ISLAMIC PARENTING

Wednesday, 16 October 2019

Bismillahi'rahmanirahim.
Kajian dhuha
09092019.
Ustadz Bendri Jaisyurrahman.
Masjid Ash-Shaff, Emerald Bintaro.



TEMA : "ISLAMIC PARENTING".


1). Peran Ayah dalam menjaga anak-anaknya ada 3 :


(a). menjaga anak-anaknya dari Lemah Emosi (contoh: sedikit2 pemarah, baper, cengeng).
(b). menjaga anak-anaknya dari Lemah Syahwat (contoh: sang anak diajak merokok, dugem oleh teman2nya mau ikut, mudah dipengaruhi).
(c). Menjaga anak2-nya dari Lemah pendirian (contoh: anak-anak yang kurang percaya diri, tidak memiliki prinsip kuat dan tegas).



2). Bila saat dewasa seorang anak tidaklah baik, maka jangan salahkan sang anak, tapi salahkan dan berkaca dahulu pada 3 hal baru hasil akhirnya sesuai kehendak Allah :


(A). Cek sumber rezeki Keluarga.
  • Apakah dalam harta Keluarganya ada riba.
  • Apakah dalam hasil gajinya ada uang Haram yang masuk dan dimakan oleh anak-istrinya.
  • Apakah cara didikan Ayah & atau ibunya salah di kala anak2nya masih kecil (contoh : orangtua sering berbohong hanya demi anak berhenti menangis / rewel. Orangtua sering memberi ucapan rasa takut, bila anak akan melakukan kesalahan).


(B). Perbaiki Komunikasi yang baik dan Jujur terhadap anak, seperti :
  • katakan salah bila itu salah, katakan pujian bila anak benar, dan katakan terimakasih bila anak melakukan kebaikan.
  • jangan mengatakan hal-hal yang sebenarnya anda pun tidak mau melakukannya.
  • Ber-Komunikasi-lah dengan anak sesuai gender :
  1. Anak perempuan memakai perasaan, maka saat berkomunikasi ucapkan awal kalimat dengan kata-kata, "Mama rasa, Papa rasa....."Dan katakan dengan bertatap muka face to face. 
  2. Anak laki-laki memakai logika, maka saat berkomunikasi ucapkan awal kalimat dengan kata-kata, "Mama pikir, Papa pikir....". Dan katakan dengan Kita duduk di sampingnya ; di sebelahnya. Bukan bertatap muka berhadapan.
(C). Perbanyak & utamakan dahulu ikatan BATIN selain (sebelum) pemenuhan lahir.


Dengan kata lain, sebagai orangtua utamakan nomer 1-nya adalah harus lebih banyak porsi merangkul, mengayomi, mencurahkan kasih sayang, dan selalu berada disampingnya dikala anak sedih. Karena efeknya bounding anak-orangtua akan kuat hingga ia dewasa.

Post Comment
Post a Comment

Hi there, thanks so much for taking the time to comment.
If you have a question, I will respond as soon as I can.

Dont be afraid to shoot me an email! If you have a blog, I will pop on by :)

Custom Post Signature

Custom Post  Signature