkan saat sedang perjalanan pulang kerja, selalu saja ada rencana-rencana sederhana yang sudah saya buat dalam pikiran.
Dan berikut, to-do-list versi Lana yang mungkin bisa kamu pergunakan di sela-sela weekend mati gaya kamu sekarang. Let's check this out!


  1. I love watching TV. Sejenak setelah saya melakukan rutinitas di weekend pagi diantaranya menyuci, menjemur, menyapu dan menyiapkan sarapan suami (jika masih ada stok bahan di kulkas), saya akan melakukan ritual 'tidak mandi hingga siang hari' dan memanjakan mata saya dengan acara-acara gosip artis Indonesia penuh pesona dan tidak bermanfaat.hahahaha dan dilanjut dengan menonton acara favorit diantaranya fashion dan dekorasi hunian.. Ya iya dong, harus diakui, itu adalah aktifitas sempurna kebanyakan wanita muda (dan belum) mendapatkan anak.
  2. I love writing. Di sela-sela layar TV dalam keadaan ON dan dengan acara yang saat itu sedang tidka menarik untuk saya tonton, maka saya akan mengambil laptop kesayangan dan mulai membuka 'rumah kedua saya' alias Blog pribadi. Entah itu menulis artikel yang idenya sudah tertuang dan mengendap dalam otak saya selama 1 minggu, ataupun mencoba untuk menata ulang / re-design my blog.
  3. I love design. Kegiatan men-desain merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi saya. Salah satunya tertuang dengan men-desain ulang penampilan blog kesayangan. Dari mulai membuat desain layout yang menarik, mengedit html code di blog, atau bahkan mendesain tampilan sidebar blog dengan meng-update gambar-gambar baru dan kemudian saya link-kan dengan artikel yang menurut saya menarik untuk di publish, seperti yang anda liat sekarang di sisi kanan blog saya.
  4. I love DIY. Jika saya sudah mulai bosan mengotak-atik blog ataupun mati ide untuk menulis artikel, saya akan membuka 'lemari harta karun' yang berisikan pernak-pernik lucu nan cantik. Disanalah saya menuangkan ide membuat berbagai kreasi dari mulai aksesoris seperti gelang, kalung, ataupun gantungan kunci. Yahh hanya untuk lucu-lucuan dan mengisi sisi kreatifitas saya.
  5. I love dancing. Ya, saya cukup suka menari. Matikan TV dan menghidupkan musik ataupun searching lagu yang sedang senang saya dengarkan dekat-dekat ini, dilanjut dengan menari alias joget-joget ngawur sambil bernyanyi (yang mungkin kalau saya ikutan kompetensi idol, dipastikan baru nyanyi nada awal sudah diminta keluar ruang audisi). hihihi.... Yah setidaknya dengan menari nggak jelas juga bisa dihitung sebagai olahraga ringan sejenak kan.
  6. I love cat. Oh ya, walau saya tidak resmi memiliki peliharaan kucing, tapi selalu ada 1 kucing cantik berbulu putih yang rajin mampir di depan rumah dan mengajak saya bermain di teras. Namanya Whyty. Dia itu kucing jantan yang super lincah dan cemburuan. Saya selalu tertawa bila teringat kejadian dimana saat suami sedang bermain dengan Whyty, dan ada kucing asing datang menghampiri suami saya. Dengan sigapnya Whyty akan langsung mendekati kucing itu dan seketika 'plak'. Whyty akan mengeluarkan jurus kepalakan tangan mungilnya ke kucing asing tersebut yang dimana akan mendapat usapan tangan dari suami saya.Hahaha...Dan Whyty melakukan itu sebagai tanda posesif dan cemburu dia karena suamiku akan mengelus kucing lain. 
  7. I love ngadem di kamar. Terus terang, dikarenakan jenis pekerjaan yang saya lakukan di hari kerja amat-sangat menyita fisik dan mental saya, alhasil saya bisa dari pagi (setelah selesai bersih-bersih rumah & suami berangkat kuliah) hingga sore hari diam saja dalam kamar. Menonton, ngemil es krim cokelat depan TV hingga menyetrika tumpukan jemuran yang sudah kering sambil mendengar musik jazz. Walau awan terasa cerah diluaran sana, dan waktu yang sangat tepat untuk jalan-jalan nge-mall, tapi saya sepertinya sudah masuk zona 'bosan ke Mall'. 
  8. I love duduk di jendela di kala sore. Bagi kamu-kamu yang membutuhkan ketenangan, trust me, ritual duduk dekat jendela kamar dengan jendela dibuka lebar, menatap mobil-mobil tetangga nan mewah berseliweran di depan rumah, dan sesekali ada pedagang makan lewat sembari kamu menikmati semilir angin sore (pada pukul 3 hingga 4 sore), sukses membuat kaki saya seperti berpijak kembali. Merasakan kenanga indah kala saya kecil yang hobinya manjat genteng dan menyaksikan interaksi para ibu-ibu dengan tukang sayur, medengar tawa ceria anak-anak kecil berlarian di sabtu pagi, ataupun menyaksikan pedagang-pedagang yang berjualan makanan dan membuat saya ngiler.hehehhe.... Hahh, I love that moment! Tidak banyak beban kerja dan beban hidup yang harus saya pikirkan. Setidaknya sejenak saya taruh dulu semua pikiran itu di luar jendela kamar dan menikmati daun-daun hijau yang bergerak seirama terkena sepoi-an angin. 
So, buat kamu yang bingung harus ngapain di weekend pagi dan sedang males keluar rumah ataupun lagi bokek, hehehe.... diatas bisa jadi sedikit tips seru buat kamu menghabiskan weekend kamu agar tidak mati gaya. 

Dan jangan lupa, share juga cerita weekend kamu ya, kalau sedang ingin bertapa dan ngadem di rumah dengan baju santaimu!




Program Hamil Bulan ke-3 : Pemeriksaan HSG

Thursday, 24 November 2016


Postingan sebelumnya : Program Hamil Bulan ke-2 (Indung telur sehat)


#Intermezzo : Setelah sebelumnya (minggu kemarin) di hari haid ke-2 saya dan suami kontrol kembali ke klinik Dokter Sofie, saya diperiksa kembali keadaan sel telurnya. Ulalalaa..ini ya sel telur kiri masih saja bandel (PCO's) dan yang kanan juga ikutan. Ditambah lagi berat badan saya nggak mau kompromi sama timbangan disana, tetap di angka 70 kg (padahal di rumah saya menimbang berat badan menginjak angka 67-68).

Ceritanya protes sama timbangan di klinik yang nggak mau berkurang angkanya.

Dari hasil singkat kunjungan minggu kemarin, dan dengan analisa Bu Dokter yang dimana berat badan saya susah turun, PCOS-nya masih betah nangkring, alhasil saya diberi surat rujukan oleh Dokter untuk di hari ke-10 melakukan pemeriksaan HSG. Sedangkan suami diberi pengantar ke Dokter Rudy (spesialis Androlog) untuk konsultasi. 

Maka langsung saja, sepulangnya saya dari Dokter Sofie, kami mampir ke Lab.Pramita dengan berbekal surat rujukan dari Bu Dokter, agar saya mendaftar untuk tindakan HSG. HSG ini bisa dilakukan dengan beberapa syarat yang harus dijalankan oleh wanita, diantaranya :

  1. Jadwal Pemeriksaan HSG dilakukan : antara hari ke-9 hingga ke 14. Dan saya melaksankan HSG di hari ke-10, agar 2 hari setelahnya (hari ke-12, saya kontrol kembali ke Dokter Sofie sambil membawa hasil HSG tersebut).
  2. Setelah mens, wanita yang akan melakukan HSG jangan dulu berhubungan dengan suami.
  3. Tidak ada pantangan makanan apapun / pun puasa.
  4. Disarankan untuk mencukur bulu area kewanitaan sehari sebelum pemeriksaan, agar tidak terjadi tarikan saat nanti pemasukan selang kateter / cairan.
  5. Saat membersihkan area kewanitaan selama mens dan rentang waktu akan HSG, jangan menggunakan cairan-cairan pembersih dahulu. Cukup dengan air bersih.
  6. Berdoa, dan Jangan tegang. Dijamin, tidak akan sakit dan prosedur akan berjalan dengan waktu yang cepat (tidak perlu di ulang).
Hari pemeriksaan HSG datang juga. Saya tiba di Lab. Pramita pukul 10.00 pagi. Selesia mendaftar dan membayar biaya HSG, saya diminta menunggu sebentar. Suster pun datang dan menjelaskan tentang prosedur pemeriksaan HSG yang akan saya jalani dengan cukup detail. Dan juga meminta saya menandatangani Inform Consent / Surat Persetujuan Tindakan HSG.

Selesai menandatangani, selang 15 menit kemudian saya dipersilahkan untuk masuk ke ruangan Radiologi dan mengganti baju dengan baju pemeriksaan. Kemudian saya diminta untuk berbaring diatas meja rontgen sambil menunggu suster mempersiapkan alat-alat tindakannya dengan cara steril.




Tahap pemeriksaan tindakan HSG :
  • Posisi badan litotomi (posisi untuk melahirkan)
  • Pertama-tama, cocor bebek dimasukan ke dalam liang vagina untuk dibuka dengan lebar.
  • lalu terlihat liang vagina. Dan bila memang ada keputihan di dalamnya, makasih sebelum tindakan HSG, untuk dibersihkan dahulu oleh Dokter.
  • Selanjutnya setelah bersih, dilanjutkan untuk memasukan selang / kateter yang berguna untuk mengalirkan cairan kontras di sekitar rahim dan juga kedua tuba fallopi.
  • Setelah selang berhasil masuk dengan sempurna, cairan kontras akan dimasukan sedikit demi sedikit hingga ukuran 5cc. 
  • Saat pemeriksaan foto HSG, diharapkan kita untuk tarik nafas
  • Tips ke-1 : Jangan tegang. karena ketegangan yang kita rasakan malah membuat cairan kontras yang masuk akan keluar kembali, dan harus dibersihkan dan di ulang lagi dari tahap pertama.
  • Tips ke-2 : Bagi saya sendiri yang melakukan pemeriksaan sendiri tanpa di temani suami, saya hanya mengucap dan membaca doa berkali-kali untuk membuat hati saya tenang. Surat Al-Fatihah, Ayat Kursi, An-Nas berulang-kali. Dan bila diminta Doker untuk rileks sebentar, saya coba untuk mengusap-usap area rahim dan perut saya sembari membacakan surat Ayat Kursi dan Al-Fatihah diselingi mengajak ngobrol rahim saya dalam hati, "semoga rahimku sehat ya Rabb"
  • Tips ke-3 : Rileks, hati tenang. Dan saat merasakan cairan masuk dan perut terasa sedikit sakit / mulas, ucapkan dalam hati meminta ampunan kepada sang Pencipta. Insya Allah, momen ber-kontemplasi (berbincang dengan diri sendiri), membuahkan hasil pengalaman batin bagi saya sendiri.
Setelah tindakan HSG selesai, saya diminta untuk bersih-bersih ke toilet. Selang 10 menit, diminta untuk berbaring kembali di meja rontgen untuk di rontgen terakhir untuk melihat apakah masih ada cairan kontras yang berada di dalam.

Untuk hasil HSG tersebut, dapa diambil hari itu juga. Dan segera saya mencoba untuk googling dan mencari arti / terjemahan dari bahasa fisiologis hasil Laboratorium. 
Alhamdulillah, hasil lab saya :
Kedua tuba paten (artinya kedua tuba fallopi sehat dan baik)
Uterus antefleksi (artinya posisi uterus normal / menghadap ke depan)
Jadi tinggal menunggu 2 hari lagi untuk membawa hasil HSG dan hasil Lab tes sperma suami, untuk pemeriksaan berikutnya ke Dokter Sofie. Bismillah, mudah-mudahan tindakan selanjutnya saya sudah diberikan lampu hijau untuk Dokter untuk melakukan program hamil tahap selanjutnya, amin.


Read more : Program Hamil Bulan ke-4 : Promil vs. Penelitian

Sick of Being Tired All The Time

Saturday, 19 November 2016

Officially, I'm Sick of Being Tired All The Time



Oke! Dan saya sekarang amat-sangat-super-duper kelelahan fisik dan kelelahan mental!.
Lebih tepatnya merasakan Job Burnout!

Gimana nggak kelelahan amat sangat. Kerjaan di tempat kerja sudah menjadikan saya seperti super wonder women yang di sapi-perahkan. Dari pagi, tiba di kantor masih harus ada acara apel kerja. Dan usai apel dilanjutkan harus nangkring di dalam gudang penuh dengan modem berbagai tipe dan juga ribuan gulungan kabel berbagai ukuran yang harus saya bagikan ke setiap teknisi yang akan bekerja di lapangan. Untuk pekerjaan tersebut sudah akan menyita fisik saya untuk mondar-mandir di gudang penuh debu selama 4 jam full.

Usai 2 jam berlalu, dilanjut ke ruang kerja (yang sebenarnya tidak layak disebut ruang kerja dengan berbagai keadaan di dalam ruangan yang kurang ergonomis) dan berkutat dengan laptop dengan rupa-rupa aplikasi perusahaan yang membuat saya harus mengeluarkan jurus 'tangan dewa'. Gimana tidak? 1 pekerjaan harus membuat saya membuka beberapa aplikasi I.T perusahaan. Belum lagi aplikasi tersebut sudah menyita setengah hari saya dengan harus meng-input 1 per 1 data yang sebenarnya buat saya sangat menyita waktu dan tidaklah efektif. Apalagi masih harus mensinkronkan data fisik di lapangan dengan data di aplikasi (yang kenyataannya tidak bisa sinkron). 
Sumpah sampai tidak habis pikir, perusahaan BUMN sebesar itu, masih mengerjakan pekerjaan data secara manual. Apalagi ajaibnya perihal approval permintaan material. Untuk perusahaan kompetitor swasta tempat saya bekerja dulu sudah mengandalkan scanner + email + email approval. 

Sedangkan di perusahaan ini, masih mengandalkan keajaiban dunia : di print out, dan untuk approval masih mengandalkan harus pergi sendiri ke kantor cabang lain dan mengejar-ngejar Atasan (masih level Manajer) untuk dimintakan tanda tangan! 

Ah ya! Ada lagi juga pekerjaan yang saya pegang dan lebih ajaib. Saya jabarkan satu persatu :
  • Saya, seorang wanita dan sekaligus istri yang ingin hamil. Dan ajaibnya saya ditempatkan di posisi Warehouse (gudang).
  • Bayangkan pekerjaan 5 divisi dikerjakan oleh Sa-ya sen-di-ri! Yang seharusnya itu dikerjakan oleh 5 hingga 7 bahkan 10 orang manusia, tapi justru ditumpahkan semua ke Lana Xena the warrior princess. Sangat menyekik saya. Ditambah lagi banyak sekali drama pekerjaan yang membuat saya terkadang menangis menahan entah sakit hati ataupun sakit fisik (kaki keseleo, paha biru kejatuhan tangga baja, atau bahkan kepala benjol kejatuhan kabel dari rak paling atas). Saya pun sempat pendarahan (tanpa saya sadari) ketika saya sedang ingin hamil.
  • Mengerjakan ribuan data modem dan penggunaan ratusan material dengan menggunakan 5 aplikasi, puluhan menu.
  • Di gudang penuh sesak tersebut saya mengerjakan pekerjaan pria, dimulai dari : mengangkat modem, mengangkat material (mungkin kamu bisa bayangkan kabel gulungan hitam sebesar paha yang kamu lihat di jalanan? Untuk 1 gulungannya ada yang panjangnya 50 mtr, 100 mtr, 150 mtr, dsb). Dan setiap kali ratusan kabel gulungan tersebut dikirim dari pusat, akan dimasukan dalam 1 dus besar (1 dus besar = ber-isi-kan 10 hingga 12 roll kabel). Jadi hitung saja, bila 1 roll kabel tipe 100 meter beratnya 4 kg, berarti 1 dus besar total beratnya (4 kg x 10 roll = 40 kg). Dan 40 kg tersebut saya angkat sen-di-ri-an! Dan yang datang kan tidak mungkin hanya 1 dus besar. Bisa hingga 30an dus.
  • Mem-barcode 1 demi satu ribuan modem. Satu per satu! Oh alangkah aneh bin ajaibnya. Seharusnya yang namanya barang sudah dilempar ke cabang, untuk data SN pasti sudah ter-input sebelumnya di Data Warehouse Pusat.
Dan masih banyak hal yang membuat saya seperti terpenjara dan tidak bisa keluar dari pekerjaan dan perusahaan ini. Ohhh...Mama (di surga), andai engkau melihat putrimu bekerja sebegininya, saya yakin...detik ini juga Mama akan menelepon saya dan menyuruh saya berhenti bekerja se-ka-rang!
Tapi apa daya, semua itu tidak bisa saya lakukan dan hanya berharap ada orang-orang baik di sekeliling saya 'dibukakan isi kepala & isi hatinya oleh Malaikat'.

Dan tidak ada bagi saya yang namanya Thanks God is Friday! Karena pada setiap hari jumat kekuatan Hercules harus saya keluarkan :

  • Dari pukul 1 siang hingga isya berkumandang, saya harus mempersiapkan sekian ratus modem berkardus-kardus besar dan harus di barcode satu-satu, 
  • Mempersiapkan puluhan gulungan kabel telepon dengan berbagai tipe ukuran per 1 gulungnya (ada yg 1 gulungan berukuran 50 meter, 75 meter, dan 100 meter). 
  • Dan spektakulernya lagi saya persiapkan itu semua sendiri dengan diangkut, digeret, di seret (bila saya sudah tidak kuat) serta saya mengerjakan hal itu dengan harus bolak-balik memindahkan kardus super berat dari gudang A ke gudang B. Ada sih pria-pria masih muda dan bertenaga disana, tapi kalau mengutip istilah Papa saya, "mata mereka semua di tutup Malaikat". Sehingga walau dengan jelasnya ada seorang wanita berusia 31 tahun yang kelelahan, berpeluh keringat bolak-balik mengangkut kardus berat, angkle kaki sudah keseleo, mengangkat dus super besar (untuk 1 dus-nya seukuran setengah kulkas) mereka para pria, para atasan, para Manajer yang melihat saya mondar-mandir depan pintu teras ruangan kerja, tetap saja mereka di dalam ruangan berhiaskan layar laptop dan ruang yang teduh!
Allahu'akbar. Dari sini saja saya sudah amat sangat tahu, betapa bobroknya yang mengaku Atasan di perusahaan sebesar & se-level ini. Betapa bobroknya pula mental anak muda jaman sekarang. Dan pantas perusahaan tersebut tidak maju bahkan kabarnya setiap tahunnya terlilit utang milliar-an (karena sudah amat sangat banyak men-dzalimi para karyawannya.).
Belum lagi saya pernah bekerja dari jam 7 pagi hingga pulang jam setengah 1 malam tanpa diberikan keamanan, tidak ada jemputan pulang di malam sebuta itu, tidak ada pula yang namanya uang lemburan (tidak peduli kita bekerja dalam sehari 12 jam lebih) tetap saja tidak dihargai.  

Dan kenyataan (fakta) ini bukan saya saja yang berpendapat demikian, tetapi ada puluhan bahkan ratusan rekan kerja teknisi (yang niat bekerja baik) yang merasakan hal tersebut. Mereka seringkali curhat ke saya saat pagi / malam mengambil material di gudang untuk keesokan harinya.

Dan saat ini saya hanya menunggu, menunggu waktu yang tepat untuk mengeluarkan 'bom waktu' saya yang bisa saja akan meledak mendadak tanpa disadari.
Bukan saya yang membuat tembok tinggi penuh paku, tapi ke-egoisan & pemaksaaan kehendak dari Anda kepada saya, yang membuat tembok itu semakin tajam. Dan bila kelak Anda tertusuk, jangan pernah salahkan saya!

Pengalaman Operasi Gigi geraham bungsu

Sunday, 6 November 2016
Source
Akhirnya saya merasakan yang namanya operasi kecil di gigi saya.
Jadi ceritanya sejak 3 minggu yang lalu saya terserang sakit pilek yang super-duper pilek dan tidak mengenakan aktivitas. Tapi ini kenapa, saya sakit pilek tapi kening tengah atas saya juga ikutan sakit, ditambah dibawah mata kiri juga sakit. Saya mulai mengira-ngira apa sakit kepala saya juga ada sangkut-pautnya dengan gigi.




Yasudahlah, hari Senin sore saya minta suami untuk menemani saya kontrol ke Dokter gigi. Semenjak Menikah saya belum punya langganan baru Dokter gigi pribadi, jadi saya iseng coba cari di google apotik yang dekat dengan rumah saya dan ada Dokter prakteknya. Tidak jauh dari rumah saya, terdapat apotik Revita yang berlokasi di Cihampelas. Tanpa pikir panjang saya telepon apotiknya dan minta jam praktek Dokter gigi hari itu juga. Alhamdulillah, Pak Dokter giginya sore ini praktek mulai jam 5 sore.

Pertama kali saya cek gigi lagi dan di tempat baru. Saat sang Dokter membuka pintu ruang praktek dan mempersilahkan saya masuk ke ruangannya (ditemani suami saya), uwowww Pak Dokternya masih Dokter muda dan super-duper kece, namanya Dokter Alexander. Beliau praktek di Apotik Revita setiap hari Senin-Rabu-Jumat pukul 5 sore. Bisa dibilang, tampilannya adalah pria tipe saya di masa muda dulu....ahahaha... alias masuk kriteria fisik yang saya suka sejak saya SMP dulu, yaitu tinggi, putih, kacamata. (asli yang ini nggak penting, tapi penting bagi saya yang menemukan kriteria pria impian di kala sudah menikah...hehehehe....)

Tidak butuh waktu lama saya untuk memberitahu keluhan saya yang sakit kepala dan sekalian minta untuk melakukan cek gigi saya. Hoho...ternyata ada 3 gigi bolong yang perlu di tambal, ditambah ternyata yang bikin kepala saya cenat-cenut disebabkan ada gigi geraham bungsu di sisi kiri bawah tumbuh dengan miring dan menyebabkan tertekannya gigi-gigi di sebelah-sebelahnya serta tumbuh condong ke arah pipi. Yang kalau tidak dicabut, akan berefek bahaya bagi ke depannya. 

Serius saya ketakutan saat googling dan baca sebuah artikel bahwa bila gigi geraham tidak segera ditangani akan timbul efek buruk diantaranya : gigi jadi tumbuh miring, akan jadi tempat tumbuhnya bakteri, bernanah dan bisa hingga kanker mulut.
Jadilah saya selama 3x kunjungan sepulang kerja, rutin datang ke Pak Dokter untuk menambal gigi. Setelah 3 gigi sudah beres di tambal semua dan dinyatakan dalam keadaan baik, barulah saya diberi surat pengantar rujukan untuk melakukan operasi kecil pencabutan gigi geraham. Dengan ilmu mbah google, saya putuskan untuk meminta surat rujukan yang ditujukan ke RS Gigi dan Mulut UNPAD, Bandung.

Lihat link berikut ini untuk proses operasi gigi: Proses operasi impaksi gigi (Odontektomi)

"Gigi bungsu saya masih tertanam di dalam gusi, apakah perlu dilakukan tindakan operasi? Bagaimana kalau tidak di angkat? Apakah membahayakan gigi yang lain? Lalu kapan sebenarnya gigi bungsu itu harus di angkat/ operasi?"
Untuk gigi bungsu yang tumbuh tak sempurna tidak bisa disama-ratakan kasusnya, gigi bungsu yang tertanam akan bergerak perlahan, pergerakannya berbeda untuk tiap orang, Namun tidak  semua gigi bungsu mesti di angkat, jika si gigi bungsu tidak menimbulkan keluhan, terutama dalam usia pertumbuhan maka operasi pengangkatan bisa di tunda. Sebaiknya jangan di tunda operasi bila sudah berkali-kali nyeri, terlebih jika ditemukan adanya abses (manager). Minum obat mungkin bisa menghilangkan nyeri sementara, namun jika terus menerus minum obat akan merusak organ tubuh lainnya.
Pengangkatan sangat di perlukan bila pertumbuhan gigi bungsu tidak normal yang menyebabkan kelainan periodontal antara gigi bungsu dan gigi sebelahnya. Operasi dilakukan untuk mencegah kerusakan tulang yang lebih parah.
Selain itu pengangkatan gigi bungsu bisa dilakukan atas atas indikasi perawatan orthodontik dan bedah orthogenatik, seperti gigi yang miring dan menekan gigi sebelahnya yang jika tidak di operasi  akan menyebabkan susunan gigi lainnya akan tidak teratur.

Biaya kontrol gigi & operasi gigi :
  1. Setiap kunjungan untuk tambal gigi di klinik Dokter, (1x tambal biayanya) --> Rp.150.000 (di kali 3x kunjungan)
  2. Obat pereda sakit (asam mefenamat) dan ada 1 obat lainnya yang harus diminum 4 hari berturut-turut sebelum operasi dilaksanakan guna meminimalisir efek dari pasca operasi. Biaya total resep obat --> Rp.68.000
  3. Rontgen Panoramic di lab Pramita : Rp 340.000
  4. Biaya Pendaftaran pasien baru di RSGM Unpad --> Rp.5.000
  5. Odontektomi di RS Gigi dan Mulut UNPAD - Sekeloa, Bandung --> Rp. 450.000
  6. Menebus resep (2 jenis obat)  dari Spesialis bedah Periodonti --> Rp. 10.000
Dan total kesemua biaya saya bayar sendiri dan tidak bisa di reimburse (sedihnya isi tabungan) hikkss..
Tapi tak apalah saya mengeluarkan biaya sebanyak ini, demi agar nanti saat Program hamil berjalan dan ternyata saya positif hamil (amin) urusan per-gigi-an saya sudah beres dan tidak ada resiko yang nanti ditimbulkan gigi saat Promil saya jalani.

Usai saya melakukan operasi gigi dan dilakukan jahitan di lekukan gusi yang sudah tidak ada giginya lagi, yang saya rasakan di lidah, pipi, gusi, dan bibir saya terasa kebal (baal), bengkak dan terus saja mengeluarkan darah hingga malam, disebabkan efek dari jahitan yang masih baru. Rasanya Itu....spectacular banget, berasa ditonjok, nyut-nyutan, tidur juga nggak bisa tenang (harus posisi miring). Jadi saya sarankan selama 2-3 hari untuk makan-makanan yang lunak dulu saja. Dan saat itu saya hanya makan cream soup / zupa-zupa walaupun untuk mengigit jamur yang kecil pun tidak sanggup.
Selain itu, saat awal-awal usai operasi, usahakan kamu tidak usah masuk kerja. Istirahat dulu setidaknya 1 hari Itu, jangan sering meludah (walau rasanya ingin sekali sering meludah), karena dengan sering meludah membuat gusi kita yang sedang berusaha membekukan darah akan terus mengeluarkan darah dan tidak beku-beku.

Oh iya fyi saja. Saya sudah datang ke ke RSGM Unpad dari mulai tahap pendaftaran pada pukul 08.00 pagi. Dan karena para Dokter bedah sedang mengawas ujian, walhasil saya baru mulai di operasi gigi pada pukul 13.30 WIB. Jadi saran saya, bila anda akan melakukan odontektomi di RSGM milik universitas (FKG) silahkan bawa buku bacaan. Untuk jaga-jaga bila harus menunggu Dokternya / menunggu giliran.

Jadi, jagalah kesehatan gigi kita. Dan bila terasa sakit di gigi kita segera lakukan pemeriksaaan ke Dokter gigi agar bisa meminimalisir resiko yang lebih bahaya di kemudian hari.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature