Featured Posts Slider

MENIRU PARENTING ALA RASULULLAH

Wednesday, 16 October 2019

Bismillahi'rahmanirahim.
Kajian Dhuha
081019

Syeikh Ahmad Al Misry @ahmad_almisry

Masjid Asy-Syuhada, Tangerang Selatan.


Tema : "MENIRU PARENTING ALA RASULULLAH".

بِسْمِاللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


Amal yang Saleh lebih baik dan lebih kekal. 
Anak, istri, harta bisa jadi nikmat, harta, perhiasan dan bisa jadi pula petaka.

Nabi SAW memiliki 7 anak. Dan anak bungsunya adalah Fatimah. Fatimah R.A. meninggal dunia di usia 29 thn, tepatnya ia meninggal dunia 6 bulan setelah Rasulullah wafat.


Bagi Islam bila seorang wanita melahirkan :

• Anak laki-laki : maka perintahkan keluarlah ia ke dunia & Jadilah penolong Ayahnya.

• Anak perempuan : keluarlah ke dunia & Ayahnya-lah yang akan menjadi penolongnya.


( PRINSIP & METODE DALAM PENDIDIKAN ANAK ) :

  1. At-Tarbiah bil QudwahMendidik anak dengan memberi contoh yang baik.
  2. At-Tarbiah bil'adah : Mendidik anak agar membiasakan hal-hal yang baik. Contoh : membiasakan putranya diajak ke mesjid, membiasakan anak tidak berbohong dgn orangtuanya berkata jujur. Saat adzan berkumandang, ajak putri Kita shalat bersama, tidak mengambil hak/ barang orang lain. Dll.
  3. At-Tarbiah bil'adza : Memberi nasihat. Mendidik anak mandiri. Kedisiplinan itu adalah peraturan, Bukan hukuman (contoh: sejak kecil ajarkan anak membereskan tempat tidurnya sendiri).
  4. At-Tarbiah bil'muqob : Ada Pengawasan. Jangan kira anakmu adalah anak suci. Anak mudah mendapat pengaruh buruk dari luar.
  5. At-Tarbiah bil'uquwbah : Hukuman. Hukuman untuk anak2 Bukan kekerasan tetapi menahan yang ia miliki (mengambil mainannya, menahan uang jajannya,dll).

QnA :

Di dalam ajaran Agama Islam, di dalam Al-Qur'an, ADOPSI itu di Haramkan.

Tidak ada istilah adopsi dalam Islam.

Bila tetap ingin mengangkat anak, maka rawatlah, didiklah seperti anak kandung sendiri, tapi Nasabnya tetap ke Ayah & Ibu kandungnya. Surat2 legal seperti Akta Kelahiran dll masih atas nama Ayah-Ibu kandungnya (bukan nama Kita).


Tapi tidak apa2 bila masih mau mendidik, merawat bahkan kelak menikahkan-nya saat ia dewasa, pahala mengalir pada kita dengan penuh kemuliaan, tetapi nasabnya masih kepada Ayah kandung asli.


Bintaro,

Masjid Asy-Syuhada, Tangerang selatan
IG : @mt.asysyuhadaa

MENGENAL ALLAH


Bismillahi'rahmanirahim.


Kajian Maghrib
051019
Ustadz Rizki Marwan Umar, Lc.
Masjid Ash-Shaff @masjidashshaff



Tema : "MENGENAL ALLAH".



بِسْمِاللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ



Dalam QS. AL-IKHLAS dijelaskan :



“Katakanlah (wahai Muhammad) bahwa Allah yang Maha Esa.”
Allahu somad artinya adalah bahwa Allah merupakan tempat atau Tuhan untuk bergantung dari segala sesuatu yang ada di alam semesta.
Lam yalid walam yulad artinya adalah Dia (baca: Allah) tidak beranak dan juga tidak diperanakkan.
walam yakullahu kufuwan ahad artinya adalah bahwa tidak ada seorang (atau makhluk) pun yang setara (sebanding) dengan-Nya".



Dalam ayat ini dijelaskan bahwa Allah SWT adalah :
Tidak seperti makhluk-makhluk yang Ia ciptakan, melainkan Ia adalah Tuhan yang justru menciptakan serta memiliki kendali akan apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi kepada makhluk-makhluk yang telah Ia ciptakan di seluruh Alam semesta.



DZAT Allah : dalam artian Allah itu Esa, Tunggal, tidak beranak & tidak diperanakan.



SIFAT Allah : dalam artian Tinggi. Dijelaskan bahwa Allah Maha Tinggi (Sempurna). Dengan segala kekuasaan yang dimiliki. Sang Maha Pencipta dan Pemilik Alam semesta beserta Arsy dan seluruh isinya.



Diterangkan pula di dalam (QS.An-Nahl : 50) :



يَخَافُوْنَ رَبَّهُمْ مِّنْ فَوْقِهِمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ .



yakhāfụna rabbahum min fauqihim wa yaf'alụna mā yu`marụn.
"Mereka takut kepada Tuhan yang (berkuasa) di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)".



Jadi jika ada makhluk Allah (manusia) bertanya bagaimana Rupa, bentuk, Sifat Allah?
Jawablah dengan, ...
"wahai temanku, engkau sudah menyalahi Akidahmu. Tidak mengikuti Alhluh'sunah sebagaimana ajaran yang diajarkan oleh Nabi & para sahabatnya".



Karena sesungguhnya Sifat dan zat Allah adalah Hal ghaib yang tidak perlu dicari kebenarannya. Dan Janganlah kamu menyamaratakan isi Al-Qur'an & Al-Hadist sesuai akal.
Karena akal memiliki batas, sedangkan Sifat Allah tanpa batas, Allah Maha Sempurna dengan Kemuliaannya (tidak ada yang menandinginya).


Bintaro, 051019
Masjid Ash-Shaff.
Ustadz Rizki Marwan Umar, Lc.

Ustadz yang highly reccomended 😊👍🏻.

MENITI SHIRATAL MUSTAQIM


Bismillahi'rahmanirahim.
Kajian Dhuha
011019
Ustadz Rizki Marwan Umar, Lc.


Tema : "MENITI SHIRATAL MUSTAQIM".


بِسْمِاللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

TANDA-TANDA HAMBA YANG DISAYANG ALLAH :

1). Allah beri ketenangan yang mudah dan murah.
2). Allah menaikan derajat orang yang beriman & berilmu dengan sekian derajat.
3). Orang yang menghadiri Majlis ilmu, maka Malaikat menaunginya dengan rahmat, dan Malaikat memanggil teman2nya untuk datang mendoakan orang tsb.


7 GOLONGAN YANG DINAUNGI DI PADANG MAHSYAR :
1). Pemimpin yang Adil.
2). Orang yang terpaut hatinya dengan masjid.
3). Pemuda yang tumbuh & berkembang taat kepada Allah SWT.
4). Orang2 yang berinfaq dengan tangan kanannya, hingga tangan kirinya tidak mengetahuinya.
5). Orang2 yang sendirian, tiba2 airmatanya jatuh karena mengingat Allah.
6). Orang2 yang mencintai karena Allah & membenci karena Allah.
7). Orang2 (Pria) yang diajak berzina tetapi ia menolak karena Allah.


Hidayah memiliki 2 makna :
a. Hidayah dalam arti ILMU.
(Petunjuk utk mengetahui kebenaran).
b. Hidayah dalam arti TAUFIK.
(Kekuatan utk melaksanakan kebenaran).


(QS. Al-Qasas : 56 ) :
"Sungguh, engkau (Muhammad) tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki, dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk".

(QS. Asy-Syura : 52) :
"Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) ruh (Al-Qur'an) dengan perintah Kami. Sebelumnya engkau tidaklah mengetahui apakah Kitab (Al-Qur'an) dan apakah iman itu, tetapi Kami jadikan Al-Qur'an itu cahaya, dengan itu Kami memberi petunjuk siapa yang Kami kehendaki di antara hamba2 Kami. Dan sungguh, engkau benar2 membimbing (manusia) kepada jalan yang lurus,".


Dalam shalat memiliki makna :
"ya Allah tunjukkan aku ke jalan yang lurus, berikan kemudahan dalam menjalankannya, hindarkan penyelisihan dalam menjalankannya".

• Dalam artian :
- al-magdud : kemurkaan.
- dholim : sesat -- bagi orang nasrani (beramal tapi tidak berilmu).
- dholim : sesat -- bagi orang Yahudi (berilmu tapi tidak beramal).


Tujuan Akhir Shirathal Mustaqim :
Tertera dalam QS.Yunus : 25.

TANDA HATI YANG SELAMAT


Bismillahi'rahmanirahim.

Kajian Dhuha
Ustadz Aep Saepullah Ibnu Ahmad, Lc.

Tema : "TANDA HATI YANG SELAMAT".


بِسْمِاللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

(QS.Asy-Syuara : 88-89) :
Allah SWT menyebutkan : dalam Hari Kiamat kelak Tidak akan bermanfaat Harta dan anak kecuali orang2 yang datang menghadap Allah dengan Hati yang selamat. Maka :
Anak & Harta bisa menjadi Penyelamat jika anak & hartanya memberikan kebaikan untuknya.


(QS.Al-Araf : 179) :
"Dan sungguh, akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah".

(QS. Al-Hajj : 46) :
"Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada'.

BAGAIMANA MENJAGA HATI KITA AGAR SELAMAT ?
.
(1). Hati yg selamat adalah hati yang beriman pada Allah. Men-Tauhidkan Allah SWT.
(2). Selamat dari segala macam ke-Bidah'an diantaranya :
     - dapat membedakan maksiat & Amal shaleh.
     - dapat membedakan taat & ketidak-taatan.
(3). Selamat hatinya dari maksiat. Seperti : marah, hasad, iri, dengki, tamak (sibuk mengumpulkan harta).


PENYAKIT HATI MUNCUL KARENA 4 HAL :
(1). Karena kebanyakan bicara, bisa mengeraskan hati.
(2). Karena banyak makan, bisa menumpulkan hati.
(3). Karena banyak memandang, bisa merusak hati & agamanya.
(4). Karena banyak (berlebihan majlis ; berkumpul ; bergaul) bisa merusak hati.


Dan kunci itu semua adalah dengan ber-Istiqomah (bersungguh-sungguh belajar Agama).

Bintaro, 250919.
Ustadz Aep Saepullah Ibnu Ahmad,Lc.

MENJAWAB MASALAH HIDUP


Bismillahi'rahmanirahim.
Kajian dhuha
170919
Ustadz Hilman Fauzi.
Masjid Asy-Syuhada

Tema : "MENJAWAB MASALAH HIDUP"

.بِسْمِاللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

CIRI-CIRI WANITA YANG TERMASUK AHLI SURGA :

1). Wanita yang sabar.
Siti Khadijah. Sabar memiliki suami yang sholeh, yaitu Rasulullah SAW yang dihina, dicaci orang2 jahiliyah dan istrinya Bersabar.

2). Wanita yang sabar karena Iman.
Asyiah. Sabar memiliki suami yang tidak shaleh seperti Firaun.

3). Saat dia menjadi anak yang sholehah.
Fatimah Az-zahra Binti Muhammad SAW. Is menjaga dirinya, kehormatannya, dan selalu hormat kepada orangtua dan lainnya.

4). Wanita yang hidup sendiri Dan menjaga dirinya.
Maryam Binti Imran. Walau ia seorang janda yang dihina, dimaki, tetapi ia tetap menjaga dirinya. Dan Allah menghadiahkan Nabi Isa a.s. yang sholeh.

4 JANJI ALLAH BAGI UMAT-NYA YANG BERSABAR :

1). Sakinah. Allah akan beri ia ketenangan.
2). Allah akan berikan rahmat dalam hatinya.
3). Allah tidak pernah salah memberikan masalah.

Diterangkan dalam Al-Qur'an :

(a). Qs. al-Ankabut Ayat 2.
"Setiap Muslim diuji dengan masalah. Maka harus sabar. Dan dengan pahala sabar, surga akan membuka gerbangnya untukmu".

(b). Qs. Al-Anbiya : 35.
"Dan kami akan menguji kamu sekalian dengan kebaikan, keburukan serta fitnah".

(c). Qs. al-Baqarah : 286.
"Tidak mungkin Allah menguji kita, tidak sesuai kemampuan masing2 hamba-Nya".

(d). Qs. al-Baqarah : 45.
"Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Dan (salat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk".

Bintaro, 170919.
Masjid Asy-Syuhada
@mt.asysyuhadaa .

SEBAIK-BAIK DUNIA UNTUK SEBAIK-BAIK AKHIRAT


Bismillahi'rahmanirahim.

Kajian Dhuha, 170919
Ustadz Aan Chandra Thalib.
Masjid Raya Kebayoran Residences, Bintaro

Tema :
"SEBAIK-BAIK DUNIA UNTUK SEBAIK-BAIK AKHIRAT".

A. Diantara tanda Allah mencintai hamba-Nya :

  1. Mendekatkan hamba2-Nya dengan sumber ilmu.
  2. Malaikat menaunginya selama manusia mencari ilmu yang bermanfaat.
  3. Nilai pahala orang2 yang mendekati ilmu Allah, nilai pahalanya seperti Muslim yang keluar dari rumah untuk berjihad.
  4. Allah menggerakan hatinya, memudahkan perjalanannya untuk mencari ilmu yang berasal dari Allah, ilmu yang mendekati Muslim dengan Allah.
  5. Malaikat mendoakan Muslim yang sedang belajar ilmu Allah, dengan doa agar ia diberi Rahmat Allah.

B. Orang yang kehilangan hati :


  1. Hatinya berada dalam suatu kondisi dimana Allah tidak suka dengan kondisi hamba-Nya.
  2. Jarak yang jauh antara Allah dengan hamba-Nya.
  3. Ketenangan lahir & ketenangan batin yang tidak ada dalam hatinya.
Definisi ibadah : setiap ucapan & perbuatan yang diridhai Allah SWT. Segala sesuatu yang disukai oleh Allah.

Bintaro, 170919
Masjid Raya Kebayoran Residence.

ISLAMIC PARENTING


Bismillahi'rahmanirahim.
Kajian dhuha
09092019.
Ustadz Bendri Jaisyurrahman.
Masjid Ash-Shaff, Emerald Bintaro.



TEMA : "ISLAMIC PARENTING".


1). Peran Ayah dalam menjaga anak-anaknya ada 3 :


(a). menjaga anak-anaknya dari Lemah Emosi (contoh: sedikit2 pemarah, baper, cengeng).
(b). menjaga anak-anaknya dari Lemah Syahwat (contoh: sang anak diajak merokok, dugem oleh teman2nya mau ikut, mudah dipengaruhi).
(c). Menjaga anak2-nya dari Lemah pendirian (contoh: anak-anak yang kurang percaya diri, tidak memiliki prinsip kuat dan tegas).



2). Bila saat dewasa seorang anak tidaklah baik, maka jangan salahkan sang anak, tapi salahkan dan berkaca dahulu pada 3 hal baru hasil akhirnya sesuai kehendak Allah :


(A). Cek sumber rezeki Keluarga.
  • Apakah dalam harta Keluarganya ada riba.
  • Apakah dalam hasil gajinya ada uang Haram yang masuk dan dimakan oleh anak-istrinya.
  • Apakah cara didikan Ayah & atau ibunya salah di kala anak2nya masih kecil (contoh : orangtua sering berbohong hanya demi anak berhenti menangis / rewel. Orangtua sering memberi ucapan rasa takut, bila anak akan melakukan kesalahan).


(B). Perbaiki Komunikasi yang baik dan Jujur terhadap anak, seperti :
  • katakan salah bila itu salah, katakan pujian bila anak benar, dan katakan terimakasih bila anak melakukan kebaikan.
  • jangan mengatakan hal-hal yang sebenarnya anda pun tidak mau melakukannya.
  • Ber-Komunikasi-lah dengan anak sesuai gender :
  1. Anak perempuan memakai perasaan, maka saat berkomunikasi ucapkan awal kalimat dengan kata-kata, "Mama rasa, Papa rasa....."Dan katakan dengan bertatap muka face to face. 
  2. Anak laki-laki memakai logika, maka saat berkomunikasi ucapkan awal kalimat dengan kata-kata, "Mama pikir, Papa pikir....". Dan katakan dengan Kita duduk di sampingnya ; di sebelahnya. Bukan bertatap muka berhadapan.
(C). Perbanyak & utamakan dahulu ikatan BATIN selain (sebelum) pemenuhan lahir.


Dengan kata lain, sebagai orangtua utamakan nomer 1-nya adalah harus lebih banyak porsi merangkul, mengayomi, mencurahkan kasih sayang, dan selalu berada disampingnya dikala anak sedih. Karena efeknya bounding anak-orangtua akan kuat hingga ia dewasa.

CIRI-CIRI ORANG YANG MERUGI


Bismillahi'rahmanirahim.
Kajian dhuha
Sheikh Ahmad Al Misry.
Masjid Asy-Syuhada 
030919.

Tema : "CIRI-CIRI ORANG YANG MERUGI".

1). Kerugian Yang Paling besar adalah kerugian yang menimpa agamanya (imannya dicabut, pindah Agama / keluar dari Agama Islam rahmatan lil'alamin).
2). Taat kepada syaitan.
3). Mengikuti teman yang buruk.
4). Tersibukkan dengan harta dan anak sehingga lupa terhadap berbagai Kewajiban yang harus ditunaikan.
5). Meremehkan shalat wajib 5 waktu.
6). Tidak beramal salih dan tidak berdakwah.
7). Ghibah.
8). Orang-orang yang beramal shalih namun riya'.
9). Mengkufuri hari kebangkitan dan hari akhir.
10). Orang-orang yang berbuat aniaya (zalim).
11). Orang-orang yang melakukan perbuatan sihir (dukun dan orang yang mendatanginya).
12). Orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk.
13). Orang-orang yang lalai dalam mengingat Allah.


Bintaro, 030919.
Kajian Sheikh Ahmad Al Misry.
Masjid Jami Asy Syuhada.

JANGAN ANGGAP IBU MERTUA SEBAGAI IBUMU SENDIRI

Thursday, 10 October 2019
pic source : republika

Bismillahi'rahmanirahim. Assalamualaikum.
Hahhhh....cukup lama juga ya saya nggak menulis di blog kesayangan. Terakhir saya posting tulisan pun di bulan Juli lalu. Berarti sudah 2 bulan lebih saya tidak menyentuh blog. Bukan...bukan karena malas menulis, justru lagi keranjingan mengikuti Kajian di kota tempat tinggal sekarang, dan hasil sepulang kajiannya, ulasannnya saya tulis di Instagram pribadi agar untuk catatan dan pengingat pribadi serta sharing ilmu kajian islami dengan teman-teman di instagram. (Next....nanti saya tulis ulang ya isi kajian yang sudah saya dapatkan, bertahap berbentuk postingan dengan Kategori : 'Kajian Islami').

Nah, dan siang ini sesaat setelah usai shalat dzuhur tiba-tiba saja hati saya tergerak untuk menulis sebuah tema menarik. ya! Bagi saya sangat menarik hehehe.... Tidak lain dan tidak bukan adalah "Jangan Anggap Ibu Mertua Sebagai Ibumu Sendiri".

Based on true story nih. Emang bener loh. WHY?
Nah kita bahas ya di artikel ini, kenapa sih saya menyarankan dengan gamblang bahwa kita para wanita yang sudah menikah, jangan pernah menganggap Ibu mertua sebagai Ibu kita sendiri. Berikut saya jabarkan keajaiban dunia ke-8 ini hihihihi....



1. IBUKU YA IBUKU. IBU MERTUA YA IBU MERTUA

Di dalam pernikahan, otomatis saat kita menikahi sang pujaan hati, kita akan bertambah 1 ibu, dan disebut dengan sebutan Ibu mertua. Memang mau diajaran suku dan bangsa manapun kita harus hormat kepada Bapak & Ibu mertua. Tidak ada yang salah dengan keharusan yang tidak tertulis itu, karena pada dasarnya pun kita selalu diajarkan oleh Ibu dan Bapak Guru sejak di bangku SD bahwa kita harus menghormati orang yang lebih tua. 

Cuman dalam kasus Ibu mertua ini, dalam kita bersikap, tidak perlu-lah kita sampai sungkem membungkukan badan bahkan mencuci kaki mertua. Kenapa? Karena beliau bukanlah ibu kandung kita, bukan Ibu yang melahirkan kita.
Sewajar-nya saja untuk bersikap. Bila memang karakter mertua tidak patut untuk kita ikuti bahkan perintahnya tidak layak untuk kita laksanakan, maka berdiamlah & jangan ikuti (bila memang bertentangan dengan hati nurani kita). 

Seperti apa sih contoh hal-hal yang bertentangan itu, yang membuat kita tidak perlu mengikuti perintah Ibu mertua? Berikut saya ulas yaa di point-point berikutnya.


2. KEBIASAAN KELUARGA (HABIT)

Seperti kata pepatah, 'Buah Tidak akan Jatuh Jauh dari Pohonnya'.
Dengan kata lain, kebiasaan suami kita tidak akan jauh dari kebiasaan ibu-bapaknya. Begitupula Ibu mertua kebiasaannya tidak akan jauh dari orangtuanya (nenek-kakek suami). 

Bagi saya pribadi, sejak masih kecil saya selalu diajarkan kedisiplinan, kebersihan, terutama kerapihan.  Tetapi berbeda dengan mertua yang istilahnya lebih selow. Tidak terlalu teratur, terkadang lebih suka mepet-mepet waktu (dan nurun ke putranya a.k.a suami sendiri yang sukanya terkadang mepet waktu bila mau ada rencana pergi ke suatu tempat). Dari segi kebersihan yaah standar walau bila dibandingkan dengan standar kebersihan saya yang Grade 9.hahaha...

Belum lagi ini yang terpenting, soal kerapihan. Terus terang beda sekali dengan kerapihan yang diajarkan oleh orangtua saya. Dimana sejak kecil saya sudah diajarkan untuk rapih dan apik dalam menata rumah, meletakan barang-barang. Tapi seketika dikala masuk ke dunia rumah mertua, warna-warni dimana-mana, kalau bahasa sundanya 'pabalatak'. Membuat jiwa Decluttering dan Organizing saya bergejolak. Nggak kuat ini mata melihat keberagaman benda dan peletakan barang yang ada di seluruh penjuru mata angin.
Rasa-rasanya saya seketika ingin berubah menjadi Marie Kondo versi kearifan lokal!

Yaah jadi saya biasanya hanya senyum dan membiasakan mata ini terdiam dan tangan tidak gatel untuk membereskan. Cukup duduk manis dengan senyum terdatar.


3. KARAKTER DUNIA TERBALIK

Pernah dengar-kah kisah mertua dan menantu yang selalu cekcok dalam urusan sepele?
Jawabannya : BANYAK cyin!! hahahaha...
Coba bayangkan (bandingkan) dan pasti banyak teman-teman yang meng-iya-kan.

Kita sudah menikah, dan kita tinggal di rumah orangtua. Sabtu pagi kita bangun pagi, belanja sayuran ke mang sayur yang bertengger depan rumah, masuk rumah, masak bersama ibu tercinta sambil ketawa haha-hihi, itupun dengan bonus belum mandi. Selesai masak, sambil makan pagi, kadang yang masih hobi nonton Doraemon, bisa sambil leyeh-leyeh depan TV nonton Doraemon. Bagi anak lelaki, makan sambil baca koran. Itupun selesai makan, piringnya yang nontonin kita baca koran sampai piringnya kering. Bonus kita bisa baru mandi jam 10 / 11 pagi. Dan orangtua tidak protes, asalkan rumah & tanggung jawab sudah beres.

Coba bandingkan dengan di rumah mertua.
Kita menantu wanita sudah menikah, dan kita tinggal di PMI (Pondok Mertua indah). Mau suami bangunnya siang, kita para menantu perempuan hukumnya HARAM bangun siang ya buibu. Itupun juga udah diburu-buru mandi habis subuhan. Beranjak dandan tipis & bertengger di pagar nunggu mang sayur buat masak/ ke pasar.

Ehhhh pas paginya mau masak, nggak bisa tuh ketawa haha-hihi sama Ibu mertua. Rasanya tegang kayak mau UMPTN / UN. Kita mau motong perbawangan dahulu, ehh Ibu mertua nyuruh yang lain. Kita masukin bumbu apa, ehh mertua langsung nyamber ngelarang kita masukin bumbu itu, harus yang bahan lainnya dulu. Belum lagi bonus kita mau masak apa & sudah belanja bahan seabrek, ehh tau-taunya Ibu mertua mau masak menu lain.

Pernah juga pengalaman saya pribadi.
Ceritanya mau masak menu sayur asam, sambal, ayam goreng dan teman-temannya. Sejak kecil saya diajarkan oleh Ibu kandung bahwa komposisi sayur asam terdiri dari : labu siam, daun tangkil, melinjo, daging sapi, irisan bawang putih-bawang merah, cabe hijau besar, asam jawa serta irisan tipis cabe rawit. Sedangkan bagi ibu mertua isiannya sayur asem saja sudah beda. Walau sepele, bisa jadi bikin kita menantunya kikuk bin serba salah. 
Belum lagi ditambah obrolan santai di meja bisa berubah jadi Kultum (Kuliah Tujuh Menit bersama Mamah Mertuah bukan Mamah Dedeh) hihihi... Entah itu tentang isian masakan, menunya, kesalahan menantu masukin bahan, bonus wejangan panjang. 

Maka setelah sekian tahun bercengkrama di dapur dengan Ibu mertua, akhirnya saya menemukan TIPS JITU tentang per-makanan bila ke rumah mertua :
  1. Jangan pernah masak di rumah mertua. Tapi belilah di luar. Belinya sekalian yang di tempat makan, resto rada mendingan punya nama (bukan warteg). Setidaknya tingkat kehigienisan & rasa masakannya terjaga. 
  2. Kalaupun ke dapur rumah mertua, cukup kerjakan : cuciin piring, gelas, sendok dan sebangsanya bekas suami makan. Yaa bonus mungkin nyuciin tumpukan piring bekas makan adik ipar dan mertua.
  3. Kalau minum, ambil gelas sendiri. Selesai minum cuci sendiri...walau disitu ada ART-nya.
  4. Salah satu wasiat pesan dari almarhum Papaku dikala Papa masih ada. Papa selalu bilang, kalau putrinya ini ke rumah mertua, sudah bawakan saja (belikan) untuk mertua : masakan matang yang dibeli di resto yang baik & higienis (bukan warteg/ jajanan pinggir jalan) ; bawakan jajanan tradisional yang dibeli di toko kue, atau bawa buah-buahan dengan bentuk parsel. Bisa juga makanan yang disukai mertua ; adik ipar / bawa buah tangan dari kota asal kita tinggal. Dijamin, setelah saya coba, alhamdulillah nggak kena getok mertua.hwehehe....


4. KELUAR RUMAH

Nah ini dia tips paling awal atau paling mentok kalau sudah terjadi perang dunia ke-3 di PMI (Pondok Mertua Indah). Jangankan perang dunia, kadang kalau kita para istri bercerita keluh-kesah tentang perlakuan Ibu mertua pada kita istrinya ini, kebanyakan para suami selalu menyangkal alias nggak percaya sepenuhnya dengan istrinya. Atau bisa juga percaya tapi setengah-setengah, dan ujung-ujungnya hanya keluar dengan kalimat pamungkas suami, "yaudah, Mama sabar ya sayang, ibu gitu kan juga artinya sayang, kita yang muda sabar aja".

Sabar. Dah itu intinya. Sedangkan terkadang namanya manusia, sabar itu ada batasnya. Sesabar-sabarnya istri, dan seimut-imutnya istri (ehhh...), terkadang memang ada saja perlakuan/ perkataan yang sadar ataupun tidak disadari oleh Ibu mertua, dan itu cukup menyayat-nyayat hati sang menantu perempuan.

Jadi, kalau memang boleh saya sarankan, bagi kalian yang akan menikah, baru menikah/ baru hot jeletotnya jadi Newly weds....keluarlah dari rumah. Keluarlah dari rumah orangtua maupun rumah mertua dari 24 jam setelah Anda menjadi suami-istri.

Kenapa sih musti tinggal beda atap dengan ortu / mertua?

Dari puluhan alasan, tujuannya hanya 1, yaitu Me-minimalisir konflik antara Mertua versus Menantu. Dari jaman Firaun hidup sampai Patung Pancoran di cat ulang, selalu ada saja clash antara Mertua vs. Menantu. Sebaik-baiknya Mertua, sesolehah-solehahnya menantu, akan selalu timbul konflik bila kita seatap.
Diibaratkan bila kita dan suami seatap dengan orangtua & mertua...ibarat kata di dalam 1 rumah, terdapat 2 RATU. See...yang satu Ratu Ibu Suri yang memegang semua kekuasaan seisi istana (rumah), yang satu lagi RATU newbie yang harus dibentuk karakternya bersama suami.

Saya Haqul yakin bila ada rumah tangga yang seatap dengan orang tua maupun mertua, dan rumah tangga yang mandiri hidup terpisah, pasti akan terlihat jelas lebih kokoh & mandiri rumah tangga pasangan yang pisah rumah dengan mertua.
Kenapa ? Karena dengan kita dan pasangan hidup mandiri, kita bisa belajar mengenal 2 karakter berbeda, mempelajari karakter pasangan dari 2 kepala berbeda, dan tentu jadinya membentuk karakter rumah tangga dengan kompromi bersama pasangan. Bukan malah berkompromi dengan 'Ratu' yang lain. Sedangkan suami pasti tidak ada masalah karena karakter ia di rumah orangtuanya tidak perlu disesuaikan dengan kita istrinya.

Tapi kasus ini beda, bila dihadapkan dengan kita mendapat suami yang anak tunggal/ orangtua suami tinggal 1...yang otomatis kita istri harus tinggal & merawat Ibu mertua. Kalau itu, sudah jelas akan beda lagi persiapannnya, otomatis pula beda tekanan batinnya wahai Marimar.hehehe...


5. SYARAT MUTLAK MEMILIH (IBU) MERTUA

Sejatinya tidak ada syarat mutlak sih. Walau diluaran sana tanpa ada syarat tertulis, ada juga tuh Syarat Mutlak memilih calon Mantu dimata Ibu Mertua. Diantaranya :
  • Menantu perempuan harus pintar masak. Sepintar sang ibunda memasak selama ini untuk putra kesayangannya.
  • Menantu dengan penampilan yang enak dipandang, yaa kalaupun tidak cantik, tapi ayu, manis dan super enak untuk dikenalkan ke khalayak sanak-saudara, kerabat-handai taulan-tetangga.
  • Berasal dari keluarga/ keturunan yang setara (sepadan). Kalaupun tidak sepadan, tapi setidaknya dari keluarga baik-baik garis turunannya dengan prasyarat bibit-bebet-bobot minimal se-level/ 1 level dibawah.
  • Menantu harus menuruti perintah, perkataan, khendak dari Ibu mertua selaku orang yang wajib dihormati diatas segala-galanya. 
  • Bila Ibu mertua sudah berkata A kepada putranya (which is suami kita), maka suami harus mengikuti perintah sang Ibu. Bila putranya tsb tidak melakukannya, ia akan kembali ke pasal paling agung, yaitu dengan berkata, "Mama kan mengandungmu, yang bawa-bawa kamu 9 bulan di dalam perut, yang ngelahirin kamu, dst". Otomatis walau kehendaknya menyalahi prinsip rumah tangga kita, tapi kita dan suami harus tetap menjalankannnya.
Nah, itu sedikit syarat mutlak Non-tertulis memilih menantu.

So, sepertinya berarti kita para wanita layak pula dong membuat syarat tidak tertulis memilih mertua. Dan dari hasil fit n proper test alias curcolan para istri se-geng, di dapatkanlah rangkuman syarat-syarat memilih mertua, diantaranya :
  • Mertua yang demokratis. Tidak men-judge menantu hanya karena 1-2 ataupun 3 kekurangan yang dimiliki menantunya sejauh kekurangan tersebut tidak fatal & tidak mengakibatkan celaka.
  • Mertua diharapkan jangan pernah ikut campur urusan keluarga menantu bila tidak diminta saran/ masukannya (apalagi kalau nanyanya tentang warisan/ harta menantu. Ooghh...nope!).
  • Jangan pernah memaksakan kehendak Mertua terhadap menantu, bila sekeyakinan menantunya tsb, ia tidak suka, tidak nyaman untuk melaksanakan apa yang dikehendaki oleh mertuanya.

Dari kelima prasyarat diatas-lah, maka sejatinya kembali lagi menjadi 1 rangkuman, "Jangan Anggap Ibu Mertua Sebagai Ibumu Sendiri".
Karena sejatinya BEDA. Beda karakternya, beda sikapnya, beda jalan berpikirnya, beda menganalisa suatu masalahnya, beda mengambil keputusan, beda sumber asal-usul orangtuanya, beda didikannya beda kebiasaannnya, dan yang terpenting BEDA pandangannya terhadap kita!. Secantik-cantiknya, sekaya-kayanya, sesolehah-solehahnya, sepintar-pintarnya menantu wanita, akan tetap memiliki jabatan di tengah keluarga intinya sebagai MENANTU. 

Maka beruntunglah kamu-kamu para menantu idaman yang juga memiliki Ibu mertua idaman yang penuh kasih sayang dan merangkul. Seberuntung Annisa Pohan memiliki Ibu mertua seperti Ibu Ani Yudhoyono. Terlihat di kala Ibu Ani wafat, terlihat jelas sebesar apa rasa kehilangan Annisa terhadap Ibunda suaminya. Masya Allah.

Tapi tetap saya tak bosan mengingatkan. Bersikap baiklah kepada Bapak & Ibu mertua dengan sebaik-baiknya. Dan bila di kemudian hari terdapat berbeda pendapat/ keyakinan kita (menantu vs. metua), maka diskusikanlah dengan suami untuk mencari jalan keluar yang terbaik.
Dan bila rumah tangga kita mendapat suatu masalah, jangan pernah menceritakan kepada orangtua/ mertua (kecuali bila sudah harus orangtua turun tangan memberi saran).

Selamat menempuh hidup baru bagi yang akan menjalankan Pernikahan.
Dan bagi yang sudah menikah, jangan pernah lupakan orangtua kita sendiri walau kita sebagai istri diperintahkan ikut dengan suami. Karena sehebat-hebatnya suami....orangtua sendiri adalah yang selayaknya kita hormati, kita ayomi, kita sayangi diatas segalanya.

"Semoga Allah SWT selalu menaungi rumah tangga kita dengan rahmat, berkah dan kasih sayang-Nya untuk kita semua. aamiin ya rabal'alamin".

FINANCIAL JOURNEY #4 : JENIUS BTPN. SEJENIUS MANFAATNYA

Wednesday, 24 July 2019


Artikel sebelumnya : Financial Journey #3 (asam garam punya 4 akun Bank)

Tulisan ini adalah artikel lanjutan dari artikel Financial planning sebelumnya.
Dan kali ini aku mau membedah sebuah aplikasi baru yang baru hadir 2 tahun terakhir ini di Indonesia. 

Apa lagi kalau bukan aplikasi Jenius keluaran Bank BTPN.

Apa sih Jenius?
Jenius adalah aplikasi perbankan digital revolusioner yang yang dilengkapi dengan kartu debit Visa dan Gerbang Pembayaran Nasional untuk membantu penggunanya melakukan aktivitas finansial seperti menabung, bertransaksi, atau mengatur keuangan dengan lebih mudah, cerdas, dan aman. 

Kenapa kali ini aku ngebahas salah satu aplikasi dari Bank yang mayoritas menangani dana pensiunan?
Jawabannya, saya ulas di bawah ini.

FINANCIAL PLANNING PART #2.
*ceritaku.

Nah, sampailah aku di kuartal kedua di tahun 2019. Saat mau pulang kembali ke Jakarta, saya dan suami melipir dulu ke Mall Ciwalk sejenak sambil menunggu jam keberangkatan moda travel. Sampai akhirnya tanpa sengaja, bertemulah kami dengan booth Jenius-BTPN di mall Ciwalk. 

Beberapa waktu sebelumnya saya dan suami memang sudah mulai penasaran dengan 'aplikasi Jenius' yang sedang nge-trend di kalangan anak muda milenial. Jadi tanpa pikir panjang, kami pun melipir ke booth ini. Dari sinilah semua perombakan pos bank yang dimiliki dirubah. Diantaranya :

1). BANK CIMB NIAGA :
Akun tabungan di Bank Niaga masih tetap dibuka, karena untuk bayar iuran IPL bulanan milik pengembang tempat tinggal.

2). BANK BTPN :
Akhirnya aku buka juga akun Jenius. Dan di akun Jenius ini, sengaja aku bikin (pecah) beberapa pos.

Pos apa saja yang aku buka di Akun Jenius-BTPN?

Jenius, aku pakai untuk :

   (a). Kartu Debit Utama :
Diperuntukan untuk belanja sehari-hari. Setelah suami gajian, sekian persen uangnya langsung  ditransfer ke Jenius-ku dan nanti aku pecah-pecah.

   (b). Kartu Debit Tambahan :


Di Jenius kita bisa minta hingga 3  kartu debit tambahan. Dan kali  ini aku coba  dahulu untuk minta 1 kartu debit tambahan. Kartu debit tambahan ini (kartu ATM tambahan) saya pakai untuk akun menyimpan uang pribadi. Dengan kata lain, digunakan sebagai gantinya akun BCA. Jadi BCA aku tutup selama2nya, soalnya admin Bank BCA per bulannya nyesek cyin 🤪.

   (c). Pakai Fitur Flexi Saver :
Fitur Flexi saver dalam aplikasi Jenius ini diperuntukan buat Tabungan pribadi.
Selain itu, dana untuk keperluan bayar Tagihan air + listrik rumah Papa, aku juga ambil dari pos ini tiap bulannya.
Simpan uang di flexi saver gunanya biar uang milik pribadi nggak semuanya tersimpan di kartu ATM tambahan...malah bikin boros.
Jadi sebagian aku masukin ke Flexi saver. Ya anggap saja kayak uang Kita disimpan di 2 kantong berbeda. Jadi nggak cepat habis.


   (d). Pakai Fitur Maxi Saver :
Alias deposito. Kita gausah ke bank buat bikin deposito. Langsung   bisa  apply buka deposito di HP sambil leyeh-leyeh di kasur.
Di menu 'Maxi Saver' ini, aku peruntukan untuk simpan uang Tabungan Wajib Rumah Tangga. Bebas bisa Kita setting sendiri mau buka depositonya berapa bulan.

Nah persentase pemasukan yang di dapat, dipecah jadi gimana sih?
Itu semua pembagiannya bisa kamu baca lengkap ulasan serta penjelasannya secara di detail di artikel blog sebelumnya (Financial Journey Part #3).

So, semoga bermanfaat ya sharing tentang financial kali ini ☺️.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature