HUBUNGAN ANTARA PCOS, METFORMIN DAN RESISTENSI INSULIN

Sunday, 23 June 2019

Metformin adalah anti-diabetes oral yang termasuk pada kelas biguanid. Metformin merupakan obat pilihan pertama untuk penderita diabetes tipe 2, khususnya untuk orang-orang dengan kelebihan berat badan dan gemuk serta orang-orang dengan fungsi ginjal yang normal.

Kembali subur dengan mengkonsumsi obat metformin bisa dialami oleh perempuan dengan keluhan ketidak-seimbangan hormon dalam tubuhnya. Ketidak-seimbangan hormon ini disebabkan oleh sindrom ovarium polikistik (SOPK) atau lebih dikenal dengan istilah PCOS.

Sebagian perempuan yang menderita PCOS ternyata juga mengalami gangguan metabolik yang dikaitkan dengan siklus menstruasi tidak teratur, ketidakseimbangan hormon, masalah resistensi insulin, pra-diabetes, hingga diabetes. Alhasil  obat ini bisa diresepkan buat mereka juga.
Lalu apa kaitan metformin dengan kesuburan? Untuk menjawab hal tersebut, ketahui dulu apa itu Resistensi Insulin.

Resistensi insulin yaitu kondisi dimana sel tubuh Anda berhenti bereaksi pada kadar insulin normal. Kemudian mereka menjadi kurang sensitif, hasilnya tubuh akan ‘berpikir’ bahwa tidak ada kadar insulin yang cukup pada sistem dan memicu produksi insulin yang lebih banyak dari dibutuhkan. Dan kondisi ini banyak ditemukan pada  perempuan yang menderita SOPK (PCOS).

Insulin juga memiliki koneksi yang erat dengan hormon reproduksi. Sebab peningkatan kadar insulin akan memicu kenaikan kadar androgen, atau disebut hormon pria. Dan tingginya kadar hormon androgen akan menyebabkan pula timbulnya masalah ketidak-seimbangan hormon (SOPK/PCOS) dan masalah ovulasi. Jika hal ini terjadi, maka kesempatan hamil pada perempuan dengan PCOS menjadi semakin sulit.

Although metformin can cause weight loss, it’s still important to eat healthy and exercise regularly to keep weight you’ve lost off.

Sebenarnya “senjata” paling jitu untuk mengatasi PCOS adalah dengan olahraga dan menjalankan pola makan sehat. Anda bisa meningkatkan kadar kesuburan dengan menjaga kesehatan diri sendiri dan menjalankan gaya hidup yang baik. Apabila pola makan sehat dan olahraga tidak membantu, barulah dokter akan memberikan metformin.
Sebelum kita memutuskan untuk mengkonsumsi obat metformin, Dokter akan menguji toleransi glukosa Anda  terlebih dulu untuk melihat bagaimana tubuh memproses gula. Tak hanya itu, dokter juga akan memeriksa enzim hati dan tes darah untuk memastikan Anda tidak anemia dan tubuh bisa menerima pengobatan ini.

Ada beberapa alasan mengapa para Dokter dalam bidang obstetri dan gynecology memberikan obat metformin, yang notabene merupakan obat diabetes yang bisa kembalikan kesuburan, salah satunya karena obat ini bekerja dengan cara menyeimbangkan hormon.

Pertama seperti yang sudah dijelaskan di atas. Resistensi insulin banyak ditemukan pada perempuan dengan SOPK / PCOS. Oleh karena itu metformin digunakan untuk mengatasi resistensi insulin tersebut dengan mengatur hormon reproduksi dan serta mengembalikan proses ovulasi. 

Keduametformin membantu terjadinya ovulasi. Beberapa studi menunjukan penggunaan metformin bisa membuat siklus menstruasi menjadi lebih teratur dan proses ovulasi kembali, tanpa perlu menggunakan obat kesuburan lain (dalam hal ini jika si calon ibu mengalami resistensi insulin, sebab ternyata tidak semua penderita SOPK memiliki resistensi insulin).

Ketigametformin bisa menurunkan risiko keguguran yang biasa terjadi pada perempuan dengan PCOS.

Keempat, karena PCOS sering dikaitkan dengan obesitas (berat badan berlebih), maka penggunaan metformin dipercaya mampu menurunkan bobot tubuh si pemakai. Penurunan berat badan bisa mengembalikan proses ovulasi dan meningkatkan kesempatan hamil. Selain memberikan metformin dokter juga akan meminta Anda untuk menjalankan pola makan sehat dan olahraga agar peningkatan fertilitas lebih maksimal.

Efek samping paling umum yang ditimbulkan oleh metformin ini adalah masalah pencernaan, seperti perut kembung dan sakit perut. Konsumsi metformin di tengah-tengah waktu santap membantu mengurangi efek samping yang ditimbulkan.
Biasanya, perempuan yang menggunakan obat metformin akan mengonsumsinya sepanjang hidup, kecuali mereka mengubah gaya hidup, pola makan, dan menurunkan bobot tubuh mereka. Namun demikian, upaya kembali subur dengan obat diabetes metformin bisa dipertimbangkan di bawah pengawasan dokter agar produksi hormon kembali seimbang dan kehamilan pun datang. 

Maka dari itu, inti terpenting terkait obat metformin, yaitu periksakanlah dulu terlebih dahulu diri anda dengan melakukan cek laboratorium (cek darah) terkait pengecekan hormon-hormon yang berpengaruh dengan fertilitas.

Dari hasil nilai sample darah tersebut nanti, maka akan ketahuan, apa pemicu (penyebab dasar) kita PCOS. Sehingga saat kita akan promil, maka Dokter Obygn tidak akan asal memberikan obat. 
Kita dan Dokter jadi akan tahu jelas masing-masing, pengobatan serta pemulihan yang TEPAT sesuai dengan penyebab PCOS-nya.
1 comment on " HUBUNGAN ANTARA PCOS, METFORMIN DAN RESISTENSI INSULIN"
  1. Salam Pcos mba :) metformin memang membantu sekali buat saya ketika merencanakan kehamilan pertama yang sungguh tidak mudah, tapi saya masih belum berani meminumnya lagi utk promil anak ke-2 ini

    ReplyDelete

Hi there, thanks so much for taking the time to comment.
If you have a question, I will respond as soon as I can.

Dont be afraid to shoot me an email! If you have a blog, I will pop on by :)

Custom Post Signature

Custom Post  Signature